Unika Kembangkan Pembelajaran Daring
Rabu, 26 Agustus 2020 | 10:44 WIB

JTP 22_08_2020 Unika Kembangkan Pembelajaran Daring

Knowledge Festival 2020
Borderless Classroom, Best Practices of Virtual Learning Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Pendidikan (LP3) Unika Soegijapranata mengadakan " Knowledge Festival 2020 " pada hari Rabu, 19 Agustus 2020 lalu.

Kegiatan tersebut, merupakan kegiatan rutin yang bermaksud sebagai media bagi seluruh dosen Unika Soegijapranata untuk menampilkan karya-karya pembelajaran terbaik yang berhasil dilakukan selama ini. Terlebih di masa pademi Covid-19 memaksa para dosen dan mahasiswa untuk menjalankan proses pembelajaran dari rumah dengan metode pembelajaran daring.

Ketua Panitia KF 2020 sekaligus Ketua P3M Unika Eny Trimeiningrum, SE., MM , mengatakan, Unika Soegijapranata Semarang telah mengembangkan Learning Management System (LMS) dengan laman cyber.unika.ac.id untuk pembelajaran daring. "Laman ini sebenarnya sudah disiapkan sejak Tahun 2009 dan dikembangkan di tahun 2014. Pada Tahun 2017, pembelajaran daring dalam bentuk Learning Management System (LMS) ini menjadi bagian dari program Rektorat yang disebut sebagai Unika Connect,"ujarnya, dalam penjelasanya di google meet (virtual prescon).

Lebih mendalam, diterangkan, metode pembelajaran daring dengan menggunakan cyber.unika.ac.id memungkinkan mahasiswa dan dosen melakukan tatap muka dan berkomunikasi melalui video conference, kemudian mahasiswa juga dapat mengunduh materi yang diunggah oleh dosen.

"Mahasiswa juga dapat mengunggah jawaban dari tugas atau soal yang diberikan oleh dosen, dan dosen dapat melakukan evaluasi atau umpan balik dalam proses pembelajaran, serta beberapa aktivitas pembelajaran lainnya," terangnya.

Lewat pembelajaran daring dosen tetap dapat bertindak sebagai fasilitator dan motivator serta tidak lagi berperan sebagai satu-satunya sumber pengetahuan yang utama. Sehingga mahasiswa diharapkan juga untuk mampu mengembangkan diri dalam menemukan dan mencari pengetahuan secara mandiri.

Dengan demikian kemampuan, kapasitas, dan kreativitas mahasiwa akan terbangun. Dosen dituntut untuk kreatif dan inovatif dalam mengelola pembelajaran daring yang menarik dan membuat mahasiswa terlibat dengan senang hati dan enjoy serta bersemangat dalam proses pembelajaran.

►Jateng Pos 22 Agustus 2020 hal. 2

Kategori: