Unika Soegijapranata Luncurkan Program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka
Senin, 15 Maret 2021 | 8:26 WIB

image

Unika Soegijapranata mengakomodasi Program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM). Program tersebut merupakan kebijakan pemerintah melalui Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang standar pendidikan tinggi.

Rektor Unika Soegijapranata Prof Ridwan Sanjaya menyatakan, universitasnya sudah mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan pembelajaran jarak jauh. Infrastruktur untuk itu sudah tersedia dan ketika menghadapi distruption, sudah lebih siap.

Infrastruktur pembelajaran jarak jauh itu, dimaksudkan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada mahasiswa. Semua sistem yang telah terbangun, kemudian disatukan dalam satu sistem yang agar lebih memudahkan.

"Jadi sejak tahun 2017 sudah membangun beberapa sistem yang ada kaitannya dengan magang kerja, KKN atau KKU, demikian pula program-program yang ada kaitannya dengan kreatifitas mahasiswa serta pertukaran pelajar," kata Prof Ridwan dalam launching Program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka Unika Soegijapranata, Jumat (12/3/2021).

Sehingga lanjutnya, Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM) ini bukan hal yang asing bagi Unika Soegijapranata yang sudah menjalaninya bertahun-tahun sebelumnya. Hanya saja dengan kebijakan MBKM dari pemerintah maka pihaknya mengadaptasikan pada tahun-tahun terakhir ini.

Wakil Rektor I Bidang Akademik Cecilia Titiek Murniati PhD menyatakan, Unika Soegijapranata berusaha untuk mewadahi dan melaksanakan Program MBKM yang dimulai oleh pemerintah sejak awal tahun 2020 hingga sekarang. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi lulusan baik hardskill maupun softskill agar lebih siap dan relevan dengan kebutuhan zaman.

"Kemudian menyiapkan lulusan sebagai pemimpin masa depan bangsa dan memfasilitasi mahasiswa mengembangkan potensi sesuai minat dan bakat yang dimiliki,” tutur Cecilia.

Unika Soegijapranata sudah melaksanakan program-program yang ada kaitannya dengan MBKM. Kini pihaknya memberi kesempatan, baik kepada para mahasiswanya maupun yang ingin belajar di Unika untuk memperluas pengetahuannya.
“Sejak Agustus 2020 kami mempersiapkan dengan NUNI dan APTIK. Kami akan melaksanakan MBKM dalam bentuk pertukaran pelajar bersama jaringan NUNI dan APTIK," tuturnya.

Ada 18 mahasiswa luar Unika, yaitu dari Universitas Bina Nusantara, Universitas Sanata Dharma,  Universitas Padjajaran, Universitas Kristen Petra, Universitas Islam Indonesia, dan Universitas Kristen Maranatha.

Sementara dari jaringan APTIK, ada sembilan mahasiswa Unika Soegijapranata yang mengikuti Merdeka Belajar di Universitas Atmajaya Jakarta dengan mengambil mata kuliah Indonesian Culture and Multiculturalism.

Setelah pembukaan MBKM ini, para mahasiswa akan mendapatkan pembekalan teknis.

“Harapannya, para mahasiswa yang belajar di Unika dari perguruan tinggi lain, maupun para mahasiswa Unika yang belajar ke perguruan tinggi lain dapat merasakan manfaat dari Program MBKM,” tuturnya.

Hadir dalam launching Program MBKM Unika Soegijapranata tersebut Rektor Unika Soegijapranata Prof Dr F Ridwan Sanjaya MS IEC, Wakil Rektor I Bidang Akademik Dra Cecilia Titiek Murniati MA PhD, para wakil Rektor, para Ketua Program Studi dan para mahasiswa peserta MBKM.

sumber: https://www.suaramerdeka.com/regional/semarang/257302-unika-soegijapranata-luncurkan-program-merdeka-belajar-kampus-merdeka?page=all

Kategori: