Unika Luncurkan Program Studi Doktor Arsitektur Digital
Senin, 27 April 2020 | 15:30 WIB

SM 27_04_2020 Unika Luncurkan Program Studi Doktor Arsitektur Digital
Unika Soegijapranata resmi meluncurkan Program Studi Doktor Arsitektur Digital di lingkup Fakultas Arsitektur dan Desain (FAD) di Gedung Henricus Constance Unika Soegijapranata, Jumat (24/4).

Hal ini berdasarkan surat keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 196/M/2020 tentang Izin pembukaan program studi arsitektur terkait program doktor di Unika Soegijapranata. Ketua Program Studi Doktor Arsitektur Digital, Prof Dr Ing L M F Purwanto menyampaikan prodi yang dikelolanya saat ini sudah mulai menerima mahasiswa melalui https://pmb.unika.ac.id/ dan akan mengawali perkuliahan pada semester gasal tahun akademik 2020-2021.

"Pada November tahun lalu kami telah divisitasi oleh tim asesor dan Dikti. Lalu pada tanggal 31 Januari 2020 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga sudah mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 196/M/2020. Sehingga dengan diterimanya Surat Keputusan tersebut kami pada Jumat kemarin meluncurkan Program Studi Doktor Arsitektur (PSDA) Konsentrasi Arsitektur Digital," kata Purwanto.

Mengenai prodi ini, dia menyebut pihaknya memang menawarkan konsentrasi Arsitektur Digital yang mempelajari arsitektur dengan memanfaatkan program-program digital dan program-program simulasi komputer. Tujuannya untuk membantu baik untuk perencanaan design, maupun riset-riset.

"Beda apabila masih menggunakan manual, maka akurasi dalam menggambar secara tepat dan dengan bentuk-bentuk yang
dinamis akan sulit dilakukan. Dengan arsitektur digital, maka tidak ada batasan lagi bagi kita untuk tujuan tersebut," imbuh Purwanto.

Kebutuhan Material
Dengan kata lain, melalui arsitektur digital ini, jelasnya, mahasiswa program doktoral nanti bisa membuat arsitektur dalam berbagai bentuk, seperti lengkungan atau berbagi bentuk lain yang tidak beraturan. Sehingga tidak hanya bentuk kotak saja tetapi bisa dalam bentuk yang bermacam-macam.

"Hal lain, dengan arsitektur digital ini kita bisa menghitung kebutuhan material, dan perencanaan anggaran biaya secara tepat. Di samping itu dengan arsitektur digital ini juga berdampak pula pada pengembangan building material," papar Purwanto.

"Sekarang sudah ada material bahan bangunan dari plastik, yang mendukung design bangunan berbentuk melengkung. Jadi kita tidak bisa hanya mengandalkan batu bata atau beton saja, karena bebannya terlalu berat atau terlalu sulit untuk dibuat," lanjutnya.

Melalui design arsitektur digital diharapkan lulusan bisa menghitung kinerja bangunannya. Dicontohkan misalnya tentang akustiknya, thermalnya, bahkan selanjutnya bisa diarahkan untuk artificial intelligence (kecerdasan buatan).

"Sehingga penelitian yang dilakukan di Program Studi Doktor Arsitektur ini, semua sub bidang arsitektur itu sudah terwakili. Misalkan design arsitektur," pemukiman dan perkotaan, struktur dan konstruksi, manajemen building, dan teknologi bangunan itu bisa menjadi lahan atau tema riset bagi calon rnahasiswa," tandas Purwanto.

►Suara Merdeka 27 April 2020 ha. 10

Kategori:

One Response to “Unika Luncurkan Program Studi Doktor Arsitektur Digital”

  1. Felix Sutandy, Drs, MH.Kes says:

    Pf untuk Teknik Arsitek Unika yg semakin berkembang baik ilmu dan tentunya diharapkan terapan dilapangan sebuah properti pasca Covid19.
    Persyaratan sebuah bangunan yg langsung mendapat sinar matahari, tempat berjemur dan rumah yg setiap saat bisa dibersihkan dengan mudah.