Unika Jalankan Praktik Pemrograman Virtual bagi Mahasiswa di Rumah
Jumat, 24 April 2020 | 8:48 WIB

image

Sebagai langkah mempermudah mahasiswanya, Kampus Unika Soegijaptanata terus berusaha meningkatkan kualitas cyber learning Unika.

Salah satunya yang dilakukan Fakultas Ilmu Komputer (FIKOM) Unika Soegijapranata dengan menggunakan Virtual Programming Lab untuk memudahkan pembelajaran mahasiswanya.

Rosita Herawati ST MIT selaku Ketua Program Studi Teknik Informatika Unika Soegijapranata mengatakan, sebelumnya kampus menggunakan fasilitas CodeRunner yang sudah ada di cyber learning Unika, namun penggunaan fasilitas ini sangat strict atau tegas.

Sehingga mahasiswa banyak tidak suka. Menyikapi itu kemudian saya coba searching, dan menemukan yang namanya Virtual Programming Lab. Dan saya minta supaya program ini dimasukkan dalam cyber learning Unika. Dengan Virtual Programming Lab ini, ternyata sangat disukai oleh para mahasiswa karena mereka tinggal upload dan mencoba di program tadi serta dirunning, jika error atau salah, bisa diperbaiki tanpa mengurangi nilai sebelum disubmit atau dikirim, ujarnya, Kamis (23/4/2020).

Rosita menjelaskan lebih lanjut, dengan Virtual Programming Lab ini pihaknya bisa memantau apa saja yang dikerjakan oleh setiap mahasiswa. Di samping itu, pihaknya juga memberikan tutorialnya dan assigment atau tugas tambahan, yang bisa bahas dalam perkuliahan. 

Jadi para mahasiswa tidak kekurangan kesempatan belajar seperti layaknya perkuliahan yang dilakukan secara tatap muka seperti biasanya, sebelum mewabahnya virus Covid-19 ini, katanya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Komputer Unika Soegijapranata, Robertus Setiawan Aji Nugroho ST M Comm IT PhD menambahkan, jika FIKOM Unika yang hampir semua pembelajaran mata kuliahnya adalah praktikum atau menggunakan laboratorium, dan sebagian besar di antaranya dilakukan secara daring, sehingga pemanfaatan platform e-learning seperti cyber learning Unika.

“Hanya dalam menghadapi pembelajaran daring dalam masa pandemi covid-19 ini, maka kita tingkatkan kapasitasnya. Jadi yang tadinya kami optimalkan di komputer laboratorium, sekarang kami optimalkan di instalasi server. Demikian juga akses-akses terhadap sistem yang mahasiswa tidak punya, kita lakukan langsung ke laboratorium. Jadi mahasiswa diberikan akses ke server laboratorium, untuk kemudian bisa mengeksekusi berbagai aktifitas yang memang tidak terlayani di dalam platform e-learning, sehingga kami tidak hanya mengusahakan dari sisi cyber learning saja, tetapi juga menyediakan virtual privat laboratorium, dan sisi hardware-nya,” ucapnya.

———
https://www.ayosemarang.com/read/2020/04/23/55836/unika-jalankan-praktik-pemrograman-virtual-bagi-mahasiswa-di-rumah

Kategori: