Unika Luncurkan 3 Buku Karya Mahasiswa Prodi Sistem Informasi
Rabu, 17 Juni 2020 | 12:23 WIB

E-Talkshow dalam peluncuran Buku I karya mahasiswa prodi SI Unika

Ide-ide kreatif di tengah pandemi covid-19 yang telah dibukukan oleh para mahasiswa Prodi Sistem Informasi Fakultas Ilmu Komputer Unika Soegijapranata, pada Rabu ini (17/6) telah di launching dalam tiga buku dengan topik dan judul yang berbeda.

Dalam penjelasannya, Prof Ridwan Sanjaya yang mengampu mata kuliah penulisan kreatif di prodi Sistem Informasi mengemukakan pentingnya mengenalkan dan mempraktekkan kemampuan menulis sehingga bisa menjadi sebuah buku.

“Dalam perkuliahan penulisan kreatif yang termasuk dalam ranah bidang ilmu Bahasa Indonesia ini juga kita kenalkan kepada mahasiswa sistem informasi dalam enam kali tatap muka, yang diharapkan dari enam kali tatap muka itu mahasiswa bergerak dari zona nyaman mereka yang dalam kesehariannya lebih disibukkan dengan belajar coding dan pemrograman,” jelas Prof Ridwan.

Seperti yang dipaparkan oleh Maria yang telah menulis buku, bersama dengan 10 teman mahasiswa lainnya, dalam buku yang berjudul “Corona Asyik”.

“Semua ide-ide kreatif mahasiswa ini memang murni ide dari teman-teman mahasiswa saat menjalani masa pandemi covid-19. Jadi meskipun ditengah pandemi tetapi kami masih bisa berkreasi dan berinteraksi sehingga tulisan teman-teman tentang ide kreatif mahasiswa bisa terwujud,” papar Maria.

Maria dan Eva yang mencoba mengumpulkan tulisan dari rekan-rekannya memang mengalami proses yang tidak mudah namun bukan berarti tidak bisa, karena akhirnya apa yang dikerjakan dapat terwujud dan berhasil diluncurkan pada hari ini.

“Ada sedikit kendala di awal karena memang kesibukan teman-teman berbeda-beda, dan ternyata ada beberapa tulisan yang agak mirip, namun akhirnya ide-ide kreatif teman-teman bisa kita kemas dalam sebuah buku yang menarik untuk dibaca,” ucap Eva.

Ternyata dalam penyusunan buku itu ada beberapa hal yang menarik diketahui, antara lain terkait apa saja yang dilakukan oleh para mahasiswa saat menulis buku, diantaranya adalah dengan membaca karya tulisan orang lain untuk memancing ide penulisan, dan ada juga yang harus searching dulu di internet untuk mendapatkan ide.

Menulis buku juga memerlukan effort tersendiri dan termasuk produktif karena dengan menulis buku ada aktifitas yang dilakukan dan dapat menghasilkan sesuatu, papar Maria.

Kuliah penulisan kreatif ternyata memunculkan hal baru yang bersifat kreatif, menyenangkan, dan  kebiasaan baru dengan banyak menulis. Menurut Maria dan Eva, menulis buku itu tidak sulit, karena saat menulis kita bercerita berdasarkan data yang jelas. Disamping itu menulis buku melatih untuk mengatur waktu, dan berkomitmen.

Buku I bisa didapat dan dibaca pada link berikut, https://play.google.com/store/books/details?id=Ul7rDwAAQBAJ

E-Talkshow dalam peluncuran Buku I karya mahasiswa prodi SI Unika

Sedang tim penulis buku kedua yang berjudul “Normalitas Baru Dalam Covid-19”, yang juga  diluncurkan hari ini, diwakili oleh Farrel Deo Purwanto dan Kenny Gavriel Susanto dalam paparannya mengemukakan beberapa hal yang menarik dalam karya buku mereka.

“Buku ini merupakan refleksi kami sebagai mahasiswa yang harus di rumah untuk belajar dan beraktifitas, sehingga kami harus self improvement untuk mengatasi kejenuhan di tengah pandemi covid-19,” papar Farrel.

Ada juga sisi positif yang bisa dibaca dalam buku ini, diantaranya adalah kita bisa berbagi cerita tentang aktifitas lain selain perkuliahan yang biasa kami jalani dalam masa pandemi covid-19, terang Kenny.

Sedang buku yang ditulis oleh 16 penulis ini juga membutuhkan waktu dan tenaga yang ekstra untuk mengedit tulisan dari para penulisnya, apalagi para penulisnya 16 orang. Namun disinilah tantangannya untuk bisa menuntaskan buku ini, tutur Farrel.

Bahkan dalam mendesign cover buku inipun, kami lakukan secara bersama-sama tapi dilakukan secara online melalui 3 B (Big Blue Button) e-learning Unika. Artinya ada solusi yang bisa kita pilih untuk mengatasi kesulitan kita karena dampak pandemi covid-19, sehingga bisa dikatakan ini menjadi new normal bagi kami, disamping kuliah.

Buku II bisa didapat dan dibaca pada link berikut, https://play.google.com/store/books/details?id=pF7rDwAAQBAJ

E-Talkshow dalam peluncuran Buku II karya mahasiswa prodi SI Unika

Buku ketiga yang diluncurkan adalah yang berjudul “Tren Teknologi dan Permainan Digital” yang saat diluncurkan dipaparkan oleh Efraim Sammy Tuka.

“Dalam buku ini kita bisa mengetahui trend teknologi dan permainan digital dari berbagai ulasan dan rekomendasi game mulai dari platform PC, mobile, konsol, game online maupun offline,”paparnya.

Dalam kesempatan tersebut Efraim menyatakan bahwa menulis buku merupakan aktifitas yang baru pertama kalinya dilakukan. Dan pada awalnya memang agak menemui kesulitan karena harus mengkoordinator penulis lainnya yang semuanya berjumlah 14 penulis.

“Tantangan dalam menulis sih bukan pada materinya karena secara ilmu kita sudah memiliki, namun tantangannya justru pada kemampuan menulis yang memang harus selalu diasah, karena kuncinya dalam menulis yaitu harus teliti, dan mau untuk direvisi karena memang harus diedit, mengingat buku ini nantinya akan dibaca oleh publik,” terang Efraim.

Selain itu kami sempat tidak menyangka, karena kami masih kuliah tahap awal atau angkatan 2019, namun harus mendapat tugas menulis sebuah buku, sehingga pernah kami hampir menyerah namun akhirnya setelah dijalani, buku bisa terselesaikan dengan baik. Hal ini membuktikan bahwa kami mampu dan bisa mewujudkan sesuatu sepanjang kami mau berusaha, lanjutnya.

Buku III bisa didapat dan dibaca pada link berikut, https://play.google.com/store/books/details?id=TF7rDwAAQBAJ

Hal lain, dengan menilis buku kita bisa membagikan ilmu kita kepada orang lain. Dan kita bisa mempraktekkan kemampuan menulis kita, papar Yohanes Stanley yang merupakan salah satu dari 14 penulis.

Sedang Ronan Wilshire, yang terlibat dalam penulisan buku dan pernah cukup lama berdomisili di Amerika, menyatakan bahwa kesulitan yang dihadapi dalam menulis buku hanya masalah bahasa saja, karena ada referensi  bahasa prokem versi Inggris yang harus diterjemahkan ke bahasa Indonesia. (FAS)

Kategori: ,