Kesehatan Guru dan Siswa Lebih Utama
Senin, 21 Juni 2021 | 13:05 WIB

SM 21062021

PTM Tunggu Pandemi Mereda

Kesiapan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas yang sedianya akan digelar pada Juli, akhirnya diundur menjadi Agustus.

Meningkatnya kembali angka Covid-19 di beberapa daerah di Jawa Tengah, termasuk Kota Semarang, menjadi pertirnbangan untuk penerapannya. Pemerintah daerah, para orang tua, dan guru pun sepakat untuk tidak terlalu buru-buru kembali pada penerapan pembelajaran tatap muka. Kesehatan guru dan peserta didik lebih diutamalcan, dibandingkan harus memaksakan untuk mengikuti pembelajaran tatap muka.

"Mari bersama-sama terlebih dulu mengatasi Covid-19 ini. Mulai dari diri kita masing-masing, agar selalu menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Kurangi aktivitas ke luarkota, kalaupun terpaksa tetap harus ingat Prokes. Lindungi anak, keluarga, saudara, tetangga dan seluruh masyarakat di Kota Semarang dari Covid-19. Terkait pembelajaran tatap muka, masih bisa menunggu ke depan, tidak ada masalah," ujar Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang Gunawan Saptogiri, dalam kegiatan talk show secara virtual yang digelar Fakultas Psikologi Unika Soegijapranata, baru-baru ini.

Satgas Bersama
Adapun untuk rencana pembelajaran tatap muka, dia menyampaikan, Disdik bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang telah membuat Satgas Bersama Penanganan Covid-19. Melalui petugas kesehatan dari puskesmas terdekat, para guru dan siswa akan dilacak (tracking.) terlebih dulu kesehatannya, sebelum ikut kegiatan pembelajaran. "Pelaksanaan kegiatan ini nantinya juga dipantau dan diawasi Forkom-pincam setempat, dengan datang ke sekolah-sekolah," terang Gunawan.

Rencana kegiatan pembelajaran tatap muka terbatas pun, ungkap dia, akan dilaksanalan secara blended learning. Sebagian peserta didik ada yang akan tetap berangkat ke sekolah untuk belajar secara tatap muka (luring), sementara sebagian lainnya mengikuti kegiatan dengan daring. Jadi, mereka yang berangkat ke sekolah maupun di rumah, masih bisa mengikuti kegiatan pembelajaran yang sama. (ary-33)

►Suara Merdeka 21 Juni 2021 hal. 11 

Kategori: