Ada Patung Huruf Berbentuk Karakter Wayang Jawa di Pameran Typografi Unika Soegijapranata
Senin, 1 Juli 2019 | 8:27 WIB

image

Sentuhan teknologi lazim digunakan dalam pembuatan berbagai macam hal di era sekarang.

Pengerjaan secara manual mulai terpinggirkan.

Tetapi oleh anak-anak Desain Komunikasi Visual (DKV) Unika Soegijapranata, pengolahan karya secara manual menjadi hal yang ditonjolkan.

DKV Unika Soegijapranata menggelar pameran tipografi di Tekodeko Koffiehuis, kawasan Kota Lama, Semarang, Sabtu (29/6/2019).

Belasan karya tipografi atau ilmu mempelajari huruf dipamerkan di sana. Mulai dari buku, patung, hingga hiasan dinding yang bertemakan tipografi.

Herjuno Darpito, ketua panitia menuturkan ada total 15 karya di pameran ini. Dari 15 itu, ada enam karya patung yang dipamerkan.

"Patung-patung ini merupakan karya tipografi struktur, patung karakter pewayangan Jawa," ungkapnya.

Patung itu berbentuk karakter Bima, Dewi Sri, Dewi Shinta, dan lain-lain.

"Kita juga memilih tiga karya dari kakak tingkat yang kami nilai layak dipamerkan," papar dia.

Pengerjaan karya-karya ini dilakukan secara kolektif. Karya-karya ini menjadi salah satu tugas akhir di mata kuliah Tipograti DKV Unika Soegijapranata.

"Pembuatan karya ini 3-6 bulan dengan cara manual. Ada beberapa bagian yang menggunakan mesin tapi sebagian besar dikerjakan tangan," ungkapnya.

Louis Cahyo Kumolo, Dosen Pembimbing menuturkan pameran ini diselenggarakan sampai Minggu (30/6/2019).

Tema besar yang coba diangkat adalah pengerjaan secara manual karya-karya yang ada.

Sebab, menurutnya saat ini pengerjaan sesuatu lebih sering memanfaatkan ilmu teknologi.

"Kita jadi abai dengan tangan yang juga bisa membuat sesuatu.

Maka kita dorong mahasiswa membuat karya tersebut secara manual," paparnya.

"Misal ada tulisan di warung-warung didesain ulang oleh mahasiswa desain menjadi satu hal yang lebih menarik." (Ahm)

Tribunjateng.com

Kategori: