Semangatkan Tekad dan Dedikasi
Jumat, 19 Juni 2020 | 17:09 WIB

Mengemban rasa tanggung jawab dan berdedikasi, mahasiswa 22 tahun asal semarang bernama lengkap Sonny Hendrawan ini, telah membuktikan diri semaksimal mungkin sehingga menjadi wisudawan terbaik prodi Ilmu Hukum pada wisuda periode I tahun 2020 di Unika Soegijapranata, dengan IPK 3,82.

Selain bangga dan terharu, disaat yang bersamaan  Sonny  juga merasa memiliki beban tanggung jawab yang lebih daripada sebelumnya (ketika masih menjadi mahasiswa), mengingat predikat sebagai wisudawan terbaik bukanlah predikat yang dapat dipandang sepele.

“Diwisuda dengan mendapat predikat wisudawan terbaik merupakan impian semua orang dan ketika saya berkesempatan untuk mendapatkannya, saya harus mengembannya sebaik mungkin terutama ketika terjun ke masyarakat  dan membawa nama Unika Soegijapranata” jelasnya.

Keefektifan sistem pembelajaran serta mutu kualitas yang baik sangat menunjang jalannya kegiatan keilmuan, ditambah dengan praktisi dosen berpengalaman yang semakin mematangkan para mahasiswa. “Pembelajaran di Unika menurut saya sangat efektif, karena diajar dengan dosen-dosen yang berkompeten di bidangnya, diberi materi yang update, bermanfaat, dan berguna ke depannya, serta metode belajar-mengajar yang digunakan tidak monoton atau membosankan,” jelasnya.

Ada kalanya pada beberapa mata kuliah, selain kami belajar di kelas, kami juga dituntut untuk terjun ke lapangan/masyarakat dalam service learning, sehingga kami mendapatkan pengetahuan dan pemahaman secara utuh.

“Pembelajaran juga ditunjang dengan menggunakan video-video yang membuat suasana pembelajaran lebih menarik” ujar sonny saat di tanya mengenai sistem pendidikan Unika Soegijapranata Semarang.

Mahasiswa yang pernah tergabung dalam organisasi mahasiswa Senat Mahasiswa Universitas angkatan 2017/2018 bidang Komisi Pendidikan menuturkan bahwa Minat adalah domain area saat penulisan akhir di rancang. “Dengan judul penulisan Pelaksanaan Putusan Pailit pada koperasi simpan pinjam Mitradana Semarang, Ditinjau dari Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 Tentang kepailitan dan penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (Studi Kasus Putusan Nomor 16/PDT.SUS-Pailit/2017/PNSMG)

 onny Hendrawan yang merupakan alumnus SMA Kebon Dalem ini pernah berkesempatan mewakili tim debat hukum Unika dalam kompetisi debat konstitusi nasional yang diselenggarakan oleh Mahkamah Konstitusi, ini juga pernah beberapa kali menulis PKM dan karya tulis lainnya, “Saya beberapa kali melakukan service learning yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat (sosialisasi mendaur ulang limbah minyak goreng bekas dan pengadaan Jembatan Penyeberangan Orang di jalur cepat Jalan Teuku Umar). Dalam organisasi Senat Mahasiswa Universitas pun saya juga beberapa kali melakukan kegiatan yang dimaksudkan untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat,” urainya.

“Unika Soegijapranata adalah Sebuah wadah bagi mahasiswa untuk dibekali dengan pengetahuan, soft skill, dan pendidikan budi pekerti sehingga pada akhirnya siap untuk terjun ke dalam masyarakat secara langsung. Tentunya dengan maksud dan tujuan membawa perubahan kearah yang lebih baik, sebagai aplikasi ilmu-ilmu yang telah didapat. Untuk jurusan Ilmu Hukum, saya berharap agar ke depannya dapat diadakan atau diselenggarakan pendidikan keprofesian, sehingga mahasiswa-mahasiswa yang dilahirkan dari rahim Progdi Ilmu Hukum Unika semakin matang dan semakin memiliki nilai manfaat bagi masyarakat luas,” jelasnya panjang ketika pertanyaan merujuk kepada fakultas dan  Civitas akademika Unika.

Bekerja dan mendapatkan pekerjaan yang layak agar mampu berpenghasilan sendiri dengan menerapkan ilmu yang didapatkan selama duduk dibangku perkuliahan, berguna bagi sesama dan tidak sia sia adalah harapan kedepan bagi sonny dalam kehidupannya di masa mendatang.  (celiz)

Kategori: ,