Pelatihan Membuat Curriculum Vitae seri 1 dan 2: Kerjasama Prodi Ilmu Komunikasi – SSCC
Kamis, 1 Oktober 2020 | 10:16 WIB

Selama 2 kali pertemuan dalam kurang lebih 2 jam masing-masing pertemuannya, mahasiswa Ilmu Komunikasi – Fakultas Hukum dan Komunikasi mengikuti pelatihan Pembuatan Curriculum Vitae seri 1 dan seri 2.

Kegiatan ini diadakan atas Kerjasama Prodi Komunikasi dengan Pusat Karir – Soegijapranata Student Career Center. Kegiatan pelatihan serupa sebenarnya merupakan kegiatan pokok dari SSCC yang pernah menyelenggarakan Pelatihan Siap Kerja tahun 2019. Pada waktu itu, kegiatan dilaksanakan selama beberapa tahap dalam beberapa kelas, lebih tepatnya dilaksanakan selama 2 (dua) hari full dengan salah satu materinya adalah pembuatan Curriculum Vitae.

Atas dasar keinginan untuk memberikan panduan yang baik bagi mahasiswa semester 5 dan 7, mas Bram, begitu panggilan akrab pak Abraham Wahyu Nugroho,MA sebagai Kaprodi Ilmu Komunikasi ini, menggandeng tim SSCC dalam pembelajaran ini. Gayung bersambut, tawaran diterima dan pelatihan ini dimasukkan ke dalam mata kuliah pilihan, sehingga materi dieksekusi dalam beberapa tahap atau berseri.

“Harapannya melalui pelatihan ini, mahasiswa bisa mempersiapkan diri dalam menghadapi dunia kerja. Melalui penyusunan cover letter dan curriculum vitae, mahasiswa bisa tahu apa yang harus dipersiapkan dan bagaimana mendokumentasikannya agar nanti berguna ketika mencari pekerjaan.”

Curriculum Vitae merupakan hal utama pula bagi fresh graduate untuk dapat dilirik para HR saat mereka melamar kerja. Pada dasarnya, ada satu tahap yang harus dilakukan oleh mahasiswa dalam membuat CV ini. Ada 2 pilihan yang harus mereka pilih yaitu, apakah mereka akan melakukan promosi diri melalui CV itu sebagaimana diri mereka sendiri atau mereka harus membuatnya sebagai sesuatu yang dekat (make it personal) dengan perusahaan yang akan di-apply. Saat mereka sudah memilih, maka langkah selanjutnya adalah membuat disain sesuai pilihan itu dengan mengikuti standar konten.

Curriculum Vitae seri 1 dan 2 telah terlaksana dengan baik pada tanggal 23 dan 30 September. Antusiasme sekitar lebih dari 40 orang mahasiswa Ilmu Komunikasi terlihat dari pertanyaan-pertanyaan yang mereka lontarkan, untuk memperoleh sebuah gambaran yang jelas akan konten maupun tampilan CV.

Kondisi pandemic yang mengharuskan mahasiswa diberikan Pembelajaran Jarak Jauh, ternyata tidak mengurangi keseriusan dan kepeminatan mereka untuk terus maju. Fasilitatorpun menjadi tidak kurang semangatnya dalam memberikan hal yang terbaik bagi mahasiswa.

Hasil pertugasan fasilitator yang dikumpulkan via cyber unika, menggambarkan kemampuan mahasiswa untuk menyerap materi dengan baik. Pada awalnya mahasiswa belum diberikan teori, namun sudah distimulan untuk membuat membuat CV yang dibahas pada pertemuan pertama. “Belum diberikan pembelajaran saja mahasiswa sudah dapat membuat CV yang keren, tinggal memperbaiki hal-hal yang kadang terlewatkan,” begitu tutur bu Yoel dari SSCC, sebagai fasilitator materi ini. “Namun demikian, kami tetap memberikan point-point yang harus diketahui oleh fresh graduate dalam membuat CV ataupun CL, baik dari konten maupun tampilan agar mahasiswa lebih paham bagaimana harus membuat untuk segala kondisi dan yang pasti CV-CL mereka dilirik oleh HR.”

Pada seri 1, fasilitator memberikan paparan tentang konten, atau point-point utama yang harus dipenuhi dalam CV. Sebelumnya, bu Yoel manyampaikan bahwa Cover Letter (Surat Lamaran) itu perlu. Hal-hal utama yang DO and DON’T dipaparkan dengan jelas. Dengan demikian, mahasiswa dapat memahami konten CV dengan membandingkan CV yang telah mereka buat sebelumnya.

Seri 2 CV dilanjutkan pada hari Rabo tanggal 30 September dengan membahas CL dan CV yang dibuat per kelompok. Sebelum membahas pertugasan per kelompok, fasilitator memberikan point-point utama tentang tampilan CV diantaranya tentang WFH atau Warna – Foto – Huruf. “WFH yang dipilih jangan sampai membuat HR tersiksa dan akhirnya langsung masuk kotak, tidak masuk ke tahap berikutnya,” begitu ulas bu Yoel.

Pembahasan per kelompok dilakukan setelah paparan teori diberikan, dengan presentasi tiap kelompok yang dicermati oleh kelompok lain. Kelompok lain ini seolah-olah adalah HR yang sedang menyeleksi CV+CL yang sudah dibuat. Cara ini untuk menumbuhkan kemampuan daya berpikir mahasiswa, kritis, berkreasi dan mampu berargument dengan tepat. Diberikan pula pembelajaran bagaimana mereka mencari info lowongan kerja yang bukan abal-abal, namun benar-benar resmi oleh perusahaan terkait.

Menurut Vivin, salah seorang mahasiswa di kelas Personalitas ini memberikan pendapat, bahwa pembelajaran dengan tema CV 1+2 sudah sangat baik, bisa diterima dan tangkap dengan baik. “Bu Yoel dan Pak Ponco menyampaikan dan menjelaskan materi secara runtut, menggunakan bahasa yang mudah saya pahami dan ada praktek serta evaluasinya yang membuat Vivin berfikir kritis dan semakin paham.  Pelatihan ini sangat sangat berguna, apalagi semisal tahun depan angkatan kami bisa merasakan kesempatan magang, maka pastinya ilmu CV 1+2 ini akan sangat berarti buat Vivin. Kami pasti akan menerapkannya.”

Untuk Seri berikutnya pelatihan dalam kelas ini akan diberikan pembekalan tentang Teknik Wawancara seri 1 “Bagaimana harus menjawab” dan seri 2 dengan topik “Gesture dan Penampilan”. Kedua tema ini akan diberikan setelah mereka memahami CV seri 1 dan 2. Harapannya, pelatihan seperti ini dapat diberikan secara utuh kepada seluruh prodi di Unika sehingga mahasiswa mempunyai kesempatan yang sama dalam pembekalan menuju kerja. (sscc-yl)

Kategori: ,