Unika Lakukan Test Rapid 3 Hari, Ini Maksudnya
Senin, 11 Januari 2021 | 9:28 WIB

image

Usai libur Natal dan Tahun Baru selama kurang lebih 2 minggu, seluruh dosen dan tenaga kependidikan (Tendik) Unika Soegijapranata Semarang selama 3 hari dilakukan screening awal covid-19 dalam bentuk test rapid antigen.

Wakil Rektor II Bidang Administrasi dan Keuangan Unika Soegijapranata, Dr Theresia Dwi Hastuti SE MSi Akt CPA kepada pers Jumat (8/1) menyatakan kebiijakan tersebut ditempuh setelah sebelumnya pihak universitas bersama tim satgas tanggap covid-19 berkoordinasi untuk mengantisipasi dan memberikan keamanan kesehatan serta kenyamanan kerja di lingkungan kampus Unika Soegijapranata.

“Selama kita liburan, kita juga tidak tahu para dosen dan tendik ini perginya kemana saja dan interaksinya dengan siapa saja, maka kita ingin menjamin bahwa setiap orang yang masuk ke kampus ini merasa nyaman dan aman, serta kampus tidak menjadi tempat penyebaran covid, sehingga antisipasinya ketika kita masuk pertama kali, kita melakukan test rapid antigen,” jelas Dr Theresia.

Jumlah dosen dan tendik yang mengikuti test rapid antigen ini 412 orang. Harapannya, setelah 3 hari pelaksanaan test screening Covid-19 ini, hasilnya akan dilaporkan, dan ditindak lanjuti sesuai SOP protokol kesehatan yang dijalankan, dengan berkoordinasi dengan Klinik Pratama BPJS Ibu Teresa Unika Soegijapranata, Klinik Sandjaja, Fakultas Kedokteran dan pihak Puskemas setempat.

Sementara itu dr Gregorius Yoga Panji Asmara SH MH CLA dan dr Fransisca Melianie Suhendro selaku anggota tim Satgas Tanggap Covid-19 Unika Soegijapranata menyatakan perlunya test screening covid-19 sebagai respon universitas terhadap pencegahan dan pengendalian covid di lingkungan kerja.

“Kegiatan test screening covid-19 ini dilakukan, karena kepedulian universitas dan bagaimana universitas benar-benar hadir untuk menjaga keselamatan para dosen dan tendik. Artinya untuk nanti para dosen dan tendik bisa bekerja dengan aman dan merasa nyaman, ” jelas dr Gregorius.

Sementara dr Fransisca Melianie menambahkan bahwa Unika Soegijapranata adalah kampus yang pertama menerapkan sistem check in self assessment dan check out self assessment.

“Setiap hari para dosen dan tendik serta setiap orang yang masuk dan keluar lingkungan kampus Unika, harus mengisi check list dan menjalani pengecekan suhu tubuh, detak jantung dan saturasi oksigen. Disamping itu Unika Soegijapranata juga memberikan suplemen multi vitamin kepada para dosen dan tendik yang melakukan aktifitas luar demi menjaga vitalitas kesehatannya di tengah pandemi covid-19” pungkasnya.

sumber: https://www.krjogja.com/berita-lokal/jateng/semarang/unika-lakukan-test-rapid-3-hari-ini-maksudnya/

Kategori: