Setelah Berlangsung Selama Sebulan, Mahasiswa Peserta KKN Pandemi 3 Ditarik dari Kegiatannya
Kamis, 24 Juni 2021 | 8:24 WIB

image

Para mahasiswa yang tergabung dalam KKN Pandemika 3 Unika Soegijapranata, akhirnya ditarik dari kegiatan.

Kegiatan tersebut memang telah berakhir waktunya sesuai ketentuan.

Di mana selama hampir sebulan belakangan, para mahasiswa tersebut menjalani aktivitas secara daring maupun luring.

Penarikan kembali mahasiswa peserta KKN Pandemika 3 dilaksanakan secara virtual di ruang zoom kampus setempat.

Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dra Cecilia Titiek Murniati MA PhD mengatakan, pihaknya mengapresiasi kegiatan tersebut yang dapat berlangsung secara lancar, walaupun masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

Pelaksanaan KKN Pandemika 3 dilaksanakan dengan tetap mematuhi penerapan protokol kesehatan (Prokes), seperti yang telah dianjurkan pemerintah.

”Kegiatan tersebut merupakan hasil kerjasama antara Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan kampus Unika Soegijapranata. Kami berharap, ini memunculkan semangat berkreasi dan berinovasi, bersamaan dengan jalinan kerjasama yang hingga saat ini masih terjalin baik,” papar dia, Rabu, 23 Juni 2021.

Untuk para mahasiswa yang telah mendampingi UMKM maupun Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Cecilia meminta agar tetap bisa mempraktekkan apa yang sudah didapat di lapangan tersebut, ke bidang kerja yang nanti akan digeluti.

Khususnya setelah menyelesaikan studi sekitar satu atau dua semester yang akan datang.

Kegiatan Pandemika 3, kata dia, juga selaras program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dicanangkan pemerintah melalui Kemendikbud.

”Kementerian berkeinginan, memeberikan bekal kepada para lulusan perguruan tinggi, dengan kemampuan softskill setelah menyelesaikan studi. Unika Soegijapranata memiliki sejumlah bekal softskill yang selaras dengan MBKM. Ada sekitar delapan kegiatan, antara lain magang, proyek di desa, pertukaran pelajar, penelitian, studi independen, dan kampus mengajar wirausaha,” beber dia.

Dalam kegiatan penarikan peserta KKN Pandemika 3 secara virtual itu, juga dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang, Krisseptiana Hendrar Prihadi.

Dia ingin menegaskan kembali upaya kerjasama yang sudah dibangun hingga saat ini, dengan Unika Soegijapranata.

”Di tengah pandemi covid-19 yang masih belum mereda, saya mengapresiasi Unika Soegijapranata yang telah banyak berkontribusi untuk saudara-saudara kita di Kota Semarang. Untuk tetap melakukan aktifitas ekonomi, melalui pendampingan-pendampingan UMKM,” tutur isteri Wali Kota Semarang yang akrab disapa Tia Hendi tersebut.

Menurutnya, hal itu bukan hanya menjadi tanggung jawab Pemkot Semarang saja.

Melainkan, juga menjadi tanggung jawab bersama seluruh pihak, terutama masyarakat di Kota Semarang.

Kegiatan ini, juga merupakan inovasi dari Unika Soegijapranata, dalam menyikapi pandemi.

Salah satunya dengan tetap melakukan kegiatan pendampingan-pendampingan kepada UMKM melalui berbagai kegiatan dan cara yang luar biasa.

”Dengan demikian, ada sisi pendidikan yang secara langsung dapat diaplikasikan kepada masyarakat. Menjadikan antara teori dalam pendidikan dan penerapannya, secara langsung dapat berjalan seimbang di masyarakat,” jelas dia.

https://www.suaramerdeka.com/pendidikan/pr-04422219/setelah-berlangsung-selama-sebulan-mahasiswa-peserta-kkn-pandemi-3-ditarik-dari-kegiatannya?page=all

Kategori: