Program PPI Unika Mulai Dilaunching Hari Ini
Rabu, 1 April 2020 | 17:55 WIB

Ketua Program PPI Unika Ir Widija Suseno W MT IPU (kedua dari kanan) berfoto bersama tim PPI Unika

Dengan keluarnya izin pengelolaan Program Studi Program Profesi Insinyur, per tanggal 18 Oktober 2019 oleh Kemenristek Dikti, maka pada hari Rabu (1/4) telah diselenggarakan Launching Program Studi Program Profesi Insinyur (PPI) Fakultas teknik Unika Soegijapranata oleh Ketua Program PPI Ir Widija Suseno W MT IPU.

Acara yang diselenggarakan di ruang pertemuan gedung Henricus Constance lantai 6, Unika Soegijapranata ini, menjadi momen diawalinya kegiatan penerimaan mahasiswa baru program PPI Unika Soegijapranata mulai besok Kamis, demikian dikatakan  Ir Widija Suseno dalam jumpa pers disela acara launching tersebut.

Sedangkan untuk pendaftarannya, akan dilakukan secara online untuk mempermudah bagi para calon mahasiswa yang masih bekerja dan tidak sempat datang ke Unika, lanjutnya.

PPI Unika Soegijapranata adalah program yang ke-29 dari 40 perguruan tinggi di Indonesia yang dimandatkan oleh Kemenristek Dikti untuk bisa menyelenggarakan program PPI. Sedangkan di Semarang baru ada dua perguruan tinggi yang melaksanakan PPI yaitu Undip dan Unika Soegijapranata.

PPI Unika Soegijapranata juga banyak disupport pula oleh Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Jawa Tengah.  Termasuk sistem pembelajaran yang berbasis kurikulum KKNI ( Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia) PPI Unika masuk dalam grade tujuh.

PPI Unika nantinya juga akan menggunakan dua jalur yaitu jalur RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau) dan jalur reguler. Dengan jalur RPL maka calon mahasiswa yang sudah bekerja dan memiliki pengalaman lebih dari dua tahun, cukup menyampaikan portofolionya saja di bidang keinsinyuran, sehingga nantinya dosen akan menilai dan melihat apakah kegiatan-kegiatan yang sudah pernah dilakukan itu bisa dimasukkan ke dalam jalur RPL atau reguler.

Informasi lainnya, masa studi prodi PPI ini adalah satu tahun atau dua semester, yaitu semester I mengikuti perkuliahan sebanyak 12 SKS, sedang semester II adalah banyak mengikuti  praktek keinsinyuran senilai 12 SKS juga, sehingga totalnya ada 24 SKS untuk bisa menyelesaikan di prodi PPI ini.

Sedangkan sertifikat profesi sendiri ada tiga tingkatan tergantung pada score yang didapatkan yaitu Insinyur Profesional Pratama (IPP) score dibawah 600, kemudian Insinyur Profesional Madya  (IPM) score minimal 3000, dan yang terakhir adalah Insinyur Profesional Utama (IPU) score minimal 6000.

Adapun dari score itu akan kita terbitkan STRI (Surat Tanda Registrasi Insinyur) yang setingkat dengan SKA (Surat Keahlian Kerja) yang sudah dilakukan kerjasama dan komitmen antara Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) dengan PII, dimana keduanya akan menyetarakan SKA yang ada, imbuhnya.

Persyaratan utama yang harus dipenuhi untuk studi di Prodi PPI antara lain adalah: (1) Lulusan S-1 sarjana bidang teknik atau sarjana terapan bidang teknik keinsinyuran yang sudah bekerja selama dua tahun, (2) sudah ijazah S-1 dari perguruan tinggi yang kualifikasi minimalnya adalah B, (3) Untuk jalur RPL mesti yang sudah berpengalaman lebih dari dua tahun dan semua data-data keinsinyurannya tinggal diserahkan ke Prodi PPI Unika, (4) Persyaratan lain, adalah mengisi data diri sesuai KTP atau SIM, dan juga formulir pendaftaran, serta bukti keterangan sudah pernah mengikuti seminar, workshop, atau diskusi. Seluruh berkas itu dikumpulkan supaya nantinya bisa dinilai, tutup Widija. (fas)

Kategori: ,