Doa dan Kerja Keras Buahkan Hasil Terbaik
Senin, 22 Juni 2020 | 10:30 WIB

Bangga dan penuh rasa syukur namun disaat yang bersamaan juga penuh dengan kebahagiaan, Kolkey Ipansuri Kase atau yang akrab disapa bang Ipank ini  terpilih menjadi wisudawan terbaik program studi Magister Hukum Kesehatan Unika Soegijapranata Semarang Periode II tahun 2020. “Lebih dari itu, sangat bersyukur. Ini semata-mata anugerah dari yang Maha Kuasa” ucapnya haru.

Review singkat tentang memori dan keberagaman kegiatan di Unika, Ipank menuturkan semua proses pembelajaran di kampus UNIKA berjalan dengan efektif. Dia juga mengatakan bahwa UNIKA adalah universitas swasta pertama di Jawa Tengah yang menyandang status Akreditasi A, ini tentunya karena para pengajarnya yang kompeten, memberikan pembelajaran yang efektif kepada mahasiswa-mahasiswi sehingga mereka meraih beberapa prestasi di bidang akademik skala Nasional ataupun Internasional.

“Selama proses pembelajaran khususnya di Program Studi Magister Hukum Kesehatan berjalan dengan efektif tentunya karena Dosen dan staf  jika dilihat dari segi akademik dan pengalaman memiliki kompetensi yang sangat handal dan tidak diragukan. Namun bagi saya ada kerumitan tersendiri dalam mempelajari hukum kesehatan karena ada dua bidang ilmu yang dipadukan dan harus dipelajari bersamaan yaitu ilmu Hukum dan Kesehatan. Maka dari itu harus terus belajar” Ipank saat ditanya mengenai bagaimana keefektifan dan Ilmu dari hukum kesehatan.

“Penyelenggaraan kegiatan seminar nasional yang menjadi agenda rutin program studi dengan mengangkat topik hukum kesehatan juga sangat bermanfaat karena menambah wawasan di bidang Hukum Kesehatan”, tambahnya lagi.

Mahasiswa yang lahir di Nenosnaen, Kabupaten Timor Tengah Selatan Provinsi Nusa Tenggara Timur ini mengkaji tesis tentang “Prinsip Kehati-hatian Tenaga Medis dalam Menyikapi Isi Pasal 58 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan Terkait Ganti Kerugian Akibat Kelalaian dalam Memberikan Pelayanan Kesehatan”.

Dijabarkan lebih lanjut mengenai topik di atas, salah satu hal yang menjadi alasan  mengapa menulis topik ini karena, kehadiran hukum dalam bidang kesehatan menjadi hal yang sangat penting karena hukum melindungi kepentingan pasien sebagai penerima upaya pelayanan kesehatan, namun di lain pihak, hukum juga harus dapat melindungi tenaga medis yang memberikan pelayanan kesehatan. Dengan demikian suatu kondisi dilematis dengan kehadiran hukum di bidang kesehatan ini. Selain membuka peluang bagi masyarakat mengajukan tuntutan dan/atau gugatan kepada tenaga medis, ia juga harus dapat melindungi tenaga medis saat melaksanakan tugas dan kewenangannya.

Selama perkuliahan dan sampai pembuatan tesis ini, Orang-orang terdekat yang sangat memotivasi saya adalah keluarga, khususnya mama saya, saudari-saudara kandung saya, kakak-kakak ipar saya dan keempat keponakan saya. Mereka bukan saja memotivasi saya tapi sumber motivasi saya. Terima kasih untuk doa  dan motivasinya. Saya juga haturkan Terima kasih tak terhingga untuk Pembimbing saya ibu Dr. Marcella E. Simandjuntak, SH., CN., M.Hum, dan bapak dr. Hadi Sulistyanto, Sp.PD., MH.Kes., FINASIM yang selalu memotivasi dan membimbing sehingga menyelesaikan penulisan karya tulis ini.  Selain itu, sahabat-sahabat, dan teman kelas seperjuangan angkatan 26 Hukes juga selalu memotivasi. Terima kasih untuk semuanya”, ucapnya panjang.

Memilih untuk bekerja mengimplementasikan ilmu yang sudah diperoleh, Ipank menuturkan bahwa kelak kiranya masa depan yang ia capai berguna bagi sesama. Khususnya apa yang sudah diperoleh selama proses belajar di Prodi Magister Hukum Kesehatan.

“Yang saya pikirkan ketika melihat nama Unika Soegijapranata yaitu Terbaik. Semoga Program Studi Magister Hukum Kesehatan semakin maju dan terdepan sesuai dengan visi dan tujuanya dan semakin banyak yang bergabung untuk belajar dan mengenal Hukum Kesehatan. Dan Unika Soegijapranata Semarang tetap bertahan menjadi kampus terdepan sesuai dengan visi-misi Universitas Unika Soegijapranata Semarang”, tutupnya.

Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa, Roma 12:12 (Celiz).

 

 

 

Kategori: ,