Live Webinar Diseminasi Hasil Penelitian FTP Unika
Sabtu, 24 Juli 2021 | 10:13 WIB

Para Pemakalah dalam Sesi Tanya Jawab Pada Live Webinar Diseminasi Hasil Penelitian FTP Unika

Live Webinar Diseminasi Hasil Penelitian Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Unika Soegijapranata periode tahun ajaran 2020/2021 telah dilaksanakan pada Kamis (22/7) pukul 10.00-12.30 melalui ruang virtual. Bersama Dr. Ir. Sumardi, M.Sc sebagai moderator.

Terdapat 6 penelitian yang terdiri dari 5 penelitian rumpun dan 1 penelitian fakultas yang disajikan dalam kegiatan diseminasi ini. Pemaparan hasil penelitian oleh narasumber dari beragam rumpun di FTP Unika terbagi ke dalam dua sesi dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab usai tiap sesi pemaparan.

Lima penelitian rumpun dalam kegiatan diseminasi ini terdiri dari 1) “Kajian Nutrisi dan Pangan Fungsional Berbasis Pangan Lokal” dari Rumpun Nutrisi dan Pangan Fungsional yang disampaikan oleh Dr. Ch. Retnaningsih; 2) “Stabilitas Komponen Aktif Minuman Herbal Peningkat Imun Echinaceae purpurea Selama Pengolahan dan Penyajian” dari Rumpun Rekayasa Proses Pangan yang disampaikan oleh Dr. V. Kristina Ananingsih; 3) “Karakteristik Wine Belimbing yang Diperam dengan Rempah (Kayu Manis, Serai, Jahe, Cengkeh)” dari Rumpun Mikrobiologi dan Bioteknologi Pangan yang disampaikan oleh Dr. Laksmi Hartajanie;

4) “Food Neophobia dan Pengembangan Produk Berbasis Buah dan Sayur: Sebuah Telaah Review” dari Rumpun Desain dan Pengembangan Produk yang disampaikan oleh Dr. R. Probo Y. Nugrahedi; 5) “Deteksi Keberadaan Mikroplastik Pada Air Minum Isi Ulang di Wilayah Bendan Semarang” dari Rumpun Keamanan dan Integritas Pangan yang disampaikan oleh Inneke Hantoro, STP, MSc; serta 6) “Analisis Tracer Study Lulusan Fakultas Teknologi Pertanian Unika Soegijapranata Sebelum dan Pada Saat Pandemi COVID-19” sebagai penelitian fakultas yang disampaikan oleh Mellia Harumi, M.Sc.

Dilatarbelakangi oleh adanya Peraturan Gubernur no. 36 Tahun 2017 tentang Pengembangan Pangan Lokal di Provinsi Jawa Tengah, penelitian pada pemaparan pertama yang dibawakan oleh Dr. Ch. Retnaningsih bertujuan untuk mengetahui perkembangan jenis bahan pangan lokal, jenis nutrisi dan komponen bioaktif bahan pangan lokal, serta perkembangan inovasi produk berbasis pangan lokal yang telah dilakukan oleh mahasiswa program studi S-1 Teknologi Pangan bersama pembimbing yang dilakukan di Fakultas Teknologi Pertanian Unika Soegijapranata dalam kurun waktu 4 tahun dari 2017 hingga 2020.

Dari hasil penelitian tersebut, minat mahasiswa dan dosen terkait penelitian pangan lokal relatif tinggi. Bahan pangan lokal yang mendominasi terdiri dari bahan pangan herbal, rempah, dan kacang-kacangan dengan dominasi analisis komponen bioaktif aktivitas antioksidan. Sementara itu, produk inovasi es krim menjadi produk inovasi yang muncul setiap tahun dan paling banyak dihasilkan dan diteliti.

Hasil Penelitian Wine Belimbing dan Penelitian Lainnya

Pada sesi pemakalah kedua, Dr. Laksmi Hartajanie dalam Rumpun Mikrobiologi dan Bioteknologi Pangan mengulas hasil penelitian mengenai produk wine belimbing yang diperam dengan rempah kayu manis, serai, jahe, dan cengkeh. Keterbatasan buah belimbimbing yang mudah rusak, memiliki masa simpan pendek, dan pengolahan terbatas ini melatarbelakangi penelitian mengenai pembuatan wine dari buah belimbing yang dapat meningkatkan nilai ekonomi belimbing manis, memberikan manfaat kesehatan, dan memperpanjang umur simpan.

