Wawanhati Tim Psikologi Unika untuk Rumah Dinas Walikota
Selasa, 14 Juli 2020 | 9:52 WIB

Saat wawanhati Rektor Unika Soegijapranata Prof Dr F Ridwan Sanjaya MS IEC dengan tim Program Dukungan Psikososial di Rumdin Walikota melalui daring atau online

Seperti kita ketahui sebelumnya, Fakultas Psikologi Unika Soegijapranata memberikan program dukungan Psikososial bagi orang-orang yang diisolasi di rumah dinas Walikota Semarang. Dalam masa pandemi covid-19, rumah ini dialihfungsikan sebagai tempat isolasi pasien covid-19.

Setelah hampir 1 bulan berjalan, pada hari Minggu (12/7), Rektor Unika Soegijapranata Prof Dr F Ridwan Sanjaya MS IEC melakukan wawanhati secara daring dengan tim konselor Psikologi dari Fakultas Psikologi Unika tersebut, bersama Dekan Fakultas Psikologi Unika Dr M Sih Setija Utami MKes.

Dalam pertemuan secara daring tersebut, Kuriake Kharismawan SPsi MSi Psikolog yang menjadi koordinator kegiatan tersebut menjelaskan pelaksanaan program Dukungan Psikososial.

“Program yang dilakukan sejak tiga minggu lalu punya tujuan untuk meningkatkan immunes system pasien dengan membantu mereka dalam mengelola stres. Bentuk kegiatan dukungan psikososial yang dilakukan di rumah dinas meliputi: sharing kelompok, konseling individual, berbagai ragam relaksasi, terapi hingga permainan dan hiburan,” jelasnya.

Dan tampaknya apa yang dilakukan ditanggapi secara positif oleh semua yang ada di rumah dinas Walikota tersebut. Bahkan para pasien terlihat kooperatif dalam mengikuti semua kegiatan yang dilakukan satu minggu tiga kali ini.

“Sebagian pasien yang konseling dengan kami menceritakan atau menunjukkan gejala stres, yaitu asam lambung yang tinggi, sariawan, mengalami susah tidur, sakit kepala hingga eksim di kulit,” terang Kuriake.

Lebih lanjut Kuriake juga menyampaikan bahwa ada kenaikan jumlah pasien pulang atau dinyatakan sembuh dari 14 orang pada awal Juli dan info terakhir jumlah pasien pulang atau sembuh naik menjadi sekitar 54 orang di rumah dinas Walikota.

Baginya, pekerjaan program Dukungan Psikososial bagi pasien terdampak covid-19 ini terasa paling menantang dari program-program yang pernah dilakukan sebelumnya, termasuk sulitnya mencari relawan yang bersedia menjadi konselor. Hal tersebut karena dalam program ini konselor sangat berisiko untuk tertular covid-19, jelasnya. Namun dirinya menegaskan penerapan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat tidak bisa ditawar-tawar.

Sedang Prof Ridwan Sanjaya selaku Rektor Unika Soegijapranata dalam pertemuan tersebut sangat mengapresiasi respon dari Fakultas Psikologi yang menurunkan tim konselornya untuk membantu Pemkot dalam meningkatkan kesehatan para pasien di rumah dinas Walikota.

“Apa yang dilakukan tim konselor Fakultas Psikologi Unika menjadi pencerminan kepekaan universitas sebagai lembaga pendidikan tinggi yang sungguh hadir untuk memberikan sumbangsihnya kepada masyarakat dimana saat ini sedang dalam masa sulit dan tidak tentu akibat pandemi covid-19,” ucap Prof Ridwan.

Mendengar secara langsung berbagai kebutuhan di lapangan saat mendampingi pasien covid-19 ini, Prof Ridwan Sanjaya menyampaikan dukungannya untuk kebutuhan vitamin, masker medis, dan tambahan sound system agar program berjalan lancar, sehat, dan aman.

Tim dari fakultas lain yang dikelola oleh LPPM juga akan mendukung dalam bentuk aktivitas yang  menyenangkan dan edukatif, seperti kompetisi catur online, lomba membuat manisan, dan lain sebagainya. (FAS)

Kategori: ,