Raih Sukses, Insinyur Butuh Sertifikasi
Senin, 6 Juli 2020 | 9:45 WIB

SM 4_07_2020 Raih Sukses, Insinyur Butuh Sertifikasi

Unika Luncurkan Program PPI

Sosialisasi dan publikasi mengenai sertifikasi insinyur di era sekarang masih tetap diperlukan dan akan menjadi persyaratan yang harus dimiliki oleh seseorang yang berprofesi teknik. Adanya Program Profesi Insinyur (PPI) menjadi jembatan untuk mencapai sukses di bidang keinsinyuran.

Hal itu dikatakan Ketua Wilayah Persatuan Insinyur Indonesi (PII) Jawa Tengah, Ir Wisnu Suharto Dipl HE IPU ACPE dalam sesi jumpa pers. webinar "Meningkatkan Kompetensi Keinsinyuran" sekaligus peluncuran PPI Unika Soegijapranata secara dalam jaringan (daring), Jumat (3/7).

Kegiatan ini juga dihadiri Ketua Prodi PPI Unika Soegijapranata Ir Widija Suseno Widjaja MT IPU, Ketua Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata Daniel Hartanto ST MT, dan Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Jateng,Ir Danang Atmodjo MT .

"Seorang insinyur harus bisa mempertanggungjawabkan pekerjaannya, yaitu dengan STRI (surat tanda registrasi insinyur-Red). Maka dengan PPI ini merupakan jembatan untuk mencapai sukses dalam pekerjaan di bidang keinsinyuran," kata Wisnu.

Hal itu diamini Ketua LPJK Jateng Ir Danang Atmodjo MT yang menyebut perlu bagi mereka untuk memikirkan apa yang harus dilakukan setelah memiliki gelar keinsinyuran. Diapun menyambut baik peluncuran PPI Unika Soegijapranata ini sebagai kesempatan baik untuk mencoba mempersiapkan para lulusan teknik setelah mendapatkan gelar insinyur.

"Kemudian dari sana bisa mendapatkan STRI maupun SKA (surat keahlian kerja-Red). Maka diharapkan ke depannya Unika Soegijapranata bisa menjadi center of novelty alias bisa mengharmonisasi segala persyaratan untuk masuk ke dunia kerja. Seorang insinyur bisa mendapatkan STRI maupun SKA untuk masuk dunia kerja dan bisa lebih cepat menangkap peluang," kata Danang.

Kerja Sama
Sementara itu Ketua Prodi PPI Unika Soegijapranata Ir Widija Suseno Widjaja MT IPU menyebut latar belakang berdirinya PPI Unika Soegijapranata atas kerja sama kampusnya dengan Persatuan Insinyur Indonesia. Hal ini untuk menjalankan amanah Undang-undang Republik Indonesia No 11 Tahun 2014, tentang Keinsinyuran dan untuk Menopang Pembangunan Infrastruktur dan Industri di Indonesia.

Adapun izin pengelolaan Prodi PPI Unika Soegijapranata dikeluarkan pada 18 Oktober 2019 oleh Kemenristek Dikti. Lalu izin operasionalnya yakni No1044/KFT/1/2019.

"Minat untuk kuliah di Prodi PPI sangat besar, karena setelah selesai kuliah di Prodi PPI mahasiswa berhak menyandang gelar profesi insinyur dari perguruan tinggi. Selanjutnya, mereka dapat mengurus sertifikat insinyur profesional (SIP-Red). yang dikeluarkan oleh Persatuan Insinyur Indonesia," tandas Widija.

►Suara Merdeka 4 Juli 2020 hal. 12

Kategori: