Kronik Edisi 135 Wisuda Periode 2 Tahun 2021
Kamis, 17 Juni 2021 | 12:48 WIB

Kronik 135 Wisuda 2 2021_Page_01

Lihat selengkapnya [klik di sini]

 

Daftar isi :

Tulisan TSI (The Soegijapranata Institute):

TRANSFORMATION HABITS
Oleh: Albertus Dwi Yoga Widiantoro, The Soegijapranata Institute
Sudah menjadi kebiasaan tahunan bahwa UNIKA Soegijapranata selalu membuat tema-tema baru untuk mengawali segala altivitasnya dalam satu tahun kedepan. Tema-tema tersebut disosialisasikan ke seluruh civitas akademika agar apa yang dilakukan tetap dalam satu kesatuan tema.

Tema karya tahun 2021-2022 ini adalah “Transformation Habits (Transformasi Sebagai Habitus)”. Transformasi  merupakan upaya berubah dan pembaharuan terus menerus untuk menjadi lebih baik dan semakin maju. Transformasi individu akan membawa dampak pada organisasi dalam kerjasama, sinergitas, profesionalitas, dan solidaritas. Transformasi juga dimaknai bahwa individu berperan sebagai aktor perubahan (agent of change) bagi orang lain dan lingkungan. ….

 

Liputan Wisudawan Terbaik:

“Perancangan Desain Komunikasi Visual Media Pendidikan Seks Anak Usia Dini di Semarang” menjadi judul skripsi yang menghantar Arindra Sekar Kinanti terpilih menjadi salah satu wisudawan terbaik periode II tahun 2021 Prodi Desain Komunikasi Visual, Fakultas Arsitektur dan Desain (FAD) Unika Soegijapranata Semarang. Putri ke-2 dari pasangan Bapak Aris Burhandoko dan Ibu Nur Endah Wulanandari (Alm) ini berhasil lulus dengan IPK 3,18.

“Bertanggungjawab atas semua pilihan yang sudah dibuat dan mencoba tidak menyerah di saat berjuang.” Itulah motto hidup dari Montana Raisya Putri, salah seorang wisudawan terbaik dari Program Studi Teknik Sipil Unika Soegijapranata dengan IPK 3,44. Wanita yang lahir di Tulungagung pada tanggal 8 Mei 1998 ini mengaku memilih motto hidup tersebut karena motto hidup ini mengingatkanya untuk menjaga semangatnya dalam menjalankan segala tugasnya.

“Saya senang dengan teknologi terbarukan saat ini, untuk itu saya ingin mengembangkan kemampuan saya di bidang teknologi sehingga saya dapat terus mengikuti perkembangan teknologi yang ada, selain itu sejak sekolah saya ingin bekerja di Perusahaan Listrik Negara,” ungkap Nazila Kusumaningrum yang terpilih menjadi wisudawan terbaik Prodi Teknik Elektro Fakultas Teknik Unika Soegijapranata, pada periode II tahun akademik 2020-2021.

“Saya tidak menyangka, terharu serta merasa bangga, dan sangat bersyukur karena sudah terpilih dan dipercaya mendapatkan sebutan wisudawan terbaik,” ucap Weni Cindi Klara ketika mengetahui terpilih sebagai wisudawan terbaik Prodi Magister Hukum Kesehatan, Fakultas Hukum dan Komunikasi Unika Soegijapranata, saat wisuda periode II tahun akademik 2020-2021.

Grow by growing others”, salah satu personal value dari Christine Setiawati Sugiharto, salah seorang wisudawan terbaik dari Program Studi Ilmu Hukum Unika Soegijapranata dengan IPK 3,87. Wanita kelahiran Semarang, 25 September 1999 ini mengaku bahwa personal value tersebut sangat favorit baginya karena sangat relate dengan kehidupan dan juga pekerjaan yang Ia jalani. “Pada hakikatnya manusia itu egois. Manusia selalu ingin mencari keuntungan lebih, mencari keahlian yang lebih. Namun perlu diingat itulah cara kerja dari alam. Maka dari itu kita yang dikaruniai akal budi setidaknya bisa mempunyai pegangan yang baik dalam melakukan hal-hal yang positif dan membangun kehidupan kita. Ketika kita setor sebuah nilai bagi orang lain, maka di sana  kita akan semakin berkembang,” ucapnya. 

“Semua yang ada di depan mata masih bisa dikerjakan” Itulah motto hidup dari Serafina Indah Chrisanti, salah seorang wisudawan terbaik dari Program Studi Ilmu Komunikasi Unika Soegijapranata dengan IPK 3,79. Wanita yang lahir pada tanggal 14 September 1998 tepatnya di  Kabupaten Semarang ini mengaku memilih motto hidup tersebut karena Ia ingin menjadi pribadi yang optimis. “Saya beranggapan bahwa setiap hal yang masih terlihat di depan mata adalah hal yang nyata”, tuturnya.  Menurutnya, setiap masalah pasti ada cara untuk menghadapi dan menyelesaikannya, tinggal kita ingin berusaha dan mencoba atau tidak.

“Saya sangat bersyukur karena boleh mengembangkan diri melalui studi di Unika Soegijapranata, walau rasanya tidak mudah karena dengan usia 42 tahun harus studi. Di kelas saya tertua di antara teman-teman jadi kadang tidak nyambung dengan pergaulan anak muda tapi dengan berjalannya waktu saya mulai terbiasa dengan ritme kuliah dan gaya anak muda,” ungkap Sr. M. Margriet Betti Arriati atau sering disapa Sr. Margriet saat ditanya perasaannya terpilih sebagai wisudawan terbaik Prodi Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, pada wisuda periode II tahun akademik 2021.

Terpilih menjadi wisudawati terbaik program studi Manajemen ini menjadi salah satu pengalaman berkesan tak terbayangkan bagi Siek, Joscelin Faustin Wijaya. Celin, sapaan akrabnya, yang hobi menonton drama korea, berfoto, dan menjahit ini mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah bertujuan menyandang titel wisudawati terbaik, bahkan untuk nilai dan IP pun ia tidak pernah menaruh target sejak dulu. Maka, ia menganggap titel ini sebagai pembuktian atas kualitas diri yang tentunya patut disyukuri.

Kwee, Alice Joseph, adalah nama wisudawati terbaik Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis pada periode wisuda Juni 2021  Putri dari pasangan Kwee, Kian Eng dan Lily Agustin ini merupakan alumni dari SMA Karangturi Semarang. Tidak hanya itu, perempuan kelahiran 30 Januari 1995 ini juga berhasil meraih IPK sempurna selama kuliah, yaitu 4.0. Atas prestasinya itu, ia juga diganjar dengan predikat Cum Laude.

“Jangan terlalu ambil hati dengan ucapan seseorang, kadang manusia punya mulut tapi belum tentu punya pikiran” – Albert Einstein, Itulah motto hidup dari Tan, Melisia Evania, salah seorang wisudawan terbaik dari Program Studi Perpajakan Unika Soegijapranata dengan IPK 3,82. Wanita yang lahir di Semarang, 15 Mei 2000 ini mengaku memilih Motto ini sebagai pedoman untuk berpikir bahwa meyakini apa yang sedang diyakini untuk dilakukan, sebab masa depan kita adalah milik kita sendiri, bukan milik orang lain. “Sehingga masa depan itu yang menentukan adalah diri saya sendiri. Jadilah tegas dalam menghadapi segala situasi karena hidup itu perlu langkah yang harus kamu pilih”, ungkapnya.

Dimas Galang Prasetyo atau biasa dipanggil Galang, merupakan lulusan terbaik Program Studi Sarjana Psikologi pada periode wisuda Juni 2021. Pria kelahiran Demak, 23 tahun silam ini merupakan alumnus SMK Yayasan Pharmasi Semarang. Berhasil lulus dengan IPK 3,77, peraih predikat lulus dengan predikat Cum Laude ini memiliki motto hidup ‘Ketidaksukaan ditundukkan oleh keinginan kuat untuk mencapai tujuan.’

Sesuai motto hidupnya “persistence”, Widyawati selalu berusaha mencoba segala sesuatu terlebih dulu. Entah apapun hasilnya, baginya penting untuk berusaha melakukan hal yang dapat dikendalikan. Inilah salah satu perjuangan yang membawanya menjadi wisudawan terbaik Prodi Teknologi Pangan dengan predikat Dengan Pujian.

“Live your live to the fullest” Itulah motto hidup dari Clarissa Everine Julianto, salah seorang wisudawan terbaik dari Program Studi Sastra Inggris Unika Soegijapranata dengan IPK 3,81. Wanita yang lahir di Semarang, 13 Januari 2000 silam  ini mengaku bahwa setiap orang itu harus merasa bahagia dalam menjalankan hidup mereka. “Setiap orang berhak melakukan hal-hal yang mereka impikan tanpa dibatasi, dengan cara melakukan sesuatu secara maksimal, tidak setengah-setengah.”

“Kita memiliki kesempatan yang tidak terbatas untuk berubah.” merupakan semangat yang diyakini oleh Benedictus Adean Geraldy Susnanto, salah seorang wisudawan terbaik periode II tahun 2021 dari prodi Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer (FIkom), Unika Soegijapranata Semarang. Pria yang akrab disapa Andean ini berhasil menuntaskan studinya dengan IPK 3,40.

Kategori: ,