KKN Pandemika, LPPM Unika Silaturahmi Kelurahan Tegalsari
Senin, 3 Agustus 2020 | 10:21 WIB

KKN Adaptif Pandemika Unika Soegijapranata yang dimulai pertengahan Juli lalu, dilepas secara daring oleh Walikota Semarang Hendrar Prihadi SE MM, pada Kamis (29/7) di Kelurahan Tegalsari Kecamatan Candisari
Semarang.

Kegiatan ini telah dikunjungi Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unika Soegijapranata Dr Berta Bekti Retnawati beserta Ketua P3M Rudi Elyadi SE MM.

Dalam kunjungan yang bersifat silaturahmi ini, dilaksanakan tetap mengikuti protokol kesehatan covid-19 dan berlangsung secara singkat di Balai Kelurahan Tegalsari Semarang.

Ketua LPPM Unika Soegijapranata mengemukakan perlunya monitoring pada pelaksanaan KKN Pandemika supaya dalam masa pengabdian, apa yang menjadi program KKN dapat terlaksana.

“Kami dari LPPM datang ke lapangan untuk melihat perkembangan pelaksanaan KKN Pandemika yang sudah berjalan hampir tiga minggu ini. Kami ingin mengetahui apakah ada masalah yang dihadapi,”papar Dr Berta.

Banyak UMKM di Kelurahan Tegalsari yang didampingi para mahasiswa dan DPL Pandemika Unika.

Menurut Lurah Tegalsari, Sri Martini, S.Sos, MA, antusiasisme Ibu-Ibu terhadap KKN Pandemika Unika tinggi sekali karena sangat bermanfaat.

“Perlu diketahui juga di Kelurahan Tegalsari ini sudah banyak kluster usaha, seperti kluster untuk makanan, ada juga kluster untuk kerajinan dan sebagainya. Untuk itu kita ingin kluster itu semakin berkembang,” tutur Dr Berta lagi.

Dari dulu kegiatan KKS (Kuliah Kerja Sinergis) dan kali ini KKN Pandemika membuat tambah banyak kegiatan yang diberikan masyarakat. Tidak hanya kuliner tetapi juga aspek kesehatan atau lainnya.

“Kita lihat Kelurahan Tegalsari ini luar biasa, sebelum kita dampingi dan sesudah kita dampingi terlihat sekali sangat antusias serta merasakan betul kita diterima dengan baik.”

Salam kunjungan tersebut, rombongan tim LPPM Unika disambut Lurah Tegalsari beserta staf maupun beberapa pemilik UMKM di Kelurahan didampingi tim Pandemika.

“Para mahasiswa KKN Pandemika selama ini telah membantu masyarakat kami, khususnya UMKM Mekarsari,” kata Sri Martini, S.Sos, MA selaku Lurah Tegalsari.

Saat ini UMKM Mekarsari memiliki 200 UMKM yang sudah resmi menjadi suatu wadah. Saat pandemi covid-19 ini justru tidak mandek. Mereka tetap berkembang karena sistem pemasarannya sudah online.

“Juga sudah terbentuk komunitas yang setiap pagi selalu upload produk mereka masing-masing,” lanjutnya.

Untuk memenuhi kebutuhan, kini masyarakat tidak usah lagi keluar. Mereka bisa pesan barang secara online diantar ke rumah tanpa ongkir. Di UMKM Mekarsari ada tiga kluster. Kluster boga, kluster hendicraft dan kluster jasa. Dari masing-masing kluster juga sudah punya koordinator sendiri. Para mahasiswa KKN Pandemika jsudah melakukan pendampingan sesuai bidang masing-masing.

— Jateng Post 1 Agustus 2020 hal. 3

Kategori: