Hendi Dorong Mahasiswa Aktif Dampingi UMKM
Jumat, 28 Mei 2021 | 12:34 WIB

TRB 28_05_2021 Hendi Dorong Mahasiswa Aktif Dampingi UMKM

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mendorong mahasiswa untuk aktif memberikan pendampingan terhadap UMKM di masa pandemi. Hal tersebut ditekankan Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu saat melepas 1.152 mahasiswa Unika Soegijapranata yang akan melaksanakan program pengabdian masyarakat yang adaptif menghadapi Covid-19 (Pandemika), Selasa (25/5).

Menurut Hendi, arah kebijakan Pemerintah Kota Semarang di tahun 2021 difokuskan pada penanganan Covid dan menumbuhkan sektor ekonomi. "Di tahun 2021 ini kebijakan Pemerintah Kota Semarang yang pertama dan mutlak dilakukan adalah penanganan Covid. Vaksin harus bisa tuntas di akhir tahun ini. Kebijakan yang kedua yaitu bagaimana kemudian pertumbuhan ekonomi bisa menjadi lebih baik dengan fokus pada UMKM," ujar Hendi.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Semarang terus melakukan berbagai upaya untuk mendorong pertumbuhan UMKM sebagai pelaku ekonomi dengan jumlah terbesar. "Berdasarkan data, diketahui bahwa 95 persen pelaku ekonomi di Kota Semarang adalah UMKM, sedangkan yang 5 persen adalah pengusaha kelas atas. Oleh karena itu, kami melakukan beberapa upaya pelatihan, misalnya pelatihan packaging untuk 1.000 UMKM, menggratiskan perizinan untuk 1.000 UMKM, memfasilitasi pendaftaran HAKI untuk 1.000 UMKM, dan pemberian kredit Wibawa," jelasnya.

Untuk itu kepada para mahasiswa ia berpesan, setiap orang mempunyai kesempatan untuk sukses, tidak peduli dari mana latar belakangnya. "Jadi mulai hari ini, para mahasiswa kita ajak untuk bersama-sama membuka ruang-ruang sukses dengan cara ikhlas memberikan sesuatu kepada masyarakat. Di Kota Semarang yang mayoritas pelaku ekonominya UMKM contohnya, mahasiswa dapat ikut memberikan pendampingan sesuai dengan disiplin ilmu yang dikuasai adik-adik," pesan Hendi.

Sementara Rektor Unika Soegijapranata, Ridwan Sanjaya dalam sambutannya menekankan perlunya tetap beradaptasi dan tetap menjaga protokol kesehatan dalam melaksanakan kegiatan Pandemika secara adaptif dan kreatif. "Kita tidak boleh patah semangat menghadapi kondisi yang berbeda saat ini, yang disebabkan pandemi Covid-19. Karena justru karena hal tersebut, telah membuat kita jadi kreatif dan adaptif, sehingga kreatifitasnya menjadi tanpa batas," ujar Ridwan.

►Tribun Jateng 28 Mei 2021 hal. 12

Kategori: