Soft Skills Training Ready to Work batch#1 , excited !!
Senin, 26 Agustus 2019 | 11:12 WIB

Pada hari Jumat dan Sabtu tanggal 23 – 24 Agustus 2019 , telah dilaksanakan training soft skills bagi mahasiswa tingkat akhir atau yang akan diwisuda. Bertempat di area selasar dan ruang meeting pastoran Joannes Maria , kurang lebih 80 mahasiswa mengikuti training ini dengan bersemangat.

Meskipun area di selasar menjadi agak panas di siang hari, tapi peserta tetap bersemangat menjalani dan menggali tiap materi yang disajikan oleh fasilitator dengan antusias. Terbukti dengan keaktifan mereka dalam mengungkapkan pendapat di tiap sesi.

Pelatihan ini menyajikan beberapa materi yang akan menjadi bekal mahasiswa selepas kuliah nanti, memasuki dunia kerja. Adapun materinya adalah : kepemimpinan , kerjasama , komunikasi interpersonal , keuangan sehat serta teknik menyusun curiculum vitae dan wawancara kerja.

Semua materi yang disajikan dalam dua hari tersebut dikemas dalam bentuk active learning , fun but learning. Tiap sesi selalu diawali dengan game interaktif yang menggugah kebersamaan , kepemimpinan dan komunikasi yang baik. Peserta terkadang tidak sadar bahwa mereka telah diajak untuk melakukan sesuatu dalam game tersebut, dimana mereka menangkap arti dari game setelah fasilitator menampilkan inti materi. Peserta telah mempraktikkan sesuatu, kemudian fasilitator menggarisbawahi maksud dan tujuan materi terkait game.

Sebelum sesi per sesi dilalui , para peserta diharapkan mampu mengidentifikasi tentang diri sendiri. Apa yang menjadi tujuan hidup , digambarkan dalam “pohon tujuan” yang SMART.

Selain itu, peserta dapat menggantungkan harapan mereka setelah melalui dua hari pelatihan ini, dengan cara menuliskan hope / harapan mereka pada daun-buah-bunga yang digantungkan pada pohon harapan.

Pada hari pertama, peserta dipandu untuk dapat mengungkapkan siapa diri mereka sendiri ke dalam beberapa lembar kerja. Sifat maupun sikap positif akan menutup kekurangan diri mereka dengan berbagai cara. Kelebihan dan kekurangan diri diungkapkan pula pada sesi teknik wawancara. Lalu komunikasi interpersonal ditekankan dalam setiap aktivitas.

Hari kedua lebih menitikberatkan pada gaya kepemimpinan , kerjasama dan mengulas keuangan yang sehat. Tentang keuangan sehat, ternyata juga sangat diminati oleh peserta, karena mereka sadar bahwa pada dunia kerja nantinya mereka harus dapat mengelola keuangan pribadi dengan gaji yang mereka dapatkan.

Pada sesi terakhir, para fasilitator memberikan kesempatan kepada para peserta untuk dapat mengungkapkan pendapat mereka akan adanya pelatihan ini. “Kami merasa lebih yakin lagi dalam melangkah bu, setelah gamang – galau – gelisah karena akan meninggalkan perkuliahan menuju dunia kerja. Pelatihan seperti ini sangat baik dan berguna bagi kami bu. Excited !!”, ungkap salah satu peserta yang September nanti akan diwisuda.

Pelatihan diakhiri dengan pengisian kues jajak pendapat dari USAID-RWAP dan foto bersama kurang lebih pukul 16.00.  Sementara dari USAID-RWAP melakukan monitoring secara penuh dua hari dan memberikan beberapa masukan yang perlu bagi para fasilitator. Diharapkan training batch berikutnya akan dapat berjalan dengan lebih baik lagi dan dengan peserta yang memenuhi kuota. (sscc-yoel)

Kategori: