Prodi RIL Unika Selenggarakan Pelatihan Daur Ulang Sampah Secara Virtual
Selasa, 30 Juni 2020 | 12:54 WIB

Program Studi (Prodi) Rekayasa Infrastruktur dan Lingkungan (RIL) Unika Soegijapranata pada Minggu (28/6,) telah menyelenggarakan kegiatan pelatihan Webtraining “Kreatifitas Produk Olahan Sampah,” yang merupakan realisasi program pengabdian masyarakat,   bekerjasama dengan Bank Sampah Bina Karya Sejahtera Kelurahan Tinjomoyo RW VI.

Acara yang dilakukan secara virtual ini cukup banyak menarik minat peserta, karena dalam masa pandemi covid-19 ini bisa digunakan untuk mengisi kegiatan di rumah sekaligus menjadi salah satu solusi untuk mengurangi sampah plastik.

Seperti yang disampaikan oleh Sekretaris Program Studi RIL Dhiyan Krishna Wardhani  ST MUE, “Ketika masyarakat dipaksa untuk terus berada di dalam rumah dikarenakan pandemi covid-19, ternyata pola konsumtif masyarakat terhadap makanan dan barang kebutuhan lainnya juga meningkat, sehingga sampah dari sisa konsumsi tersebut juga meningkat signifikan. Hal tersebut diperparah dengan berhentinya kegiatan pengelolaan sampah melalui 3R yaitu upaya yang meliputi kegiatan mengurangi (reduce), menggunakan kembali (reuse) dan mendaur ulang sampah (recycle) yang berbasis Bank Sampah.”

Sama halnya yang disampaikan pemilik Tenleytown Trash (Perusahaan Pengolah Sampah di Amerika), Barley Shapiro, sebagaimana dikutip CNN Business menyampaikan peningkatan sampah yang masuk layanan pengolahan sampah di Amerika mengalami peningkatan sebayak 30% selama wabah Covid 19 ini, lanjutnya.

Kegiatan pelatihan webtraining yang dilaksanakan selama hampir tiga jam pada hari Minggu ini, dipandu oleh pembawa acara yang merupakan Dosen RIL Unika Soegijapranata, Amrizarois Ismail dan membahas dua topik yaitu yang pertama Pembuatan lampu atau lampion hias, dengan pemateri Bapak Dwi Indarto dan Bapak Yohanes Budiman.

Lampion yang diberi nama Lampion Corona ini terbuat dari sampah gelas bekas minuman kemasan yang disusun sedemikian rupa sehingga terbentuklah lampion bulat yang menyerupai lampu disko dengan duri-duri menyerupai inang virus Corona.

Sedangkan materi yang ke dua adalah pembuatan vas atau pot bunga dari sampah bekas koran dan majalah, serta bunga dari plastik kresek bekas yang disusun sedemikian rupa hingga terbentuklah pruduk tersebut, materi yang kedua ini disampaikan oleh Ibu Sri Handini dan Kurniati Supraptiningsih.

Kategori: ,