Gunakan ”Mixed Reality”, Wisuda Virtual Unika Soegijapranata Seolah Nyata
Minggu, 20 Juni 2021 | 8:06 WIB

Dengan ”mixed reality”, penyempurnaan teknologi ”face tracking” dan realitas berimbuh, Unika Soegijapranata, Semarang, melakukan wisuda virtual yang berkesan bagi mahasiswanya.

Universitas Katolik Soegijapranata Semarang, Jawa Tengah, menggunakan teknologi mixed reality yang memadukan sejumlah teknologi pada prosesi wisuda virtual, Sabtu (19/6/2021). Teknologi itu membuat wisuda virtual seolah nyata, meskipun para wisudawan menyaksikan melalui siaran langsung di berbagai tempat.  Ini menjadi inovasi di tengah ketidakpastian pada masa pandemi Covid-19.

Mixed reality merupakan penyempurnaan wisuda virtual yang dilakukan Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata sebelumnya. Pada wisuda virtual Juni 2020, digunakan teknologi face tracking. Dengan menggunakan model, wajah para wisudawan ditempel sehingga seperti hadir langsung. Pada September 2020, digunakan realitas berimbuh. Wisudawan seakan merasakan langsung proses pemindahan tali toga.

Pada Juni 2021, kedua teknologi digabungkan dan disempurnakan. ”Kali ini, wajah wisudawan tak lagi menggunakan tubuh model. Dengan mixed reality, kami mencoba menggambungkan dunia fisik dan digital. Keduanya saling melengkapi. Ini semakin mendekati realitas,” kata Rektor Unika Soegijapranata, Ridwan Sanjaya, Sabtu.

Dalam wisuda virtual yang ditayangkan streaming tersebut, nama para wisudawan disebutkan satu per satu oleh pembawa acara. Kemudian, mereka berjalan mendekati podium. Rektor pun seakan benar-benar memindahkan tali toga wisudawan, padahal kenyataannya sama sekali tidak ada pertemuan antara wisudawan dan rektor.

Para wisudawan sebelumnya telah direkam berjalan mendekati podium. Sementara rektor juga sebelumnya  telah direkam memindahkan toga. Kedua rekaman itu kemudian digabungkan saat wisuda dilakukan.

Inovasi tersebut, lanjut Ridwan, menjadi upaya universitas guna menghadirkan layanan optimal karena wisuda akan menjadi momen berarti dan berkesan bagi mahasiswa. Apalagi, di tengah lonjakan kasus Covid-19 belakangan ini, belum ada kepastian kapan akan dimulai lagi perkuliahan luring, juga prosesi wisuda secara langsung.

Kepala Biro Administrasi Akademik Unika Soegijapranata Lenny Setyowati menambahkan, mahasiswa dilibatkan saat proses pengambilan gambar wajah. Dengan demikian, ada keterlbatan langsung dalam prosesnya, tetapi dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Keamanan dan keselamatan tetap menjadi hal utama.

”Ada 245 wisudawan dan wisudawati yang mengikuti wisuda. Sebelumnya, mereka kami minta mendaftar. Ke depan, kami harap akan ada ide-ide yang lebih baru lagi,” kata Lenny, yang juga Ketua Panitia Wisuda Unika Soegijapranata.

Perubahan cepat

Ridwan menuturkan, di tengah cepatnya perubahan dunia, setiap orang, termasuk para lulusan baru, dituntut untuk belajar dan beradaptasi cepat. Terlebih kini dihadapkan pada pandemi Covid-19. Peluang kolaborasi antargenerasi akan selalu terbuka lebar. Unika Soegijapranata pun mencoba menjembatani hal itu.

Center for Student Entrepreneurship (CSE) yang dibentuk pada Mei 2018 telah menjembatani banyak mahasiswa di Unika Soegijapranata untuk mengembangkan bisnis-bisnis baru. Melalui platform Halo Alumni, alumni dimungkinkan menjadi investor dalam bisnis-bisnis rintisan mahasiswa.

”Platform digital dikembangkan untuk menjembatani pendanaan, promosi, serta transaksi. Selain itu, membuka peluang bagi alumni untuk menjadi pemilik saham di dalam bisnis yang memiliki peluang masa depan cerah,” ujar Ridwan. Setiap individu pun didorong menentukan keunikan dan kelebihannya masing-masing selama kuliah.

Ridwan mencontohkan, karena kelebihannya, salah satu mahasiswa anggota CSE Unika Soegijapranata telah meraih penghargaan dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah berupa bantuan dana usaha Rp 13 juta.

”Berbagai inovasi teknologi informasi yang dikembangkan di kampus bukan hanya untuk menunjukkan keberpihakan universitas kepada masa depan. Namun, juga memberikan jaminan pelayanan yang lebih baik dan transparan. Selain itu, mewujudkan nilai-nilai baik dalam kemanusiaan yang terintegrasi dalam teknologi informasi,” paparnya.

https://www.kompas.id/baca/nusantara/2021/06/19/prosesi-wisuda-virtual-di-unika-soegijapranata-mendekati-nyata/

Kategori: