KAMPUS Unika SOEGIJAPRANATA: Perkuat Kualitas Sebagai Ciri Khas
Senin, 26 April 2021 | 12:41 WIB

Unika SOEGIJAPRANATA Semarang meski telah menyandang peringkat pertama Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terbaik di Jawa Tengah, tetapi tidak berpuas diri dengan apa yang sudah dicapai. Karena itu terus melakukan inovasi-inovasi dalam rangka menghadapi tantangan zaman dan masa depan.

Berbicara lebih jauh tentang perkembangan dan keberhasilan yang sudah dicapai Unika SOEGIJAPRANATA Semarang, berikut ini wawancara tertulis wartawan Info Pendidikan dengan Rektor Unika SOEGIJAPRANATA Semarang Prof. Dr. Ridwan Sanjaya, SE., S.Kom, MS.IEC.

Dikatakan, kalau Unika SOEGIJAPRANATA bisa berhasil menjadi seperti saat ini, merupakan hasil kerja banyak pihak, baik dosen, tenaga kependidikan, pimpinan perguruan tinggi, Yayasan, maupun mahasiswa, orangtua, dan masyarakat baik pengguna lulusan maupun yang menjadi mitra dalam berbagai kegiatan Unika SOEGIJAPRANATA. Egaliter/ setara, kekeluargaan, dan koordinatif seringkali menjadi ciri budaya kerja bagi orang-orang yang pernah terlibat di dalamnya.

"Sebagai kampus swasta yang pertama memperoleh Akreditasi A di Jawa Tengah, Unika SOEGIJAPRANATA menekankan pentingnya menjaga kualitas baik dalam hal pembelajaran maupun pelayanan".

"Tidak heran dalam beberapa kali kesempatan, terutama pada tahun 2019 dan 2020, Unika SOEGIJAPRANATA menempati peringkat pertama Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terbaik di Jawa Tengah versi Kemenristekdikti \
(2019) maupun ketika perguruan tinggi berpindah pengelolaan ke dalam Kemendikbud (2020). Penilaian dari pemerintah ini cukup komprehensif meliputi semua data aktivitas Tri Dharma Perguruan Tinggi, kiprah mahasiswa, dan kualitas lulusan".

"Sehingga tidak heran, lulusannya tersebar bukan hanya di tingkat provinsi maupun di tingkat nasional tetapi juga di berbagai benua dan menduduki peran-peran penting. Tercatat beberapa diaspora bekerja dan bertempat tinggal di Singapura, Thailand, Filipina, Taiwan, Hongkong, Cina, Afrika Selatan, Australia, Selandia Baru, Amerika Serikat, Kanada, Belanda, Inggris, dan Norwegia", tandas Prof. Ridwan yang pernah menempuh jenjang Doktoral di Graduate School of IT, Assumption University of Thailand.

Lebih jauh dikatakan, suasana internasional ini sudah terbangun di Unika SOEGIJAPRANATA melalui 70 kerjasama internasional, yang membuka wawasan para generasi muda untuk berani dan tidak canggung dalam mengambil kesempatan di berbagai belahan dunia, seperti layaknya di negeri sendiri.

"Sehingga generasi muda ini nantinya akan membawa negara ini lebih maju, dengan semakin banyaknya keterlibatan mereka di berbagai aktivitas global", ujar Prof, Ridwan yang pada bulan Juli 2017, dilantik menjadi Guru Besar Unika SOEGIJAPRANATA Semarang sekaligus Profesor termuda di Jawa Tengah.

Prestasi
Terkait dengan prestasi Unika SOEGIJAPRANATA Semarang dalam kepemimpinannya periode 2017-2021, dikatakan kalau beberapa prestasi yang dicapai Unika SOEGIJAPRANATA dan civitas akademika antara lain menjadi PTS terbaik di Jawa Tengah dalam 2 tahun terakhir berturut-turut (2019 dan 2020).

“Ini tidak lepas dari pengembangan lebih dari 30 layanan digital dalam kurun waktu 4 tahun terakhir untuk perkuliahan, pusat karir mahasiswa, perpustakaan, administrasi akademik, layanan keuangan, dan penerimaan mahasiswa baru."

"Kemudian mendapatkan penghargaan Digital Innovation in Education Services dalam hal inovasi digital layanan pendidikan untuk semua civitas akademika Unika SOEGIJAPRANATA tahun 2019, Juara I Pustakawan Berprestasi Tingkat Nasional tahun 2017, Juara II Tenaga Administrasi Akademik Berprestasi Tingkat Nasional tahun 2018, dan Juara II Perpustakaan Terbaik Tingkat Nasional tahun 2019".

"Selain itu pada tahun 2020, Unika SOEGIJAPRANATA juga menjadi koordinator Jaringan Pembelajaran APTIK (JPA) yang meliputi jaringan perpustakaan dan pembelajaran digital untuk perguruan tinggi APTIK se-Indonesia".

"Kelebihan ini menjadikan Unika SOEGIJAPRANATA dapat langsung bergegas dan siap ketika pandemi Covid-19 menyerang dan memaksa dunia pendidikan untuk beralih ke dunia digital pada 16 Maret 2020”.

"Sehingga pelayanan kepada mahasiswa tidak terhenti dan mahasiswa bisa tetap meraih cita-citanya sesuai dengan waktu yang ditargetkan melalui infrastruktur pembelajaran digital yang telah disiapkan sejak tahun 2011".

"Meskipun pandemi, perkuliahan tidak boleh sesuka hati atau menjadi alasan untuk kita tidak maksimal dalam melayani mahasiswa. Pada saat itu, standar pelayanan perkuliahan berbasis digital yang diberikan dosen ditetapkan tidak boleh menggunakan WhatsApp, Email, atau sekedar memasang tugas-tugas".

"Platform Cyber Learning telah disiapkan untuk dosen dan mahasiswa sehingga mereka bisa berinteraksi selama jadwal kuliah, baik melalui pertemuan virtual, ruang diskusi, video streaming, kuis online, polling, maupun laboratorium virtual. Presensi digital beserta bukti kehadiran mahasiswa”.

"Acara perkuliahan juga disiapkan untuk mendokumentasikan kegiatan perkuliahan sekaligus evaluasi sebagai bentuk pertanggungjawaban institusi pendidikan".

Beberapa platform pendukung seperti untuk bimbingan tugas akhir (skripsi, thesis, disertasi), peminjaman buku perpustakaan, pelatihan softskills, ataupun wisuda virtual yang mendekati suasana nyata dikembangkan, agar Unika SOEGIJAPRANATA tetap bisa menghasilkan karya yang terbaik untuk stakeholder".

"Kerjasama dengan berbagai operator seluler juga dikembangkan untuk mendukung akses pembelajaran daring, sebelum akhirnya ditangani pemerintah pusat", jelas Rektor yang pada tahun 2005-2015 aktif mengisi kolom Konsultasi Internet di salah satu surat kabar harian umum edisi Minggu Semarang.

Kembangkan Teknologi Face Tracking Animation
Terkait dengan wisuda virtual, dijelaskan kalau Unika SOEGIJAPRANATA mengembangkan teknologi Face Tracking Animation dan Augmented Reality yang mendapatkan penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID) sebagai yang pertama di Indonesia.

"Dengan wisuda jenis ini, lulusan mendapatkan dokumentasi wisuda yang tidak jauh berbeda dengan aslinya dan wisudawan tetap dapat merasakan dipindah tali toganya oleh Rektor, meskipun secara virtual. Kombinasi antara fisik dan digital atau disebut sebagai figital, memungkinkan wisudawan tidak kehilangan memomentum istimewanya ketika lulus", ujarnya.

Dorongan Inovasi
Terkait dengan berbagai perkembangan dan inovasi yang dilakukan oleh Unika SOEGIJAPRANATA, dikatakan kalau itu merupakan bagian dari kesadaran, bahwa dunia terus berubah dan kita harus terus beradaptasi. "Memang menjadi hal yang sulit ketika kita diminta untuk berubah dari kebiasaan lama yang nyaman, namun akan menjadi jauh lebih sulit lagi ketika kita harus berubah pada saat tidak ada lagi pilihan".

