Gabungan Fisik dan Digital Sentuh Kehidupan Kampus
Rabu, 16 September 2020 | 12:20 WIB

image

Pandemi Covid-19 di Indonesia, masih belum ada tanda-tanda kapan akan usai. Peningkatan kasus baru masih terus terjadi, sedangkan vaksin belum juga tuntas untuk diproduksi. Namun kegiatan belajar mengajar dan kegiatan berkaitan dengan perkuliahan tetap harus dilakukan. Rektor Unika Soegijapranata Prof Dr Ridwan Sanjaya menyatakan, universitas yang dipimpinnya berusaha agar civitas akademika terjaga kesehatannya dengan mematuhi protokol.

"Dengan teknologi yang ada, kami menciptakan berbagai terobosan. Satu di antaranya menyematkan augmented reality dalam virtual celebration wisuda periode mendatang," kata Prof Ridwan saat melakukan webinar dengan wartawan di Semarang, Selasa (15/9).

Dengan tambahan teknologi tersebut, selain Face Tracking yang sudah terlebih dahulu diterapkan dalam perayaan wisuda daring, maka wisudawan diharapkan semakin merasa terlibat langsung dalam kegiatan itu. "Kami menyebutnya sebagai figital, atau gabungan fisik dan digital," tambahnya.

Dunia figital atau gabungan antara fisik dan digital merupakan istilah baru yang muncul di dalam dunia bisnis sejak 2013. Namun mulai sering disebut dalam beberapa bulan terakhir ini karena masyarakat mulai melihat contoh-contoh nyata ketika merasakan kehidupan baru di masa pandemi Covid-19.

Dalam buku yang berjudul Generasi Z karya David dan Jonah Stillman, Gen-Z disebut-sebut sebagai penduduk asli dunia figital karena sejak lahir telah dilengkapi dengan berbagai teknologi yang memungkinkan mereka untuk menemukan kesamaan berbagai aspek fisik dalam dunia digital.

Bagi Gen-Z, dunia nyata dan dunia virtual dapat saling melengkapi dan saling menggantikan. Dengan kata lain, virtual menjadi bagian dari realitas generasi ini.
Pengalaman figital dapat dirasakan juga selama studi di kampus ini sejak sebelum masa pandemi.

Ketika perpustakaan Unika Soegijapranata, mahasiswa dapat menyimak resensi buku melalui tokoh virtual (augmented reality) yang muncul pada saat ponsel diarahkan ke sampul buku yang disediakan. Mahasiswa juga dimungkinkan untuk mengakses koleksi pustaka yang ada di dunia virtual melalui kacamata virtual reality (VR). Selain itu, tokoh hologram akan muncul menyapa para pengunjung dan menjawab berbagai informasi yang dibutuhkan.

https://www.suaramerdeka.com/regional/semarang/240672-gabungan-fisik-dan-digital-sentuh-kehidupan-kampus

Kategori: