Webinar CSE Solution Unika Hadirkan Para Pelaku Usaha dan Bahas Solusi Usaha UMKM
Senin, 9 November 2020 | 16:09 WIB

Ir Hj Hevearita Gunaryanti Rahayu saat memaparkan materinya

Center for Student Entrepreneurship (CSE) Unika Soegijapranata bekerja sama dengan IKA Soepra,  QOPNET dan Youtap Indonesia pada Sabtu (7/11) telah menyelenggarakan webinar CSE Solution melalui ruang virtual zoom dan dishare ke you tube.

Dalam acara tersebut hadir menyampaikan materinya adalah Ir Hj Hevearita Gunaryanti Rahayu dari Semarang, Dosen Entrepreneurship Unika Soegijapranata Yimmy Iskandar ST MBA MTh, kemudian Founder QOPNET Arya Aditiara, serta Donny Bayu Sanjoyo SE dari Youtap Indonesia.

Ketua CSE Unika Soegijapranata Dr CH Yekti Prawihatmi MSi secara sekilas tampak menyampaikan pesannya terkait penyelenggaraan acara webinar secara online ini. “ Acara webinar ini diselenggarakan untuk para wirausahawan hebat dan UMKM pada umumnya. Dan sesuai dengan visi CSE yang ingin melahirkan para wirausahawan dari mahasiswa Unika Soegijapranata yang mandiri dan memiliki kontribusi untuk masyarakat. Maka diharapkan  para wirausahawan ini nantinya bisa selalu adaptif dan peduli pada persoalan-persoalan yang terjadi di masyarakat terutama di masa pandemi covid-19,” urai Dr Yekti.

Untuk mewujudkannya, kami dari CSE mempunyai tagline yaitu ‘Teman Seperjalanan Wirausahawan Unika’. Jadi kami terbuka bagi siapa pun yang mau merintis usaha atau baru tahap belajar dan ingin mengetahui lebih jauh tentang wirausahawan itu seperti apa, langkah-langkah yang harus dilalui seperti apa, pengetahuan yang harus diperoleh sebelum memulai usaha seperti apa, dan semua hal tersebut diwadahi di CSE Unika, lanjutnya.

Selain itu untuk merealisasikan visi tersebut, maka CSE Unika juga menjalin jaringan dengan para pelaku UMKM  sehingga apabila ada kegiatan bazar atau pameran produk serta acara pelatihan dan webinar seperti saat ini, kita bisa saling melengkapi.

Seperti yang dihadirkan sebagai pembicara dalam webinar ini,  Donny Bayu Sanjoyo SE dari Youtap Indonesia memaparkan tentang solusi bisnis yang harus diketahui dan dimiliki oleh para pelaku usaha UMKM.

“Dalam menghadapi tantangan dalam dunia usaha terutama di tengah masa pandemi covid-19 ini, maka kami dari Youtap Indonesia mengajak para pelaku usaha untuk melek teknologi terutama harus bisa berinovasi dan menguasai keterampilan bisnis di dunia digital,” jelas Donny.

Youtap merupakan yang pertama menyediakan layanan untuk para pelaku usaha mulai dari PKL, UMKM maupun wirausahawan agar dapat bertumbuh dan berakselerasi melalui penggunaan digital.

Melalui program bersih-sehat-aman, Youtap mendampingi para merchandiser kami dalam beroperasi yang hingga saat ini sudah berjumlah sekitar 80.000 merchandiser.

Berbagai fitur yang bisa digunakan dalam Youtap adalah fitur pengelolaan barang dagangan atau stok barang jualan, kemudian dengan skim barcode untuk memasukkan barang dengan cepat seperti mesin kasir mini di minimarket, selanjutnya ada rekapan hasil penjualan setiap hari, setiap minggu dan setiap bulan, serta hasil analisa pintarnya untuk melihat tren grafik barang dagangan.

Ada juga kalkulator digital yang bisa sekaligus mencatat transaksi yang menggantikan buku catatan manual dan kalkulator pasar. Kemudian opsi pembayaran tunai ataupun non tunai, sehingga para pelaku usaha bisa menerima pembayaran melalui e-wallet atau bank, serta fitur promo dan discount.

Jadi penggunaan youtap akan lebih memudahkan para pelaku usaha untuk go digital. Apalagi di masa pandemi ini digitalisasi merupakan suatu hal yang krusial yang harus dimiliki untuk melewati masa-masa pemulihan saat ini, pungkas Donny.

Sedangkan QOPNET yang dipaparkan oleh foundernya Arya Aditiara, menjelaskan awal munculnya QOPNET hingga perkembangannya sampai berhasil memiliki banyak partner usaha mulai dari koperasi, UMKM, para produsen kebutuhan pokok, katering, beberapa lembaga pembiayaan, perusahaan logistik, dan masih banyak lagi mitra lainnya.

QOPNET juga berharap bisa menggerakkan ekonomi rakyat, dan saat ini juga memiliki dua produk digital yang penggunaannya mirip dengan youtap.

Selanjutnya, Ir Hj Hevearita Gunaryanti Rahayu kembali memaparkan materinya dengan topik ‘Solusi Pemasaran di Masa Pandemi’.

“Kita hampir sembilan bulan mengalami masa pandemi covid-19. Dan di awal pandemi covid kita masih belum tahu jika pandemi akan berdampak pada industri dan UMKM. Oleh karena itu perlu solusi untuk mengantisipasi UMKM terutama UMKM skala kecil,” jelas Ir Hj Hevearita.

Hampir 55 persen permasalahan yang dihadapi oleh UMKM dalam masa pandemi covid-19 adalah pemasaran, terutama UMKM kuliner basah. Dari sisi pembiayaan pemerintah sudah cukup membantu.

Strategi yang sudah dan akan dilakukan oleh pemerintah, antara lain yaitu pemanfaatan secara maksimal Gerai Usaha Mikro Lokal Online Asli Semarang atau GULO ASEM, kerjasama pemasaran UMKM dengan marketplace, belanja online di pasar tradisional, jaringan pemasaran UMKM, Kampung Tematik sesuai dengan potensi UMKM, dan Pendampingan Pelaku Usaha.

Sedangkan yang akan diwujudkan adalah UMKM 4.0, artinya UMKM yang sudah terpapar dengan dunia digital dan teknologi sehingga para pelaku UMKM akan mendapatkan Market Access dan Micro Fintech sehingga produk yang dihasilkan dapat berkualitas dan kekinian, tutupnya.

Adapun narasumber dari dosen entreprenuer Unika yaitu Yimmy Iskandar ST MBA MTh dalam acaea webinar CSE solution tersebut menyampaikan materi tentang ‘Wirausaha di Era Marketing 5.0’. (FAS)

Kategori: ,