Semarang Perlu Ikon Perdaganagan
Selasa, 16 Maret 2021 | 10:56 WIB

SM 16_03_2021 Semarang Perlu Ikon Perdaganagan

Kota Semarang memiliki Infrastruktur memadai untuk mengokohkan sebagai Kota Internasional

…..

Kawasan Kota Lama juga sedang berproses sebagai kota pusaka Warisan dunia atau World Heritage Sites oleh UNESCO. Untuk pendidikan, banyak perguruan tinggi dan swasta berkualitas di Kota Semarang. Ini menjadi bisa menjadi daya tarik pelajar luar negeri bersekolah di Kota Lunpia. Prof FX Sugiyanto masih memiliki banyak ide gagasan yang nantinya akan disampaikan pada FGD "Mengokohkan Semarang Kota Internasional" yang akan digelar di Lounge Menara Suara Merdeka Lantai 17, Selasa (16/3) pukul 10.00-12.00.

Smart City
Urun rembug tersebut juga akan disiarkan langsung di kanal Youtube Suara Merdeka TV.

Mengokohkan sebagai Kota Internasional, tak lepas dari smart city. Rektor Unika Soegijapranata, Prof Dr F Ridwan Sanjaya MS IEC menyampaikan, meskipun smart city tidak selalu berarti keharusan menggunakan teknologi informasi, namun keberadaan teknologi informasi memungkinkan terjadinya akselerasi dalam pengembangan keenam dimensi dari smart city. Hal itu yakni smart environment, smart economy, smart mobility, smart governance, smart living, dan smart people, bahkan mampu meningkatkan level kualitas layanan sebuah kota.

Konektivitas data antarunit layanan, kemudahan dalam hal akses informasi, dan otomasi penyediaan layanan dapat terwujud melalui teknologi informasi dan pengolahan kekayaan data yang dimiliki oleh pemerintah kota.

Hal ini dibutuhkan oleh sebuah kota internasional agar dapat terhubung, berkontribusi dan berpengaruh secara global.

"Masyarakat Semarang dapat terhubung secara ekonomi, sosial, dan budaya dengan warga dunia yang lain, mempunyai kontribusi bagi negara lain, dan mempunyai pengaruh yang signifikan bagi bangsa lain. Namun secara langsung maupun tidak langsung akan berdampak pada pengembangan kehidupan masyarakat kota Semarang," ujarnya.

Selain kedua praktisi di atas ada tokoh-tokoh lain yang juga akan berbagai pandangan dan ide dengan Wali Kota-Wakil Wali Kota Hendrar Prihadi-Hevearita Gunaryanti Rahayu yang kembali memimpin Kota Semarang untuk kedua kalinya.

Saat ini, Semarang dengan berbagai potensinya kembali berpeluang menjadi Kota Intemasional.

Kegiatan itu juga akan dihadiri pembicara Ketua Kadin Jateng, Kukrit Suryo Wicaksono, Ketua Umum Dewan Pertimbangan Pembangunan Kota (DP2K), Ir Budi Santoso, arsitek, Andy Siswanto, dan Rektor Unika, Prof Dr Ridwan Sanjaya. Kemudian ada Prof Dr Mudjahirin Thohir, Guru Besar Antropologi Undip, Guru Besar Unnes, Prof Dr Tjetjep Rohendi Rohidi, pengusaha Hatjanto Halim dan pelaku feshen Ina Priyono

Suara Merdeka 16 Maret 2021 hal. 19, 12

Kategori: