Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua BEM FAD Unika Dilakukan Secara Daring
Jumat, 25 September 2020 | 14:41 WIB

Fakultas Arsitektur dan Desain (FAD) Unika Soegijapranata kembali memasuki masa pemilihan Ketua lembaga kemahasiswaan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) periode tahun 2020-2021. Dan selama dua hari mulai hari Rabu dan Kamis (9/9 – 10/9) ajang demokrasi di kemahasiswaaan FAD telah diselenggarakan secara daring.

Jika biasanya dalam pemilihan umum Ketua BEM FAD menggunakan sistem konvensional  yaitu menggunakan sistem pencoblosan pada kertas yang bergambar kandidat ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Arsitektur dan Desain, kali ini pemilu ketua BEM FAD akan dilakukan dengan cara yang sedikit berbeda namun tetap menjunjung asas “LUBER” (Langsung, Umum, Bebas dan Rahasia) dan asas “JURDIL” (Jujur dan Adil), yaitu dengan sistem e-voting melalui Google Meet dan pemungutan suara melalui sintak Unika. Sistem ini diterapkan sebagai bentuk respon dari kejadian luar biasa pandemi covid-19 yang sedang terjadi.

Didasari keinginan bersama agar pemilihan ini tetap berjalan di tengah pandemi covid-19 namun tetap mematuhi protokol kesehatan yang ada. Maka dipilihlah e-voting ini sebagai sarana demokrasi dalam pemilihan ketua BEM FAD. Sehingga dapat terpilih Ketua dan Wakil Ketua BEM FAD 2020-2021 secara demokrasi dan dapat membawa BEM FAD ke arah yang lebih baik, yaitu sebagai Ketua BEM FAD adalah Dinonisius Arthadea Adipratama, dan Wakil Ketua BEM FAD Marie Ann Christisia Ivonne.

Dalam keterangannya, Ketua BEM FAD terpilih  Dinonisius Arthadea Adipratama atau sering dipanggil Dio mengisahkan proses pemilihan BEM FAD yang berlangsung dua hari di masa pandemi covid-19.

“Menurut saya, pemilihan BEM FAD kemarin cukup menarik dan penuh cerita. Adaptasi yang cukup baik dari kami terhadap kondisi yang sedang terjadi sekarang ini. Walaupun saling berjauhan tapi pesta demokrasi tetap bisa berlangsung,”ungkap Dio.

Sebuah perjuangan, ketika ingin orasi saja, saya dan rekan saya Ivonne harus keluar mencari tempat yang lancar internetnya, dan kondusif lingkungannya. Untuk keseluruhan ini merupakan hal baru dan cukup besar juga di hidup saya, dan menjadi media pembelajaran bagi saya untuk semakin baik dalam beradaptasi menghadapi pandemi sekarang ini, imbuhnya.

Kemudian Dio juga menjelaskan apa yang menjadi program unggulannya selama memimpin BEM FAD mendatang. “Program unggulan kami lebih ke arah FAD sih, bukan hanya BEM saja. Karena di dalam lembaga kemahasiswaan kami ada Himpunan, Senat, BEM serta mahasiswanya. Kami ingin menciptakan kenyamanan dari internal FAD sendiri. Memulai dari hal yang kecil. Ketika internal FAD sendiri sudah terbentuk, program apapun yang kami kerjakan niscaya juga akan terunggulkan,” tandasnya. (FAS)

Kategori: ,