Fakultas Kedokteran Unika Beri Pelatihan Pemakaian APD
Kamis, 9 April 2020 | 12:46 WIB

Fakultas Kedokteran (FK) Unika Soegijapranata melalui Tim FK Unika Peduli menyalurkan bantuan dan memberi pelatihan pemakaian alat pelindung diri (APD) kepada para tenaga medis di Semarang, baru-baru ini.

Dosen FK Unika Soegijapranata, dokter Jessica Christanti MKes, mengatakan hal ini merupakan bagian dari aksi Tim FK Unika Peduli sejak dibentuk pada 29 Maret 2020 lalu. Pemberian bantuan dan pelatihan pemakaian APD itu diberikan untuk  membantu kebutuhan vital petugas medis di garda terdepan dan edukasi pemakaian APD kepada mereka agar tetap maksimal dalam melayani pasien di tengah pandemi Covid-19.

Sebab pihaknya melihat di masa pandemi Covid-19 ini, petugas banyak kekurangan APD. Kondisi tersebut menyebabkan tenaga medis harus menggunakan APD seadanya saat menangani pasien sehingga kualitas pelayanan kesehatan tidak seperti sebelum pandemi Covid-19.

”Pahlawan kesehatan mengorbankan jiwa raganya dan berguguran dalam menangani lonjakan jumlah pasien sebagai dampak pandemi. Hal ini cukup membuat hati terluka karena jumlah pahlawan kesehatan masih kurang dan belum terdistribusi merata di seluruh Indonesia. Menjaga dan menjamin keselamatan kerja pahlawan kesehatan merupakan suatu prioritas di Indonesia,” kata Jessica, Rabu (8/4).

”Tim FK Unika Peduli dengan bantuan para dermawan sebagai donator telah melakukan distribusi APD berupa 500 coverall atau baju pelindung, face shield atau pelindung wajah, vitamin, dan dan hand sanitizer. Semua diproduksi secara bertahap dan lolos uji coba agar efektif untuk pencegahan infeksi Covid-19,” lanjutnya.

Jessica menyebut distribusi APD ditujukan ke 37 puskesmas di Kota Semarang. Penetapan distribusi tersebut melalui pertimbangkan matang. Hal ini agar kinerja puskesmas sebagai garda terdepan dalam pemberi pelayanan preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif tetap maksimal dimasa pandemik Covid-19.

”Ke depan akan terus didistribuskan lebih luas ke beberapa wilayah Daerah Tertinggal Perbatasan dan Kepulauan Terluar (DTPK). Di mana di DTPK ketersediaan APD sangat minimal,” imbuhnya.

Tim FK Unika Peduli, lanjut Jessica, tidak henti melakukan pengabdian masyarakat yang merupakan tridarma perguruan tinggi. Selain itu FK Unika Soegijapranata juga disebut selama ini telah mendidik para mahasiswanya untuk belajar untuk mengetahui kebutuhan lapangan.

”Yakni dengan menjadi inisiator dalam memberikan bantuan. Lalu, meningkatkan status kesehatan masyarakat. Kemudian menyadarkan bahwa pandemi Covid-19 bisa teratasi dengan kerjsama semua pihak,” pungkasnya.

—-

https://www.suaramerdeka.com/regional/semarang/225165-fakultas-kedokteran-unika-beri-pelatihan-pemakaian-apd

Suara Merdeka 9 April 2020

Kategori: ,