Ferdinand, Mantan GM PSIS Resmi Dilantik Jadi Rektor Unika Soegijapranata
Rabu, 1 September 2021 | 13:56 WIB

image

Rektor terpilih Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang, Dr Ferdinandus Hindiarto, SPsi, MSi resmi dilantik menahkodai kampus milik Yayasan Sandjojo periode 2021-2025 secara hibrid, Selasa (31/8/2021).

Ferdinand dipercaya menjadi pengganti Prof Dr F Ridwan Sanjaya, MS, IEC yang telah memimpin Unika Soegijapranata terlebih dulu pada periode 2017-2021.

Dalam kepemimpinannya, Ferdinand memiliki semangat yang disebut Inflamare Humanitatem untuk menjalankan tugas selama empat tahun yang akan datang. Dijelaskannya, Inflamare Humanitatem memiliki makna menyalakan kemanusiaan secara terus-menerus yang diyakini dapat menjawab tantangan ke depan.

“Meskipun dalam beberapa tahun terakhir kehadiran teknologi informasi telah membantu kita, terutama pada dalam proses pembelajaran saat pandemi. Tetapi di sisi lain, terdapat ruang-ruang kosong di sana, itulah yang akan kami hadirkan kembali secara lebih kuat di Unika Soegijapranata,” jelas Ferdinand saat jumpa pers secara dalam jaringan, Selasa (31/8/2021).

Ia meyakini, semangat tersebut dapat merubah kehidupan manusia, dalam hal ini adalah mendidik mahasiswa. Ilmu tidak hanya ditransferkan kepada mahasiswa saja, namun baginya, harus terdapat model dalam proses pendidikan.

“Kami tidak sekadar menempatkan nama dan nomor induk mahasiswa, tapi sebagai entitas pribadi yang harus kami gembleng, kami dampingi supaya menjadi pribadi-pribadi baik secara pengetahuan dan karakter serta moral,” ujar pria yang aktif di bidang konsultan dan training pengembangan sumber daya manusia itu.

Ia menyinggung persoalan perkuliahan tatap muka, menurut Ferdinand, pendidikan tinggi tidak dapat disamakan dengan pendidikan sekolah menengah. Terdapat perbedaan dengan pendidikan tinggi, pada sekolah terdapat zonasi.

“Kesulitan dan tantangan bagi perguruan tinggi itu mahasiswanya hadir dari berbagai daerah di Indonesia, namun kami terus menyiapkan supaya dapat berjalan,” ucap pria yang memiliki hobi bulu tangkis tersebut.

Kendati demikian, jika terdapat izin dari pemerintah soal perkuliahan tatap muka, kampusnya sanggup menjalankannya.

“Secara insfratruktur Unika Soegijapranata sudah menyiapkan itu, simulasi akan dilakukan Oktober terkait dengan kapasitas. Target sebagai rektor, Januari tahun 2022 perkuliahan tatap muka akan digelar dengan memperhatikan situasi,” imbuh mantan Wakil Rektor III Unika Soegijapranata ini.

Mantan General Manager (GM) PSIS tersebut mengungkapkan, sport science sangat diperlukan dalam kemajuan ilmu pengetahuan serta teknik untuk meningkatkan dunia olahraga.

Menurutnya, perguruan tinggi seharusnya sudah mulai memutuskan untuk menjadi bagian dari perkembangan sport science itu sendiri.

Sport science dapat melibatkan berbagai program studi yang pertama prodi nutrisi berkaitan dengan gizi atlet, psikologi berkaitan dengan motivasi, ilmu komputer karena mau tidak mau harus bisa,” papar pecinta sepakbola ini.

Namun, tidak mudah bagi perguruan tinggi untuk menentukan membuka sebuah program studi di masa pandemi. Menurutnya, perlu perencanaan yang matang karena berpengaruh terhadap akreditasi.

“Saya tidak boleh karena kegemaran pribadi lalu memaksakan membikin prodi sesuai selera saya. Tapi kalau ada usulan terkait hal itu, why not,” tutur pria yang juga pernah menjabat sebagai Direktur Bisnis PSIS ini.

Kesempatan yang sama, Ridwan Sanjaya menyampaikan, selama dua tahun terakhir kepemimpinannya adalah waktu berat yang harus dihadapi pada dunia pendidikan.

Ridwan menyebut, Unika Soegijapranata dapat terus bertahan dan menjadi pionir dalam mencerdaskan generasi bangsa.

“Dua tahun terakhir ini telah mengubah banyak hal dalam dunia pendidikan tinggi namun Unika Soegijapranata tetap bertahan dengan baik dan memberikan pelayanan yang maksimal untuk para mahasiswa maupun semua stakeholder sesuai kebiasaan baru. Selain itu kegiatan yang harus dilaksanakan tidak harus ditunda dan tidak ada yang harus berkurang,” paparnya.

https://halosemarang.id/ferdinand-mantan-gm-psis-resmi-dilantik-jadi-rektor-unika-soegijapranata

Kategori: