Pendidik Perlu Tumbuhkan Keingintahuan Anak
Senin, 24 Agustus 2020 | 12:58 WIB

SM 24_08_2020 Pendidik Perlu Tumbuhkan Keingintahuan Anak

Proses pembelajaran jarak jauh yang dilakukan dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi di masa pandemi, bagi tenaga pendidik tidak mudah. Guru hingga dosen dituntut untuk menumbuhkan keingintahuan anak didik mereka, agar proses pembelajaran bisa dilakukan secara baik. Hal ini diungkapkan Program Director Lembaga Nirlaba Dokumenter In-Docs, Amelia Hapsari BSc MA yang bertindak sebagai keynote speaker dalam Knowledge Festival (Knowfest)2020 yang diselenggarakan Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Pendidikan (LP3) Unika Soegijapranata, kemarin.

Peraih Piala Citra untuk kategori Film Dokumenter Pendek Terbaik pada 2018 ini menyoroti proses pembelajaran jarak jauh yang dilakukan guru kepada para peserta didik di masa pandemi. Amelia menilai, menjadi pengajar di masa sekarang ini memang sulit. Guru maupun dosen dituntut harus membekali diri ilmu pendidikan dan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Siswa atau mahasiswa terlebih dalu harus diberi fondasi yang kuat, mulai dari berfikir kritis, keingintahuan yang tinggi, mempunyai keinginan bereksprementasi, hingga keinginan berekspresi.

"Seorang guru sejak awal harus memberi tahu belajar adalah sebuah perjalanan dan siswa atau mahasiswa jika ingin ikut di dalamnya harus aktif."

Pembelajaran membutuhkan usaha dari siswa atau mahasiswa dan segala sesuatu tidak ada yang tidak bisa dicapai. "Pembelajaran tidak akan berhasil jika siswanya tidak berusaha dan itu harus diberitahu sejak awal," kata Amelia.

Perlu Kesadaran
Kesadaran mereka juga perlu dibangun agar ikut aktif di dalamnya. Sebab, mereka akan rugi mengingat waktu pembelajaran sangat pendek. sudah berlalu akan hilang, selain sudah mengeluarkan biaya untuk aktivitas tersebut," lanjutnya.

Hal ini sesuai dengan tema "Borderlds Classroom: Best Practices of Virtual Learning" yang diambil dalam penyelenggaraan Knowfest 2020 ini.

Ketua Panitia Knowfest 2020, Eny Trimeiningrum SE MSi menyatakan, kegiatan tahun ini berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya karena pandemi Covid-19.

Adapun Knowfest Unika Soegijapranata adalah kegiatan yang diselenggarakannya rutin dua tahunan. Pada 2020 ini merupakan penyelenggaraan kali ketiga setelah di 2016 dan 2018.

“Tema yang kami ambil juga relevan dengan masa pandemi Covid-19. Sebab, hal ini juga membuat para dosen dan mahasiswa Unika Soegijapranata menjalani proses pembelajaran dari rumah dengan metode pembelajaran daring," kata perempuan yang juga ketua LP3 Unika Soegijapranata itu.

Eny menambahkan, dalam kegiatan ini juga menjadi ajang karya-karya terbaik tentang pembelajaran daring yang telah dilakukan oleh dosen-dosen Unika Soegijapranata untuk ditampilkan. Selain itu, juga ada webinar Kiat Mengajar dengan Audio Visual dan Parallel Session/ Call for Paper dengan tema "Learning Best Practices with cyber.unika.ac.id".

►Suara Merdeka 24 Agustus 2020 hal. 14

Kategori: