Rancang Inovasi Tandatangan Digital, Lysbeth Terpilih Wakili SOTY Prodi Sistem Informasi 2020
Kamis, 4 Juni 2020 | 10:56 WIB

Student Of The Year (SOTY) Unika Soegijapranata merupakan ajang kompetisi yang diselenggarakan setiap tahun, baik di tingkat fakultas yang menaungi beberapa program studi (prodi) maupun ke tingkat universitas di lingkup Unika Soegijapranata.

Salah satu prodi yang turut berkompetisi pada ajang kompetisi SOTY tingkat Fakultas Ilmu Komputer (FIKOM) 2020 tersebut ialah Prodi Sistem Informasi, yang diselenggarakan pada  Sabtu lalu (30/5).

Dengan mendelegasikan salah satu perwakilannya, Prodi Sistem Informasi berhasil menghantar salah satu dutanya  terpilih sebagai duta SOTY Prodi Sistem Informasi 2020 untuk maju ke babak SOTY berikutnya di tingkat universitas.

Tentu saja ada proses yang dilalui oleh para peserta hingga terpilih dalam kompetisi SOTY  Unika ini, seperti yang diutarakan oleh Ketua Program Studi Sistem Informasi Fakultas Ilmu Komputer, Albertus Dwiyoga Widiantoro SKom MKom.

“Kami memang sudah membekali mahasiswa Prodi Sistem Informasi sejak awal para mahasiswa kuliah, dengan kemampuan programming, analisa dan teknik penulisan sehingga perwakilan Prodi Sistem Informasi dalam kompetisi SOTY ini cukup memiliki bekal untuk berkompetisi dan ternyata berhasil terpilih,” tuturnya.

Dalam kompetisi SOTY 2020, Oey, Lysbeth Venella dari prodi Sistem Informasi terpilih sebagai duta SOTY Prodi Sistem Informasi 2020 yang akan maju berkompetisi dengan duta prodi lainnya di ajang SOTY tingkat universitas pada bulan Agustus mendatang.

Lebih lanjut Dwiyoga juga menjelaskan bahwa karya inovasi yang dipaparkan oleh Lysbeth dalam kompetisi SOTY 2020 ini memang murni hasil ide kreatif mahasiswa yang bersangkutan. Maka karyanya memang orisinil dan materinya memang didorong untuk dibuat berdasarkan kemampuan penulisan mahasiswa itu sendiri sehingga bebas plagiasi.

Sementara Lysbeth dalam wawancara singkat sempat menjelaskan latar belakang pemilihan  karya inovasi yang dipilihnya tentang “Web-Based Encrypted Digital Signature Application As Implementation Of Ecological Integrity“.

“Awalnya saya mendapat pencerahan dari problem yang saya hadapi dalam mendapatkan tanda tangan pejabat fakultas ketika akan mengajukan beasiswa di masa pandemi Covid-19 ini. Karena keterbatasan  kondisi tersebut maka muncul ide untuk membuat tandatangan digital yang berbasis web (enskripsi),” jelas Lysbeth.

Dengan tandatangan digital yang dienskripsi maka akan terjamin orisinalitas tanda tangannya, dan dapat diterapkan sesuai kebutuhan sebagai solusi di masa pandemi covid-19 yang masih belum tahu sampai kapan meredanya, tambahnya.

Dara alumnus SMA Sedes Sapientiae ini juga menjelaskan bahwa dalam proses penyusunan makalahnya, dia dibimbing oleh dosen pembimbing Albertus Dwiyoga Widiantoro SKom MKom.

Selain itu, dalam wawancara tersebut Lysbeth yang sudah menulis 2 (dua) buku ini, sempat mengutarakan harapannya agar karya yang dibuatnya bisa bermanfaat dan bisa digunakan dalam masa pandemi covid-19.

Dan sebagai penutup wawancara dia juga sempat mengutarakan keinginannya untuk mewujudkan impiannya menjadi seorang penulis dan entrepreneur dalam bidang apapun, terutama saat ini dia selain kuliah juga sedang menekuni serta mengembangkan usaha ‘Oey Dessert‘ yang sudah mulai dirintisnya, pungkasnya. (FAS)

Kategori: ,