RUU Cipta Kerja Dinilai Bisa Lindungi Pekerja dari Radikalisme Ekonomi
Senin, 24 Agustus 2020 | 9:15 WIB

image

Ekonom Unika Soegijapranata Semarang, Andreas Lako, berpendapat RUU Cipta Kerja adalah sesuatu yang krusial dan urgent dalam situasi pemulihan ekonomi di tengah pandemi. Terutama untuk melindungi pekerja dari radikalisme ekonomi dan melindungi dunia usaha dari radikalisme sosial.

"Kalau saya lihat itu menjadi krusial dan urgent. Secara keseluruhan dari kaca mata saya sebagai akademisi bukan dari pekerja atau aktivis pekerja, dalam konteks memberikan peningkatan perlindungan dan peningkatan kesejahteraan kepada karyawan itu RUU Cipta Kerja sudah bagus," ujarnya di Jakarta, Minggu (23/8).

Andreas menjelaskan, ketika dunia usaha kembali aktif dengan ketentuan normal baru, dunia usaha tentu akan mulai memanggil kembali para pekerja yang dirumahkan untuk bekerja, dan mungkin juga akan merekrut pekerja baru.

Dalam situasi itu di mana pekerja lemah, bisa memunculkan radikalisme ekonomi, di mana pelaku usaha bisa melakukan pemaksaan-pemaksaan, "Kamu para pekerja butuh hidup dan pekerjaan kan, ini saya kasih pekerjaan tapi ikut aturan saya. Misalnya dengan gaji rendah dan tanpa jaminan kesehatan," imbuhnya.

"Jika itu disahkan, para pekerja bisa punya pegangan. Tidak ada UU yang menyenangkan semua orang, tapi ini memberikan semacam perlindungan dari tindakan radikalisme ekonomi dari pelaku usaha," sambung dia.

Begitu juga sebaliknya, UU ini memberikan jaminan perlindungan dunia usaha dari radikalisme sosial dari para pekerja. Dalam hal ini, RUU Cipta Kerja menjadi penting.

Meski demikian, Andreas juga setuju kalau jangan sampai masyarakat dikorbankan. Mengenai pekerja juga perlu ada aturan yang jelas, sehingga masing-masing pihak tidak melakukan relasi berdasarkan seleranya, tapi berdasarkan aturan yang ada.

Apakah ketika RUU Cipta Kerja disahkan maka investasi dan lapangan kerja langsung akan tumbuh di suatu daerah. Andreas berpendapat, masih ada faktor pendukung lain yang harus terjaga sebuah daerah agar bisa menarik investasi. "Tidak otomatis, kalau dalam keadaan normal iya, kalau situasi saat ini tidak," ujarnya.

Faktor lain yang akan mempengaruhi adalah bagaimana perkembangan penanganan Covid di daerah tersebut. Jika penanganan pengendalian Covid bagus industri akan senang. Selain itu investor juga melihat apakah tata kelola dunia usaha di daerah tersebut bagus atau tidak. selanjutnya apakah tenaga kerja yang tersedia, dari sisi etos kerja dan daya produktifitas bagus atau tidak.

https://www.merdeka.com/uang/ruu-cipta-kerja-dinilai-bisa-lindungi-pekerja-dari-radikalisme-ekonomi.html

berita serupa:

https://joglosemarnews.com/2020/08/ekonom-unika-ruu-cipta-kerja-lindungi-pekerja-dari-radikalisme-ekonomi-dan-dunia-usaha-dari-radikalisme-sosial/

https://www.radioidola.com/2020/ekonom-pemerintah-harus-genjot-belanja-anggaran-untuk-pemulihan-ekonomi/

https://halosemarang.id/pengamat-sebut-ruu-cipta-kerja-masih-bisa-diperbaiki-dan-perlu-disahkan

https://batampos.co.id/2020/08/24/akademisi-anggap-cipta-kerja-bisa-jadi-tameng-radikalisme-ekonomi/

https://www.jpnn.com/news/prof-andreas-ruu-cipta-kerja-lindungi-pekerja-dari-radikalisme-ekonomi

https://www.suara.com/bisnis/2020/08/22/093039/ruu-cipta-kerja-lindungi-pekerja-dari-radikalisme-ekonomi

https://jatengtoday.com/percepat-pemulihan-ekonomi-pemerintah-diminta-segera-belanjakan-anggaran-57860

https://www.beritasatu.com/yudo-dahono/politik/668009/ruu-cipta-kerja-dinilai-lindungi-pekerja-dari-radikalisme-ekonomi

https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-5143475/dibahas-secepat-kilat-seberapa-genting-ruu-cipta-kerja

https://semarangpedia.com/ruu-cipta-kerja-lindungi-pekerja-dari-radikalisme-ekonomi/

https://klikbabel.com/2020/08/22/ruu-cipta-kerja-lindungi-pekerja-dari-radikalisme-ekonomi

https://www.wawasan.co/news/detail/14073/ruu-cipta-kerja-lindungi-pekerja-dari-radikalisme-ekonomi

Kategori: