New Analysis: Diperlukan Kreativitas dan Kualitas Produk
Kamis, 2 April 2020 | 9:44 WIB

TRB 30_03_2020 Diperlukan Kreativitas dan Kualitas Produk

Oleh: B. Linggar Yekti Nugraheni

BISNIS sablon kaus merupakan bisnis yang tidak akan lekang oleh waktu. Jika dilihat dari segmen pasar, bisnis tersebut memiliki segmen yang tidak terbatas, mulai dari anak kecil, kaum muda sampai orang tua. Di era yang memiliki tren kasual ini, banyak orang memilih memakai kaus tidak hanya untuk kegiatan non-formal, namun juga dalam kegiatan-kegiatan formal.

Bisnis ini bisa dijalankan dengan modal minimal dan risiko kecil, karena bisnis ini berdasarkan pesanan. Pemesan harus memberikan down payment sebelum proses produksi dilakukan. Pelaku bisnis tidak perlu menyediakan modal awal yang besar. Apalagi jika proses sablon dilakukan secara manual, maka hampir dikatakan tidak memerlukan modal. Bisnis ini bisa meraup keuntungan, baik dari konsumen individu, seperti kaus couple, kaus tematik seperti yang sering dikenakan Gubernur Jawa Tengah, atau melayani kelompok dari yang kecil sampai besar. Kelompok kecil, misalnya perusahaan yang melakukan outbound, rapat kerja, piknik, atau aktivitas-aktivitas lain yang membutuhkan seragam. Sedangkan kelompok jumlah besar adalah seperti sekolah atau kantor yang membutuhkan seragam formal.

Bisnis ini memerlukan kreativitas dan perlu menjaga kualitas produknya sehingga bisa bertahan. Konsumen sangat peka terhadap bahan kaus yang baik, desain yang menarik, dan ketepatan serta kecepatan dalam menyelesaikan pesanan. Dalam hal pemasaran, bisnis ini juga sangat terbantu dengan adanya Instagram, Facebook, marketplace, dan media-media lain. Pelaku bisnis ini tidak perlu memiliki outlet untuk bisa memasarkan bisnisnya.

Dalam hal bahan baku, Indonesia merupakan surga bahan baku bagi pecinta kaos. Bahan baku sangat mudah didapatkan dengan harga murah dan kualitas bagus. Hal ini juga merupakan aspek positif bagi pelaku bisnis sablon kaus sehingga bisa menjual kaus yang sudah disablon dengan harga yang bersaing. Selain itu, desain sablon sekarang juga sangat inovatif, karena desain sablon bisa dilakukan melalui apiikasi di komputer untuk menghasilkan desain yang bagus dan menarik.

Oleh karena itu, bisa disimpulkan bahwa bisnis sablon kaus ini akan bisa bertahan dan bahkan berkembang di masa yang akan datang.

B. Linggar Yekti Nugraheni, MCom AKT PHD CA, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unika Soegijapranata

►Tribun Jateng 30 Maret 2020 hal.  14

Kategori: ,