Kembangkan Website E-Marketplace Bagi UMKM di Era Pandemi
Kamis, 4 Februari 2021 | 16:19 WIB

Dr Ir Bernardinus Harnadi MT saat mempresentasikan penelitiannya di acara diseminasi penelitian dan pengabdian LPPM Unika

Diseminasi penelitian dan pengabdian tahun anggaran 2020, telah diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unika Soegijapranata yang  pada hari Selasa (2/1) lalu mendiseminasikan beberapa penelitian dan pengabdian yang dilakukan oleh dosen Unika Soegijapranata dan telah selesai pada tahun anggaran 2020 dari pendanaan Ristek-BRIN.

Salah satu penelitian yang didiseminasikan adalah penelitian mengenai “Model dan Implementasi Industri Kreatif Digital Berbasis Adopsi Teknologi Generasi Y dan Z” yang dilakukan oleh tim dosen Fakultas Ilmu Komputer (FIKOM) Unika Soegijapranata yaitu Dr Ir Bernardinus Harnadi MT, Albertus Dwiyoga W  SKom MKom, dan FX Hendra Prasetya ST MT.

Dalam paparan materi yang disampaikan oleh Dr Bernardinus Harnadi, dijelaskan mengenai penelitian yang dikerjakan oleh tim dari FIKOM ini.

“Kami menggunakan dua kata kunci untuk mengerjakan penelitian di tahun kedua ini,yaitu yang pertama sasaran penelitian kami semula adalah industri kreatif digital  sebab industri kreatif digital  telah meningkatkan pendapatan nasional, penyediaan lapangan pekerjaan, dan kenaikan nilai ekspor,” terang  Dr Bernardinus Harnadi.

Selanjutnya seperti tidak bisa diduga sebelumnya, saat penelitian kami berlangsung terjadi pandemi covid-19 yang tidak bisa dihindari. Dan kami mengamati sebagian besar UMKM itu belum memiliki kesiapan sumber daya manusia untuk menghadapi pandemi, kemudian terjadi euforia di peningkatan jumlah konsumen dan transaksi online. Dan tampaknya dengan euforia ini UMKM belum bisa memanfaatkan secara maksimum, sambungnya.

“Oleh sebab itu penelitian tahun kedua ini disinergikan dengan pemberdayaan UMKM yang berdampak pandemi, alasannya bahwa model dan implementasi industri kreatif yang dikembangkan dalam penelitian ini berupa rancang bangun website e-marketplace bagi industri kreatif digital juga dapat dimanfaatkan oleh UMKM (digitalisasi UMKM),” papar Dr Bernardinus.

Selanjutnya, dalam penelitian sebelumnya (tahun pertama) kami sudah membuat model untuk memberdayakan industri kreatif digital, maka di tahun kedua diimplementasikan dalam rancang bangun website e-marketplace  bagi industri kreatif digital dan dapat dimanfaatkan oleh UMKM.

Dalam pelaksanaan penelitiannya, kami menggandeng Center for Student Entrepreneurship (CSE) Unika  Soegijapranata yang memiliki jaringan UMKM untuk dapat menikmati hasil penelitian di tempat kami atau diterapkan di CSE.

Model hasil penelitian kami di tahun pertama, kami mengambil  beberapa variabel yang biasa digunakan dalam penelitian e-commerce kemudian hasilnya kami wujudkan dalam draft hubungan antar variabel tersebut. Variabel yang kami tambahkan adalah variabel individu dan demografi seperti gender, pendidikan dan pengalaman.

Kemudian hasil dari model tersebut kami diskusikan dalam FGD ( Forum Group Discussion), dan ada empat poin besar yang kami hasilkan. Yang pertama, pengamalan dalam penggunaan platform e-commerce, baik dari perwakilan generasi Z maupun Y, itu menggunakan statement bahwa pengalaman merupakan faktor yang penting dalam mempengaruhi persepsi-persepsi yang mempengaruhi mereka. Yang kedua, dalam hal perbedaan gender, ternyata dari perwakilan perempuan lebih banyak menggunakan platform e-commerce dibandingkan dengan yang perwakilan laki-laki.

Yang Ketiga, dalam perbedaan generasi terungkap bahwa generasi Y merasa lebih fun dalam menggunakan platform e-commerce daripada generasi Z. Yang Keempat, kedua generasi sepakat bahwa faktor kebiasaan dalam menggunakan mempengaruhi keinginan mereka untuk terus menggunakan platform e-commerce, tandasnya.

Kemudian modelnya kami wujudkan pengembangan e-commerce UMKM dalam bentuk website  dcreatifunika.id. Kami juga mengembangkan versi androidnya, sehingga kami buat APK-nya oleh karena itu bisa diinstall di handphone atau smartphone, tutupnya. (FAS)

Kategori: ,