"Sehingga mendisrupsi diri dan keluar dari zona nyaman untuk terus menyajikan layanan yang terbaik bagi mahasiswa merupakan suatu yang tidak terhindarkan dan justru harus dikejar agar tidak tertinggal", katanya.

Dijelaskan dari 30 lebih layanan digital untuk kampus, beberapa layanan yang menarik dan digunakan oleh mahasiswa antara lain adalah Dimas (Dashbodrd Informasi Mahasiswa) yang menjamin keterbukaan dan integrasi dalam perkuliahan melalui akses informasi dan layanan perkuliahan".

"Kemudian ada Delta (Dokumen Elektronik Tugas Akhir) yang memfasilitasi keterbukaan dan integritas dalam tugas akhir melalui pencatatan semua proses dan aktivitas bimbingan secara transparan".

"Selain itu juga ada Vanika (Virtual Assistant UNIKA) yang mendorong kecepatan, interaktif dan keterbukaan informasi melalui layanan chat robot (chatbot) yang bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan secara otomatis selama 24 jam sehari dan inovasi lainnya bisa dilihat di website Unika SOEGIJAPRANATA atau melalui Google dengan kata kunci "inovasi unika", ujar Rektor kelahiran kota Wali ini.

Menurutnya berbagai inovasi ini dihasilkan oleh Unika SOEGIJAPRANATA, agar jangan sampai menjadi "dinosaurus" yang punah karena tidak mampu beradaptasi. Sebab di dalam teori Clayton Christensen yang disebut sebagai Disruptive Innovation, adaptasi dan berubah menjadi kata kunci.

"Pada tahun 1995, Profesor bisnis dari Harvard University tersebut sebenarnya sudah mengingatkan akan adanya situasi dimana organisasi-organisasi mapan akan terganggu oleh yang baru saja datang karena model bisnisnya lebih efisien. Maka agar bertahan, organisasi lama harus berubah secara mendasar. Teori tersebut yang kemudian disesuaikan dengan konteks perguruan tinggi."

Namun inovasi-inovasi tersebut pada prinsipnya harus dapat mendorong terwujudnya "the joy of learning" atau sukacita belajar dalam diri mahasiswa. Kita sebagai pengelola dan orangtua akan merinding merasakan kebahagiaan mereka ketika segala usaha dapat dirasakan. Kemudahan, transparansi, serta akselerasi diharapkan dapat ditemukan dari berbagai layanan digital di Unika SOEGIJAPRANATA, tidak hanya semata-mata kecanggihan atau terlihat modern", harapnya.

Dalam empat tahun ke depan, dunia pendidikan tentu akan banyak berubah. Batasan fisik antar wilayah, batasan ruang kelas, dan batasan keilmuan, lambat laun akan memudar. Inklusi pendidikan, pembelajaran lintas prodi maupun lintas perguruan tinggi, program inovatif dan multi disiplin, serta pembelajaran virtual akan menjadi hal yang harus disediakan".

"Unika SOEGIJAPRANATA yang sejak beberapa tahun lalu membangun akses fisik maupun menata kebijakan, sudah bersiap agar tetap dapat memperkuat kualitas pendidikan yang telah menjadi ciri khas kampus ini sejak bertahun-tahun yang lalu". Dalam waktu dekat, kampus baru Unika SOEGIJAPRANATA di kawasan BSB City Semarang akan segera ditempati untuk program-program inovatif yang masuk dalam IPC (Innovative Program Cluster), antara lain Food for Beauty and Wellness, Digital Accounting, Artificial Intelligence and Big Data, E-Commerce, Computational Architecture, dan masih banyak lagi.

"Lulusan dari program-program tersebut diharapkan dapat menjadi jawaban bagi masa depan karena bekal keilmuan dan seperangkat program yang dipersiapkan adalah hal-hal yang akan ditemui di masa depan", tambahnya.

►Indo Pendidikan Vol I/Nomor: 06 / April 2021

Info Pendidikan Vol1-06-April2021 Info Pendidikan Vol1-06-April2021 _0001Info Pendidikan Vol1-06-April2021 _0002Info Pendidikan Vol1-06-April2021 _0003

Kategori: