DPA Unika Jurusan dengan Jenjang Karir Global
Senin, 22 Maret 2021 | 15:26 WIB

Tidak bisa di pungkiri, Digital Performing Arts (DPA) adalah jurusan dengan Jenjang karir yang global. Rektor Unika Soegijapranata, Prof Dr F Ridwan Sanjaya MS IEC menegaskan hal ini dalam sesi bincang-bincang  di akun Instagram @Unik_oke pada Kamis (18/3).

Menurut beliau, DPA adalah program kreatif terbaru yang di buat oleh Unika Soegijapranta, Semarang untuk mendukung dan menunjang karir mahasiswa di masa depan, dan  Fakultas Bahasa Seni (FBS) adalah fakultas yang membantu mewadahi program konsentrasi ini.

DPA adalah integrasi antara seni pertunjukan yang meliputi musik,  tari, teater, seni digital seperti film dan seni kompetisi berbahasa Inggris.

Program ini tidak hanya bertujuan menghasilkan menghasilkan produk digital kreatif namun, media untuk mengkomunikasi nilai-nilai tertentu.

Sedang Yogi Tegar Nugroho MA selaku dosen dari DPA mengungkapkan bahwa bincang-bincnag dengan @unik_oke dimaksudkan untuk memperkenalkan DPA FBS Unika Soegijapranata kepada masyarkat.

Hal ini juga dikemukan oleh Adhyanggono SS MA PhD yang menjelaskan bahwa ada kebutuhan kita untuk mengungkapkan bahwa DPA diperuntukan bukan hanya untuk golongan elit tertentu seperti artis, namun juga untuk masyarakat awam. DPA juga ingin mempertegas bahwa teknologi dan digital adalah dua hal yang sangat berkaitan dan relevan dengan perkembangan jaman.

“Proses pembelajaran di DPA telah terkonsep sangat matang dimulai dari tahap pengenalan, pencarian konsep, pembuatan karya, dan pengenalan karya untuk dinikmati public,” ungkapnya.

Keunikan dari DPA Unika Soegijapranata  adalah bahwa kemampuan berbahasa Inggris  dimasukkan dalam proses penciptaan karya kreatif. Dengan demikian, karya yang dibuat diharapkan lebih komunikatif dan mempunyai cakupan penikmat yang lebih luas, lanjutnya.

Kedua pembicara yaitu Yogi Tegar Nugroho MA dan Adhyanggono SS MA PhD juga sepakat, bahwa proses pembuatan karya oleh mahasiswa DPA  sangat menyenangkan dan menarik. Prosesnya dimulai dari pembuatan seni pertunjukan, story board, penciptaan musik atau instrumen hingga menciptakan seni berbahasa Inggris. Harapan nya sehingga para penonton dapat merasakan pesan dalam setiap proses pembuatanya.

Pada sesi akhir, kedua pembicara tersebut mengajak para pelajar untuk bergabung dengan konsentrasi DPA yang proses belajarnya menyenangkan dan mempersiapkan mahasiswa untuk memiliki karier di bidang budaya kreatif. (Agnes)

Kategori: ,