Psikologi Unika Khawatir Masa Depan Anak Sekolah
Selasa, 15 Juni 2021 | 10:22 WIB

RDS 15062021 Psikologi Unika

Fakultas Psikologi Unika Soegijapranata merasa prihatin dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang membuat lelah para orang tua siswa. Orang tua takut dengan masa depan anak-anaknya. Selain itu, anak-anak usia sekolah mulai kehilangan proses sosial.

Ketua Panita Dies Natalis Fakultas Psikologi Unika Soegijapranata, Ferdinandus Hindiarto, PJJ yang akan dijalankan secara masif, risikonya kompetensi sosial siswa terdegradasi alias luntur. Namun tidak dipungkiri, jika pembelajaran tatap muka (PTM) dilakukan, risikonya akan ada kluster Covid-19. "Meski begitu, PTM ini masih bisa dikelola dan di-manage. Sebab PTM ini sangat dibutuhkan untuk melatih pendidikan karakter siswa. Termasuk, siswa bisa disiplin atau tidak dalam menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, cuci tangan, dan ungkapnya.

Persoalan krusial tersebut, akan dibahas dalam talkshow bertajuk "Siapkah Kita Menghadapi Pembelajaran Tatap Muka?" pada 19 Juni 2021 mendatang. Talkshow ini, bagian dari rangkaian acara memperingati dies natalis ke-37 Fakultas Psikologi Unika Soegijapranata Semarang.

Dekan Fakultas Psikologi Unika, M Sih Setija Utami mengungkapkan selain talkshow, akan digelar Webinar Kearifan lokal, lomba film pendek, kampanye luring-daring, hingga bazar intelektual, dan lainnya. (cr5/ida)

►Jawa Post Radar Semarang 15 Juni 2021 hal. 2

Kategori: