Unika Selenggarakan Wisuda Secara Hybrid
Jumat, 17 September 2021 | 15:26 WIB

Jumpa pers dengan wartawan secara online sebelum acara wisuda periode III Unika Soegijapranata

Unika Soegijapranata akan mewisuda lulusannya pada Sabtu besok secara hybrid atau kombinasi pelaksanaan kegiatan wisuda secara luring dan daring yang disiarkan melalui ruang virtual Unika dan channel youtube secara live streaming.

“Jumlah wisudawan adalah sekitar 493, namun dari jumlah tersebut yang akan diwisuda pada besok Sabtu adalah sebanyak 491 wisudawan baik yang jenjang pendidikan Diploma, Strata Satu (S1) maupun Strata Dua (S2). Sedangkan dua wisudawan dari Program Profesi akan diwisuda secara terpisah,” demikian disampaikan oleh B Lenny Setyowati SS M Ikom selaku Ketua Panitia Wisuda Periode III tahun 2021 Unika Soegijapranata, dalam acara jumpa pers dengan wartawan secara virtual di ruang zoom, pada Rabu lalu (15/9).

Lebih lanjut, Lenny juga menyampaikan bahwa selain menggunakan teknologi digital seperti Face Tracking Animation, Augmented Reality (realitas berimbuh), dan Virtual Reality (realitas virtual), juga akan menghadirkan perwakilan wisudawan yang akan berdialog dengan Rektor Unika Soegijapranata, Dr Ferdinandus Hindiarto SPsi MSi.

Sedang dalam acara jumpa pers dengan wartawan tersebut, hadir pula dua calon wisudawan secara virtual yaitu Dewi Praswida dari Program Magister Lingkungan dan Perkotaan (PMLP) serta  Bernardine Agatha Adi Konstantia dari Prodi Teknologi Pangan Fakultas Teknologi Pertanian Unika Soegijapranata.

Dalam dialog antara Dr Ferdinand dengan Bernardine Agatha, ada satu kata kunci yang menarik dan dipilih oleh Rektor Unika ini, yaitu ‘perjumpaan’.

“Perjumpaan adalah program yang akan saya usung ke depan. Hal tersebut karena kuliah tidak hanya sekedar mentransfer ilmu pengetahuan, namun kuliah juga mengalami perjumpaan-perjumpaan yang akan memberikan pengalaman yang menarik  baik itu perjumpaan dengan dosen, dengan rekan lain dari Fakultas yang berbeda,” ujar Dr Ferdinand.

Lebih dari itu, saya juga yakin bahwa perjumpaan dan pengalaman di luar pengetahuan itu adalah yang lebih menentukan saat para lulusan akan berkarir nantinya.

Saat berdialog dengan Dewi Praswida, Dr Ferdinand juga menegaskan bahwa dalam masa kepemimpinannya selama empat tahun ke depan, beliau akan menghidupi dan mempertajam tagline Unika Soegijapranata yaitu Talenta pro Patria et Humanitate dengan spirit ‘Inflamare Humanitatem’ yang berarti ‘Terus  Menyinari dan Menyalakan Kemanusiaan’, lanjutnya.

Pada dasarnya di Unika para mahasiswa akan dibekali tiga nilai kekatolikan yaitu cinta kasih, keadilan dan kejujuran.  Dan nilai-nilai itu juga sebuah nilai-nilai yang universal, artinya agama apa pun pasti sepakat dengan nilai-nilai itu.

“Maka peran pendidikan adalah menempatkan mahasiswa sebagai pribadi yang utuh dengan keunikan masing-masing, dengan kelemahan dan kelebihan masing-masing, sehingga pada waktu wisuda pun,  berinteraksi dengan wisudawan itu adalah kata kuncinya,” pungkas Dr Ferdinand. (FAS)

Kategori: ,