Unika Lepas Dosen dan Tendik yang Purna Tugas
Selasa, 23 Februari 2021 | 14:45 WIB

Para Purna Tugas saat berfoto bersama usai acara pelepasan

Unika Soegijapranata pada Kamis (18/2) lalu telah melepas satu dosen dan satu tenaga kependidikan (tendik) yaitu Drs George Hardjanta Natawidjaja MSi dari Fakultas Psikologi dan Bapak Yohanes Budiharjo dari Biro Administrasi Umum (BAU) Unika Soegijapranata.

Keduanya telah purna dalam menjalankan tugas di lingkungan kampus Unika Soegijapranata, setelah sekian tahun berkarya di bidang masing-masing.

Acara yang diselenggarakan secara virtual ini, turut pula di hadiri oleh Rektor Unika Soegijapranata, Prof Dr F Ridwan Sanjaya MS IEC, beserta para Wakil Rektor dan Dekan serta para Kepala Biro dan UPT di lingkungan Unika Soegijapranata.

Dalam pesan sambutannya, Prof Ridwan Sanjaya selaku Rektor Unika Soegijapranata selain mengucapkan terima kasih atas loyalitas dan pengabdian selama berkarya di Unika, juga kembali mengingatkan untuk tetap menjalin komunikasi dan tali silaturahmi dengan Unika Soegijapranata.

“Selalu tidak mudah saat melepas purna tugas, terutama melepas mereka yang telah punya legenda di Unika Soegijapranata. Seperti halnya Pak George yang bergabung di Unika semenjak tahun 1986 dan itu berarti empat tahun sesudah Unika berdiri, maka termasuk orang-orang pertama yang berkarya di Unika,” ucap Prof Ridwan.

Pak George yang kalem ini, saat berkegiatan bersama dalam rekoleksi ternyata juga bisa ‘ndagel’. Demikian pula Pak Budiharjo yang telah purna tugas, yang selalu saya ingat adalah sering memberikan masukan atau usulan untuk kemajuan Unika.

Orang-orang yang memiliki legenda ini, pada saat ini saya lepas, terlebih bersamaan dengan masa pandemi yang kita ketahui sangat memberi dampak ke kita yang masih berkarya. Apalagi Pak George meskipun sudah menjelang pensiun, tapi tetap semangat dan tidak pernah berhenti belajar. Terutama saat pandemi dengan pembelajaran cyber learning, Pak George tetap berupaya untuk bisa menjalankan tanggungjawabnya sebagai pendidik dengan baik.

Hal yang sama juga dilakukan oleh Pak Budiharjo yang saat inipun masih menangani penambahan daya karena di masa pandemi ini kita membutuhkan energi yang sangat luar biasa.

Memang akhir dari semua itu harus selesai, dan suka tidak suka saya harus melepas Pak George dan Pak Budiharjo, namun saya bersyukur telah berjumpa dengan orang-orang yang baik dan punya semangat serta bisa memberikan contoh kepada generasi muda.

Kami minta maaf apabila dalam kurun waktu selama Pak George dan Pak Budiharjo berkarya di Unika, ada kesalahan atau sesuatu yang tidak menyenangkan, tutur Prof Ridwan.

Sementara Drs George Hardjanta Natawidjaja MSi yang mewakili sambutan dari yang purna tugas, juga menghaturkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan sehingga bisa membangun kehidupan bersama dengan Unika.

“ Kami haturkan terima kasih kepada pihak Yayasan Sandjojo beserta pimpinan Unika Soegijapranata, karena selama 34 tahun saya sudah diberi kesempatan untuk bergabung dan mengaktualisasikan diri di Unika Soegijapranata. Memang dalam masa waktu tersebut bukan waktu yang singkat atau cukup lama, bahkan bisa dikatakan lebih dari separuh usia saya telah saya baktikan untuk karya di Unika. Jadi memang sudah waktunya Saya dan Pak Yohanes Budiharjo untuk bisa memberi kesempatan kepada yang lebih muda dan mungkin bisa lebih berkarya untuk Unika,” tuturnya.

Tentu saja meskipun kami yang sudah memasuki masa purna tugas, namun apabila pihak universitas masih menghendaki sumbang saran dari kami tentu kami akan dengan senang hati memberikan dukungan agar Unika Soegijapranata menjadi semakin besar dan berkembang, seperti semboyan yang disampaikan oleh Ki Hajar Dewantara yaitu Tut Wuri Handayani, tandasnya. (FAS)

Kategori: ,