Unika Soegijapranata Luncurkan Prodi Profesi Insinyur
Senin, 6 April 2020 | 8:20 WIB

image

Setelah mengantongi izin pengelolaan Program Studi (Prodi) Program Profesi Insinyur (PPI) per 18 Oktober 2019 dari Kemristek Dikti, Unika Soegijapranata Rabu (1/4), meluncurkan prodi baru itu masuk di Fakultas Teknik.

Peluncuran dilakukan Ketua Prodi PPI, Ir Widija Suseno W MTI PU bersama tenaga pendidik FT Unika Soegija pranata, di ruang pertemuan Gedung Henricus Constance lantai 6 kampus tersebut. Widija Suseno mengatakan, ini menjadi momen diawalinya kegiatan penerimaan mahasiswa baru Program PPI Unika Soegijapranata, mulai Kamis (2/4).

‘’Sementara untuk pendaftaran akan dilakukan secara online untuk mempermudah calon mahasiswa yang masih bekerja dan tidak sempat datang ke Unika,’’ katanya.

PPI Unika Soegijapranata adalah program ke-29 dari 40 perguruan tinggi di
Indonesia yang dimandatkan oleh Kemristek Dikti. Sementara di Semarang baru ada dua perguruan tinggi yang melaksanakan PPI, yaitu Universitas Diponegoro dan Unika Soegijapranata.

PPI Unika Soegijapranata juga banyak didukung oleh Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Jawa Tengah, termasuk sistem pembelajaran yang berbasis kurikulum Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI)PPI Unika masuk grade tujuh.

‘’PPI Unika nantinya akan menggunakan dua jalur, yaitu jalur RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau) dan jalur reguler. Dengan jalur RPL, maka calon mahasiswa yang sudah bekerja dan memiliki pengalaman lebih dari dua tahun, cukup menyampaikan porto folio di bidang keinsinyuran, sehingga dosen akan menilai dan melihat apakah kegiatan-kegiatan yang sudah pernah dilakukan itu bisa dimasukkan ke dalam jalur RPL atau reguler,’’ papar Widija Suseno.

Informasi lainnya, disebutkan masa studi prodi PPI adalah satu tahun atau dua semester, yaitu semester I mengikuti perkuliahan 12 SKS dan semester II, mahasiswa banyak mengikuti praktik keinsinyuran senilai 12 SKS juga. Total ada 24 SKS untuk bisa menyelesaikan Prodi PPI.

‘’Sertifikat profesi ada tiga tingkatan tergantung pada score yang didapatkan, yaitu Insinyur Profesional Pratama (IPP) score di bawah 600. Kemudian Insinyur Profesional Madya (IPM) score minimal 3000, dan yang terakhir adalah Insinyur Profesional Utama (IPU) score minimal 6000,’’ ungkapnya.

‘’Adapun dari score itu akan kita terbitkan Surat Tanda Registrasi Insinyur
(STRI) yang setingkat dengan Surat KeahlianKerja (SKK) yang sudah dilakukan kerja sama dan komitmen antara Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) dengan Persatuan Insinyur Indonesia (PII), di mana keduanya akan menyetarakan SKAyang ada,’’ imbuhnya.

Persyaratan utama yang harus dipenuhi untuk studi di Prodi PPI antara lain, lulusan S-1 sarjana bidang teknik atau sarjana terapan bidang teknik keinsinyuran yang sudah bekerja selama dua tahun, ijazah S-1 dari perguruan tinggi dengan kualifikasi minimal B.

Kemudian untuk jalur RPL, yang bersangkutan sudah berpengalaman lebih dari dua tahun dan semua data keinsinyuran tinggal diserahkan ke Prodi PPI Unika. ‘’Persyaratan lain, mengisi data diri sesuai KTP atau SIM, dan formulir pendaftaran, serta bukti keterangan sudah pernah mengikuti seminar, workshop, atau diskusi. Seluruh berkas itu dikumpulkan supaya nanti bisa dinilai,’’ kata Widija Suseno.

https://suaramerdeka.news/unika-soegijapranata-luncurkan-prodi-profesi-insinyur/

Kategori: