Unika Gandeng Harian Kompas Dalam Webinarnya
Kamis, 10 Juni 2021 | 14:32 WIB

Cecilia Gandes Purbandini Wiharsi selaku Social Media Manager Harian Kompas saat paparkan materinya

UPT Promosi dan Rekrutmen Mahasiswa (PRM) Unika Soegijapranata pada hari Rabu (9/6) melalui ruang virtual Unika, telah mengadakan kegiatan webinar dengan topik “Kiat-kiat Promosi dan Efektivitas Komunikasi dengan Media Sosial”.

Hadir sebagai narasumber dalam webinar tersebut adalah seorang praktisi media sosial yang sudah cukup lama berkecimpung di bidangnya yaitu Social Media Manager Harian Kompas  Cecilia Gandes Purbandini Wiharsi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor IV Bidang Kerjasama dan Pengembangan Unika Soegijapranata Benny Danang Setianto SH LLM MIL, yang menyampaikan dan menegaskan perlunya kita mempelajari tentang promosi dan efektivitas komunikasi di media sosial.

” Pelaksanaan kegiatan webinar dengan topik yang dipilih saat ini menjadi penting karena mengingat kondisi Unika saat ini. Terlebih dengan hadirnya salah satu narasumber dari harian Kompas yang sudah cukup lama menjalin kerjasama dengan Unika Soegijapranata salah satunya adalah dengan adanya Kompas Corner di Unika,” jelasnya.

Kemudian kita juga menangkap dan melihat bahwa proses transformasi digital yang dilakukan oleh kompas ini termasuk yang stabil dibandingkan dengan media-media massa yang lain. Berangkat dari alasan-alasan itulah maka kita berinisiatif untuk belajar dan saling sharing tentang apa yang bisa kita manfaatkan dari media sosial, lanjutnya.

Sedang Cecilia Gandes sebagai narasumber, dalam penyampaian materinya membahas tentang bagaimana cara menyapa audiens dari dunia maya ke dalam dunia nyata.

“Sejak zaman kuliah, saya lebih senang menikmati iklan daripada tayangan lainnya,” paparnya mengawali materinya.

Dan tampaknya itu berlanjut ke profesi yang sekarang saya jalani pada di departemen media massa harian Kompas yang secara resmi mulai aktif sejak tahun 2017.

Sedangkan gambaran netizen pada saat awal-awal pandemi di Indonesia jika merunut kepada hasil riset salah satu institute, menunjukkan adanya beberapa kegelisahan diantaranya adalah menyangkut bidang ekonomi kemudian kesehatan dan selanjutnya ada juga ketidakpastian informasi. Hal tersebut bisa menjadi salah satu insight bagi dunia kampus, terutama menyangkut biaya kuliah di perguruan tinggi.

Untuk menunjukkan empati terhadap kondisi tersebut maka bisa disediakan beasiswa bagi calon mahasiswa yang sedang mengalami kesulitan biaya studi karena pandemi.  Hal lain bisa juga dengan memberikan materi pengembangan diri yang yang diminati oleh anak muda yang lebih banyak berada di rumah selama masa pandemi.

Sebagai catatan yang harus diketahui adalah tujuan kita menggunakan media sosial yaitu  untuk brand awareness, employer branding, marketing, engagement and Insight,  capaian dan manajemen krisis.

Perlu juga kita mengenal audiens dari sisi demografi, emosional, rasional, gender dan psikografis. Hal tersebut dilakukan supaya lebih mudah bagi kita untuk menarik audiens.

Yang perlu dipertimbangkan juga adalah perlunya content management. Artinya content management bisa menjadi salah satu panduan pada saat kita membuat konten di media sosial, apakah sudah sesuai dengan latar belakang dan tujuan.

Dalam perencanaan content kita harus tahu irisannya, paling tidak kita bisa mengikuti tren tetapi dengan cara kita sendiri (Irisan antara isu tren, karakter audiens dan brand value atau hal yang dipunya). Selanjutnya kita harus punya akun benchmarking dan yang penting lainnya adalah membuat editorial plan atau konten plan.

Hal yang perlu diketahui adalah apabila admin dalam suatu perusahaan hadir dalam media sosial, maka dia harus hadir seperti manusia. Jadi bukan seperti gedung atau bangunan, melainkan hadir sebagai sosok yang bisa ramah dan menyapa, misalnya dalam bentuk foto, video dengan menggandeng alumni dalam suatu kegiatan atau even yang summarynya bisa diposting di media sosial universitas.

” Ada beberapa tools yang bisa dimanfaatkan untuk mengevaluasi performa akun media sosial kita, yaitu Hootsuite, TweetDeck, Socialbakers, Sproutsocial,” pungkasnya. (FAS)

Kategori: ,