Pada penelitian ini diperoleh formulasi wine belimbing dengan pemeraman rempah kayu manis sebanyak 1 g/L selama dua minggu, cengkeh sebanyak 1,5 g/L selama dua minggu, jahe sebanyak 2 g/L selama empat minggu, dan serai sebanyak 4 g/l selama empat minggu menjadi kombinasi terbaik herbal wine belimbing manis berdasarkan uji sensori. Penambahan rempah yang digunakan meningkatkan nilai kekeruhan, kadar antioksidan, dan kadar tanin.

Sementara itu pada sesi pemakalah ketiga, Dr. V. Kristina Ananingsih dalam Rumpun Rekayasa Proses Pangan memaparkan hasil penelitian mengenai “Stabilitas Komponen Aktif Minuman Herbal Peningkat Imun Echinaceae purpurea Selama Pengeringan dan Penyeduhan”.

Minuman herbal dari bunga Echinaceae purpurea diketahui memiliki manfaat menurunkan kadar kolesterol dalam darah karena adanya senyawa antioksidan yang melindungi membran sel lemak dari proses oksidasi serta mengandung senyawa antosianian yang memiliki sifat antikanker dan antiinflamasi.

Dari hasil penelitian yang dilakukan, aktivitas antioksidan tertinggi dan penyajian terbaik diperoleh pada pengeringan bunga Echinaceae purpurea pada suhu 40C dengan waktu penyeduhan selama 12 menit. Sementara itu, degradasi antioksidan terjadi pada penyeduhan dengan waktu lebih lama dari 12 menit.

Memasuki sesi kedua, Dr. R. Probo Y. Nugrahedi dalam Rumpun Desain dan Pengembangan Produk menyajikan hasil penelitian sebuah telaah review mengenai food neophobia dan pengembangan produk berbasis buah dan sayur.

Food Neophobia adalah sebuah keadaan di mana seseorang menolak untuk mencoba makanan baru yang tidak familiar karena rasa takut. Food neophobia terhadap buah dan sayur dapat terjadi pada semua golongan dan jenjang umur dan dapat bersifat sementara. Oleh sebab itu, penentuan target konsumen yang spesifik, perumusan konsep dan desain produk yang tepat, edukasi kepada konsumen, dan penelitian lebih lanjut mengenai food neophobia terhadap buah dan sayur beserta analisis peluang pengembangan produk untuk konteks Indonesia menjadi poin-poin penting yang diusulkan berdasarkan hasil penelitian review yang telah dilakukan.

Rumpun Keamanan dan Integritas Pangan mengusung hasil penelitian mengenai “Deteksi Keberadaan Mikroplastik Pada Air Minum Isi Ulang di Wilayah Bendan Semarang” yang disampaikan oleh Inneke Hantoro, STP, M.Sc.

Kesimpulan sementara dari penelitian yang telah dilakukan membuktikan keberadaan mikroplastik pada produk air minum isi ulang dari depot-depot Air Minum Dalam Kemasan di sekitar Bendan. Temuan awal tersebut dapat dilanjutkan dengan pengamatan proses produksi air minum isi ulang untuk dapat memperkirakan sumber kontaminasi mikroplastik.

Pada sesi terakhir, Mellia Harumi, M.Sc menyampaikan hasil penelitian fakultas mengenai “Analisis Tracer Study Lulusan Fakultas Teknologi Pertanian Unika Soegijapranata Sebelum dan Pada Saat Pandemi COVID-19”. Dari penelitian tersebut, diketahui bahwa masa pandemi COVID-19 membawa perubahan dan memberikan tantangan khusus bagi lulusan yang telah mendapatkan pekerjaan, salah satunya adalah penurunan presentase karyawan penuh waktu. Namun di sisi lain, presentase lulusan  yang melakukan studi lanjut meningkat.

(B. Agatha)

Kategori: ,