Unika Siapkan Wisuda secara Virtual Animasi
Senin, 15 Juni 2020 | 8:14 WIB

SM 13_06_2020 Unika Siapkan Wisuda Virtual AnimasiSEMARANG – Unika Soegijapranata mempersiapkan animasi virtual untuk wisuda di masa pandemi Covid-19 pada Juni ini. Lewat media sosial kampus, mereka memperlihatkan cuplikan video bertajuk "virtual celebration for graduation" yang memperlihatkan kegiatan wisuda dalam jaringan (daring) yang mirip dengan wisuda secara langsung.

Wakil Rektor I Bidang Akademik Unika Soegijapranata, Dra Cecilia Titiek Murniati MA PhD menyebut hal itu sebagai kejutan untuk wisudawan yang pada bulan Maret tertunda prosesi kelulusannya karena pandemi Covid-19. Sejak Maret kemarin prioritas kampus ini adalah kesehatan. Sehingga wisuda periode I bulan Maret kemarin di Unika Soegijapranata tidak bisa diselenggarakan.

"Menyikapi hal tersebut, kami memutuskan akan memberikan hadiah kepada para wisudawan yang tidak bisa melaksanakan wisuda secara langsung pada bulan Maret lalu, dengan menyelenggarakan virtual celebration," kata Cecilia.

Sebelumnya Unika Soegijapranata mendapat banyak informasi tentang virtual celebration dari banyak pihak. Namun kami belum puas dengan virtual celebration yang diselenggarakan oleh universitas lain baik di Indonesia maupun di luar negeri.

"Di samping itu kami memandang wisuda adalah kegiatan yang sangat penting dan memang merupakan penghargaan terakhir para mahasiswa. Oleh karena itu kami ingin mencari sesuatu yang baru atau sesuatu yang lain yang belum dilakukan oleh universitas lain. Maka, kami bekerja sama dengan Dreamlight World Media untuk menyelenggarakan face tracking animation sehingga wisudawan seolah-olah berada di lokasi wisuda nantinya," papar Cecilia.

Tayangan virtual celebration for graduation, tersebut bisa diakses di news.unika.ac.id/virtual-celebration.

Kepala Biro Administrasi Akademik (BAA) Unika Soegijapranata, Lenny Setyowati SS Mikom menambahkan, terkait penggunaan teknologi face tracking animation prosesi wisuda tampak nyata dan kekinian.

"Ketika diamati secara cermat, tampak adanya peran animasi di dalam tampilan tersebut. ‘Virtual Celebration tersebut merupakan yang pertama di Indonesia," kata Lenny.

Menggantikan Perasaan
Dia juga mengungkapkan, untuk menggantikan perasaan diwisuda secara langsung seperti sebelum pandemi Covid-19 memang tidaklah mudah. Meskipun menggunakan teknologi ataupun video conference.

"Apalagi ketika wisudawan dipindah kucirnya oleh rektor. Pemikiran tersebut yang menjadi latar belakang Unika Soegijapranata mencari bentuk wisuda yang bisa menjadi dokumentasi semirip mungkin dengan wisuda yang riil. Jika di dalam permainan digital yang berjudul The Sims, pemain merasakan hidup secara virtual dan terlibat di dalamnya. Bagaimana wisudawan juga merasakan saat berada di acara wisuda secara virtual, menjadi pemikiran yang serius," jelas Lenny.

Unika Soegijapranata juga sempat melakukan percobaan dalam beberapa kali eksperimen. Termasuk memanfaatkan teknik Chroma Key dengan layar hijau, agar tampak berada di suasana wisuda secara riil. "Namun kemudian panitia mencari lagi teknis yang lebih nyata melalui kerjasama dengan Dreamlight World Media yang sudah berpengalaman dalam hal animasi. COO Dreamlight, Heru Tanaya ternyata juga tertarik mewujudkan ide wisuda yang menurutnya pertama kali di Indonesia," cerita Lenny.

Wisuda daring yang direncanakan akan tayang pada saat wisuda periode II/2020 ini untuk menjawab dokumentasi wisuda yang terpaksa ditunda pelaksanaannya karena pandemi. Namun Unika Soegijapranata masih memberikan kesempatan bagi wisudawan yang tetap memilih wisuda secara langsung di periode selanjutnya dengan protokol kesehatan yang berlaku.

►Suara Merdeka 13 Juni 2020 hal. 10

Kategori: