Rektor Unika Soegijapranata: Pandemi, Dunia Masuki Jaman ‘Great Reset’
Jumat, 7 Agustus 2020 | 11:26 WIB

image

Pandemi Covid-19 membuat berbagai hal yang dulunya disarankan, kini justru tidak boleh dilakukan dan begitu pula sebaliknya. Rektor Unika Soegijapranata Prof Dr Ridwan Sanjaya SE SKom MS IEC menyatakan, banyak pihak menyebut sebagai perubahan jaman “New Normal” atau bahkan “Great Reset” untuk menandai hal yang baru dan berbeda dari masa-masa sebelumnya.

Kondisi ini tidak hanya terjadi di Indonesia tetapi juga di dunia pendidikan secara global, di mana kampus-kampus besar dunia baik di Eropa maupun Amerika yang dipandang lebih unggul dalam hal teknologi ternyata canggung ketika menghadapi penggunaan teknologi informasi secara massif dan massal.

“Perubahan yang mendadak ini membuat dosen dan mahasiswa menjadi tunggang-langgang, jungkir-balik, dan kocar-kacir dalam menyikapi, terutama ketika infrastruktur, kebijakan, dan pelatihan belum dipersiapkan sebelum masa pandemi,” kata Prof Ridwan saat memberikan sambutan dalam perayaan Dies Natalis Unika Soegijapranata ke-38 yang dilakukan secara daring disiarkan secara live streaming Youtube, Kamis (6/8).

Berbagai pandangan sambungnya, dinilai lebih ideal bermunculan meskipun belum benar-benar menjalankan atau bahkan mengujinya. Sejujurnya menurut Prof Ridwan, tidak ada pendekatan yang paling sempurna dalam kondisi darurat sekarang ini. Tidak ada resep tunggal yang paling mujarab untuk semua kasus yang ada.

Hanya semangat untuk memberikan yang terbaik, yang membuat pelayanan kepada mahasiswa tetap berjalan meskipun kondisi tidak mudah. Dunia ini sedang di-reset dan semua mendapatkan kesempatan untuk menjadi yang pertama dalam mendapatkan pengalaman di dunia yang baru.

Ia melanjutkan, Unika Soegijapranata mungkin termasuk yang beruntung mampu melewati satu semester pertama di masa pandemi, meskipun tidak mudah. Semua bisa terlaksana, berkat kerjasama antara pimpinan fakultas, program studi, biro dan unit serta semua pihak di dalamnya yang melaksanakan dan mendukung pembelajaran daring selama satu semester ini.

“Saya juga mengucapkan terima kasih, kepada pimpinan-pimpinan universitas sebelumnya yang telah mempersiapkan teknologi informasi sejak 2000 sehingga perkembangannya semakin massif. Sistem pembelajaran daring terus dikembangkan untuk mendampingi, melengkapi dan bahkan menjadi backup ketika kondisi saat ini terjadi,” tuturnya.

Semangat untuk memberikan yang terbaik dan optimisme yang terbangun selama ini, terbukti tidak padam meskipun dilanda pandemi. Ketangguhan, kreatifitas dan kepedulian sivitas akademika justru berkembang ibarat jamur di musim hujan.

Berbagai karya akademik dan sosial di semua fakultas justru dihasilkan dengan luar biasa dalam satu semester terakhir ini. Mendadak, berbagai kanal Youtube bermunculan dari dosen muda sampai dengan professor yang tidak lagi muda. Begitu juga dengan tulisan-tulisan dosen yang muncul di media massa maupun dalam bentuk buku.

Selain itu, keterlibatan dosen, tendik, dan alumni dalam hal kepedulian kepada mahasiswa di masa pandemi ini sungguh menjadi catatan sejarah yang akan terceritakan dalam tahun-tahun yang akan datang. Semua ini ibarat semut keluar dari sarangnya, semua pihak tanpa terkecuali “berhamburan” untuk berbagi dan melakukan aksi sosial di masyarakat. Fenomena yang mungkin tidak mudah kita temukan di masa-masa sebelum pandemi.

“Kami menyadari bahwa perlu usaha lebih keras lagi dan lebih baik lagi untuk bisa melewati masa-masa ini dengan baik, sampai akhirnya masuk dalam tatanan kehidupan yang baru. Selalu masih ada ruang dan waktu untuk melakukan refleksi, evaluasi, dan bertransformasi,” tutur Ridwan.

Semangat bersama untuk terus berekspresi, menghasilkan kreasi, dan terkoneksi dengan berbagai kesempatan yang baik di masyarakat akan menjadi modal yang sangat luar biasa bagi universitas ini untuk bertransformasi dan menginspirasi banyak pihak. Nilai-nilai kehidupan yang diajarkan oleh Mgr Soegijapranata untuk tidak hanya berdiam diri, ikut arus, atau amem, maupun mlempem, menjadi rujukan dan pedoman kita dalam melangkah dan menjalankan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi serta berbakti pada tanah air dan kemanusiaan melalui talenta-talenta terbaik.

https://www.suaramerdeka.com/regional/semarang/237250-rektor-unika-soegijapranata-pandemi-dunia-masuki-jaman-great-reset

Kategori: