NUNI Berkolaborasi dengan FIKOM Unika Tutup Rangkaian Seminar 2020
Senin, 23 November 2020 | 17:31 WIB

Vice President PT Bank Central Asia Tbk, Ferdinan Wirawan BSc saat memaparkan materinya di acara webinar

Menutup rangkaian seminar NUNI (Nationwide University Network in Indonesia) atau yang  sering disebut “IT Online Seminar”, pada Jumat lalu (20/11) telah diselenggarakan webinar dengan menggandeng PT Bank Central Asia Tbk di ruang virtual Unika yang dibagikan pula melalui laman youtube.

Rangkaian seminar NUNI yang telah dimulai sejak bulan Juni 2020, telah beberapa kali terselenggara dengan berkolaborasi bersama Fakultas Ilmu Komputer (FIKOM) Unika Soegijapranata, dan kali ini membahas tema pokok yaitu “IT SPOTLIGHT : BANKING,” dengan menghadirkan sebagai pembicara adalah Dekan FIKOM Unika Soegijapranata Robertus Setiawan Aji Nugroho ST M Comm IT PhD. Kemudian Vice President PT Bank Central Asia Tbk,  Ferdinan Wirawan BSc, serta IT Specialist pada PT Bank Central Asia Tbk, Vito Vicendo SKom MT, yang dimoderatori oleh Marlon Leong SKom MKom.

Pada acara webinar tersebut Robertus Setiawan Aji PhD selaku Dekan FIKOM sekaligus sebagai pembicara, tampak menegaskan kembali perlunya mempelajari data science di era teknologi digital yang semakin berkembang pada masa pandemi covid-19.

“ Banyak perusahaan saat ini mengaku sudah banyak menggunakan data science, tetapi sebenarnya dalam sisi praktiknya perusahaan tersebut belum sampai ke sana,” ungkap  Setiawan Aji PhD.

Maka ini menjadi peluang bagi para mahasiswa untuk bisa lebih mendalami data science. Sedangkan data science sendiri sebenarnya adalah kombinasi dari berbagai disiplin ilmu, yaitu di dalamnya ada statistik, IT programming, analisis, algoritma dan seterusnya.

Namun yang menguntungkan di sini bahwa dari kalangan IT memahami programming, dan bidang kompetensi ini yang tidak dimiliki oleh mereka yang tidak mendalami programming.

Hal lain, apa yang dilakukan oleh perusahaan masih seperti gimmick saja, artinya data science belum sepenuhnya diimplementasikan dalam berbagai hal. Dan yang terjadi ini karena data itu menjadi besar dan kompleks serta variannya menjadi banyak itu baru sekarang di masa pandemi covid-19. Itupun masih dalam tahap riset serta belum pada tahap akurasi yang tinggi, jelasnya.

Saat ini data science menjadi sangat penting bagi perusahaan, karena di dalamnya terdapat big data yang bukan hanya database yang ukurannya sangat besar, akan tetapi banyak hal unstructure didalamnya sehingga jauh lebih kompleks, misalnya yang terjadi di twitter.

Maka melalui data science dapat digunakan untuk pembuatan Machine Learning dan Artificial Intelligence. Sehingga data science bersifat melengkapi bukan menggantikan, sebab dengan data science akan lebih analitik, terangnya.

Sedang pembicara lainnya, dari Vice President PT Bank Central Asia Tbk,  Ferdinan Wirawan BSc, sempat mengemukakan adanya perubahan besar selama enam bulan masa pandemi covid-19. “ Kami beruntung, pada awal Janruari 2020  sempat melakukan riset tentang penggunaan laptop dalam menunjang pekerjaan kita di bidang IT pada PT Bank Central Asia Tbk. Artinya dengan riset tersebut kami bisa cepat beradaptasi dengan situasi pekerjaan selama masa pandemi covid-19,” tuturnya.

Yang mengherankan, produktivitas karyawan terutama di bidang IT pada saat pandemi covid-19 jadi meningkat tajam. Disamping itu kita dengan tool zoom, bisa melakukan rapat kerja setiap waktu bahkan lintas kota.

Dalam paparannya, Ferdinan juga berharap bahwa bagi fresh graduate jangan hanya mencari pekerjaan saja tetapi carilah juga feel expertise yang disukai dan jangan mudah menyerah.  Paling tidak bisa bertahan lima tahun untuk bisa mengenal lebih baik suatu pekerjaan, kecuali budaya perusahaan tersebut memang tidak menunjang karir, lanjutnya.

Adapun pembicara IT Specialist pada PT Bank Central Asia Tbk, Vito Vicendo lebih banyak berbagi pengalamannya saat pertama kali internship di PT Bank Central Asia Tbk.

“ Saya dulu jadi anak magang di BCA kurang lebih akhir dua tahun lalu dan selesai tahun lalu. Selama magang saya ditugasi membangun kembali website-website karir.bca.co.id/it,” terang Vito.

Website ini dipisah dari website karir BCA lainnya karena di BCA sudah banyak karyawan IT, dan diharapkan dengan rebuild website karir bca ini dapat menarik para milenial yang fresh graduate untuk gabung dengan BCA untuk mengeksplore lewat website ini, sambungnya.

Dari apa yang jalani selama magang dan tawaran yang saya dapat, memang saya suka dengan hal-hal yang bersifat riset, jadi seperti yang disampaikan oleh Ferdinan, itulah feel expertise saya hingga bisa bertahan sampai sekarang di  PT Bank Central Asia Tbk, tutupnya (FAS)

Kategori: ,