LPPM Unika Sosialisasikan Buku Pedoman PPM Edisi XIII
Selasa, 20 Oktober 2020 | 15:51 WIB

image

Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) Dikti melalui surat nomor B/972/E3/RA.00/2020 tanggal 5 Oktober 2020 menginformasikan tentang peluncuran buku Panduan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Edisi XIII Tahun 2020.

Penyempurnaan Panduan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) sebagai pedoman tata laksana penelitian dan pengabdian di lingkungan DRPM tahun 2021. Dalam rangka hal tersebut, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unika Soegijapranata menyelenggarakan webinar dengan tema acara “Sosialisasi Buku pedoman PPM Edisi XIII dan Kiat Proposal Lolos DRPM”, pada Rabu (14/10) di ruang virtual Unika.

Ada dua skema yang ditawarkan dalam penerimaan proposal untuk pembiayaan tahun 2021, yaitu skema penelitian dan skema pengabidan. Skema penelitian terdiri dari penelitian dosen pemula, penelitian disertasi doktor, penelitian dasar, penelitian terapan, penelitian dasar unggulan perguruan tinggi, dan  penelitian terapan unggulan perguruan tinggi. Sementara skema pengabdian yang meliputi program kemitraan masyarakat dan program kemitraan masyarakat stimulus.

Reviewer kompetitif nasional dari UGM; Prof Agustinus Supriyanto dalam penjelasannya , memberikan arahan tentang tema dan substansi penelitian yang bisa dipilih sesuai dengan minat para peneliti saat mengajukan proposal penelitian kompetitif nasional.

“Ada suatu prespektif yang bisa digunakan untuk menggali potensi masing-masing peneliti yaitu menggunakan isu GESI (Gender Equality and Social Inclusion),” kata Prof Agustinus.

Agustinus mengatakan, dengan isu GESI, peneliti bisa menelaah dampak relasi laki-laki dan perempuan serta relasi antar entitas di dalam masyarakat pada capaian pembangunan. Secara kritis penggunaan konsep GESI memposisikan relasi kuasa gender sebagai alat teropong atas hasil penelitian di perguruan tinggi yang menerima hibah riset dari Kemenristekdikti.

Reviewer bersertifikasi dari Unika; Dr Trihoni dalam paparannya menyampaikan bahwa seiring dengan kondisi pandemi corona yang belum berakhir maka kemungkinan dalam pengajuan proposal penelitian akan lebih kompetitif.

“Kita sedang mempersiapkan proposal penelitian yang ditawarkan oleh Kemenristek Dikti. Dan untuk itu kita sedang mempersiapkan para dosen, khususnya para dosen Unika  supaya bisa menyusun proposalnya agar lolos. Jadi  ada kisi-kisi dan trik yang harus dipahami oleh para peneliti supaya kita bisa lolos seleksi penelitian dari Dikti tersebut,” jelas Trihoni.

Trihoni memaparkan bila berbicara mengenai peluang, maka para dosen di Unika ini memiliki peluang yang sangat besar dan berkualified untuk bisa menembus hibah yang ditawarkan oleh Dikti ini, hanya saja beberapa kisi-kisinya yang perlu dipertajam terkait dengan bagaimana mencermati pedoman-pedoman baru yang diberikan oleh Dikti, antara lain State Of The Art-nya, bagaimana menyusun kebaharuan atau novelty-nya, lalu bagaimana menyelaraskan antara metode dan anggaran.

Sementara itu, narasumber lain dari Unika yang Reviewer bersertifikasi; Dr FL Budi Setiawan, lebih banyak memaparkan tentang program pengabdian kepada masyarakat yang juga merupakan salah satu skema yang ditawarkan dalam hibah Dikti.

“Para dosen selain melakukan penelitian, saya berharap dan mendorong para dosen juga tertarik untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat. Hal ini sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” imbuh Budi.

Menurutnya peluang yang ditawarkan melalui skema pengabdian oleh Dikti ini hendaknya bisa dimanfaatkan dengan baik oleh para dosen untuk mengimplementasikan penelitiannya supaya tidak hanya di laporan saja tetapi juga bisa direalisasikan pada masyarakat

Dengan demikian, harapannya di pengajuan proposal skema pengabdian masyarakat, Unika akan dapat cukup banyak yang masuk, sebab sebelumnya untuk skema pengabdian masyarakat, jumlahnya masih perlu ditambah.

Budi menuturkan, Unika jika dilihat dari sisi sumber daya manusianya sudah sangat cukup, bahkan lebih. Namun untuk mengurangi batasan antara peneliti dengan kondisi masyarakat yang cukup jauh, maka sangat diharapkan para peneliti ini juga bersedia membagikan keahliannya sebagian untuk masyarakat melalui pengabdian.

https://kuasakata.com/read/berita/20908-lppm-unika-sosialisasikan-buku-pedoman-ppm-edisi-xiii

Kategori: