Mahasiswi Unika Menjadi Relawan Penyemprotan Disinfektan
Rabu, 1 April 2020 | 16:00 WIB

Maria Carmenina WTH saat gabung sebagai relawan BPBD Kota Semarang

Bicara mengenai peran anak muda dalam memerangi wabah virus COVID 19 yang sangat meresahkan warga dunia saat ini, maka salah satu yang bisa ditunjukkan adalah kesungguhan dan ketulusan salah satu mahasiswi Unika Soegijapranata yang tergabung dalam UKM Wanacaraka yang terpanggil untuk membaktikan dirinya demi kemanusiaan melalui BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Semarang.

Dia adalah Maria Carmenina WTH atau sering disapa Nina, salah seorang mahasiswi Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Unika Soegijapranata. Sejak tanggal 21 Maret 2020 atau hampir dua minggu Nina telah bergabung dengan tim BPBD  Kota Semarang untuk menjadi relawan dalam aktivitas penyemprotan disinfektan di area Kota Semarang.

Dalam wawancara melalui handphone, Nina menceritakan bagaimana dia bisa tergabung dalam relawan BNBD Kota Semarang.

“Saya dalam kegiatan kampus mengikuti UKM Wanacaraka yang merupakan himpunan pecinta alam dan pecinta kegiatan alam bebas yang berkedudukan di Universitas Katolik Soegijapranata yang bersifat non independen. Dalam organisasi ini saya mendapat mandat sebagai humas Wanacaraka. Dan sebagai humas saya tentu berkawan dengan organisasi sejenis di luar kampus, sehingga saat wabah virus COVID 19 ini mulai mendera Kota Semarang, dari BPBD Kota Semarang membuka kesempatan bagi relawan untuk bergabung dalam kegiatan mereka, kebetulan sekali banyak teman dari luar kampus Unika yang terlibat sebagai relawan tersebut, termasuk saya,” ungkap Nina.

Jadi setiap hari aktivitas penyemprotan disinfektan oleh BPBD Kota Semarang memang dilakukan di seluruh kecamatan di Kota Semarang secara bertahap yang dikelola oleh Pemerintah Kota Semarang, lanjutnya.

“Namun karena perkuliahan daring tetap harus saya kerjakan maka aktivitas penyemprotan bersama BPBD Kota Semarang, saya sesuaikan dengan jadwal perkuliahan saya. Bahkan pernah usai penyemprotan, saya langsung bawa leptop dan mengikuti kuliah daring yang diberikan oleh kampus,” urainya.

Kesan dan pengalamannya memang banyak di petik selama mengikuti kegiatan tersebut, diantaranya adalah banyaknya tantangan yang muncul ketika benar-benar terjun ke lapangan saat membantu sebagai relawan.

Pada akhir wawancaranya, dalam kondisi pandemi COVID 19 ini, Nina berpesan dan mengajak generasi muda untuk mematuhi arahan pemerintah, menjalankan hidup sehat, dan salam tangguh, salam kemanusiaan. (fas

Kategori: ,