Gmedia Goes To School: Content Creator VS Content Writer
Senin, 6 September 2021 | 8:41 WIB

image

GMEDIA kembali menggelar Goes To School bersama UKM Soeprafm UNIKA Soegijapranata. Mengangkat tema “Content Creator VS Content Writer. Webinar melalui zoom ini diikuti 150 siswa SMK Negeri 1 Semarang jurusan Broadcasting.

Kepala SMKN 1 Semarang F Budi Santoso mendukung dan mengapresiasi program Goes To School ini dikarenakan murid-murid berkesempatan untuk mendapatkan ilmu baru. Selain itu juga memicu kretivitas siswa.

“Kegiatan webinar ini sangat bagus untuk jurusan broadcast kelas 10 dan 12 ya. Jadi bisa dipakai menjadi pengalaman baru. Selain itu bisa jadi terobosan untuk sosialisasi serta memicu kreativitas dalam hal penulisan, menambahkan relasi yang mempunyai nilai jual, menjadi Content Creator dan Content Writer sehingga ada kesempatan untuk berkerja dari rumah,” terangnya.

Dosen Ilmu Komunikasi UNIKA Soegiapranta V Amanda AP yang jadi pemateri pertama memberi materi untuk mengenal lebih dekat tentang Content Creator, Jobdesk, Skills, pemahaman SEO, Relantionship Building, treatment audience, sampai konsistensi dalam membuat konten.

“Jadi semua itu saling terkait, kita sudah memahami satu hal, lanjut ke hal berikutnya. Gitu-gitu terus. Apalagi kita berhadapan dengan yang namanya konten ya, cepat berubah, ada yang baru terus, kita harus peka terhadap itu,” jelasnya.

Amanda juga berpesan agar murid-murid SMK N 1 Semarang berani untuk mencoba. Selain itu, konsistensi juga diperlukan serta focus dengan ide dan kreativitas yang unik serta berbeda.

“Coba saja. Konsisten, ditaati, ditekuni. Jadi jangan cuma pengen-pengen aja, untuk hasil dan respon dari masyarakat terhadap konten yang kita buat bisa diperbaiki seiiring berjalannya waktu dan latihan-latihan trus,” pungkasnya.

Pemateri kedua, Marcomm Gmedia Ade Franz menjelaskan bagaimana pemanfaatan berbagai fitur di platform sosial media. Ia juga memberi tips mengolah materi konten, kiat-kiat menjadi content creator, dan tips and trick pembuatan cover konten agar terlihat menarik.

“Kalau misal kalian buntu gak dapet ide, kalian bisa remake aja konten-konten yang sedang viral. Kalian kasih bumbu ciri khas kalian. Jadi, gak ada alasan buat males lagi bikin konten,” kata Ade

Taufan Yuristian Dalimarta yang merupakan Pengolah Data Diskominfo  Kota Semarang selaku pemateri ke-3 menambahkan beberapa poin penjelas secara sistematik fungsi dan kegunaan Content Creator/Writer. Ia juga menggambarkan prospek kerja, workflow, berbagai jenis konten, cara melakukan riset konten, hingga strategi-strategi khusus untuk menekuni pekerjaan ini.

“Prospek kerjanya tu gede banget sekarang. Jadi memang harus tekun, dan mau banyak belajar,” imbuhnya. ADV

https://galeriwisata.id/gmedia-goes-to-school-content-creator-vs-content-writer/

Kategori: