Unika Wisuda Ratusan Mahasiswa dengan Gunakan Tambahan Teknologi Augmented Reality
Senin, 21 September 2020 | 9:09 WIB

image

Unika Soegijapranata Semarang hari ini (19/9/2020) mewisuda ratusan mahasiswanya secara virtual atau yang dinamai dengan Virtual Celebration for Graduation III. Wisuda kali ini Unika menggunakan Face Track Animation Technology dan ada ada tambahan teknologi Augmented Reality. Pada wisuda periode sebelumnya, Unika hanya menggunakan Face Track Animation Technology.

Rektor Unika Soegijapranata Prof Dr F Ridwan Sanjaya MS IEC mengatakan, pihaknya menghadirkan teknologi Augmented Reality untuk memberi kesempatan kepada para wisudawan untuk terlibat langsung dalam penyempurnaan proses persiapan dan pelaksanaan virtual celebration. Sehingga diharapkan antara universitas dengan para wisudawan seakan tidak ada jarak atau mendekati kenyataan atau reality dan para wisudawan seakan-akan dipindahkan secara langsung kucirnya.

“Apa yang kami lakukan ini adalah cerminan dari generasi Z, dimana generasi Z melihat bahwa saat ini adalah masa Figital (Fisik dan Digital) yaitu masa antara fisik dan digital yang menurut mereka bisa saling menggantikan maupun saling melengkapi atau dengan kata lain selalu ada ekuivalennya antara dunia fisik dengan dunia digital,” kata Prof Ridwan, Jumat (18/9/2020).

Menurutnya, dari pengalaman dunia figital yang dialami oleh generasi Z ini, akan menjadi bekal bagi generasi ini untuk menempuh dunia baru di masa depan.

Prof Ridwan menambahkan, teknologi itu meuncul lantaran dewasa ini sering muncul kebiasaan baru di berbagai bidang kehidupan termasuk di dunia pendidikan.

“Dalam masa pandemi corona ini, kita seperti di-restart dari awal, karena segala sesuatu yang dulu tidak boleh sekarang diperbolehkan, dulu karena berbagai alasan tidak boleh dilakukan sekarang justru disarankan untuk dilakukan, seperti menutup muka, berjabatan tangan, berkumpul, dan sebagainya,” sambung dia, yang juga Guru Besar Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Unika.

Ia menegaskan, kebiasaan baru itu tidak boleh dilakukan dengan keterpaksaan, melainkan dengan kesadaran dan kesungguhan supaya bisa memberikan manfaat yang positif bagi masa depan dan terhindar dari pandemi corona. Hal itulah yang selanjutnya mendorong Unika melaksanakan wisuda periode III yang juga sudah beradaptasi dengan teknologi digital

Kepala Biro Administrasi Akademik yang juga Ketua Panitia Virtual Celebration for Graduation III Unika; B Lenny Setyowati SS MIKom, menambahkan bahwa pengalaman teknologi digital dalam dunia pendidikan tinggi memang tidak terelakkan, karena masa pandemi corona telah mendorong perubahan dalam tatanan proses pembelajaran yang semula offline kini menjadi online, termasuk dalam event kegiatan yang menjadi puncak celebration dalam wisuda periode III Unika Soegijapranata.

“Unika Soegijapranata dalam pelaksanaan wisuda periode III tahun ini, menghadirkan teknologi baru yang akan digunakan untuk mendekatkan para wisudwan utnuk terlibat dalam pelaksanaan wisuda kali ini,” ujar Lenny.

Lenny menjelaskan, dalam prosesnya, melalui penggunaan teknologi augmented technology para wisudawan/wati beberapa hari sebelumnya akan mengirimkan video kepada Unika dan Unika pun sudah membuatkan suatu aplikasi kepada mereka. Nantinya mereka akan merekam pemindahan kucir dari rumah masing-masing.

“Sehingga dengan demikian para wisudawan akan merasa seperti melakukan wisuda secara fisik,” pungkasnya.

Sementara itu, Humas Unika Soegijapranata; F Yuwono Agus mengatakan, lulusan yang diwisuda pada hari ini ada sebanyak 340 wisudawan/wati. Mereka berasal dari berbagai program studi.

https://kuasakata.com/read/berita/19390-hari-ini-unika-wisuda-ratusan-mahasiswa-dengan-gunakan-tambahan-teknologi-augmented-reality

Kategori: