Unika Sinergikan Fasilitas Kampus dengan Operator Ponsel
Selasa, 31 Maret 2020 | 9:23 WIB

SM 30_03_2020 Unika Sinergikan Fasilitas Kampus dengan Operator Ponsel

Dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini, Unika Soegijapranata telah memaksimalkan fasilitas pembelajaran dalam jaringan melalui http://cyber.unika.ac.id/, yang sudah ada sejak 2011. Kampus juga memanfaatkan fasilitas beberapa operator telepon seluler yang ada agar mahasiswa mendapatkan kemudahan.

Rektor Unika Soegijapranata, Prof Dr F Ridwan Sanjaya MS IEC mengungkapkan hal ini membantu akses cyber learning para mahasiswa. Sehingga saat ini dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini kampusnya tidak banyak mengalami persoalan dalam mengintegrasikan pembelajaran di kelas menjadi pembelajaran daring.

”Dua operator besar di Indonesia yakni Indosat Ooredoo dan Telkomsel memberikan paket kuota edukasi yang bisa dimanfaatkan para mahasiswa sehingga pembelajaran daring bisa dilakukan secara lancar. Maka kesempatan belajar secara daring menjadi tidak lagi sulit dengan dipadukan teknologi yang dimiliki kampus,” kata Prof Ridwan.

Mulai 16 Maret 2020, Unika menggunakan online courses yang dipantau secara bersama antara Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Pendidikan (LP3) bekerja sama dengan Manajemen Sistem Informasi (MSI) dan Perpustakaan Unika Soegijapranata, dari Hotline Helpdesk yang dipusatkan di Ruang Hijau, gedung Mikael lantai 3, Unika Soegijapranata. OperatorPonsel.

Pelaksanaan kuliah online sudah dilangsungkan di Unika sejak 2012, dengan Learning Management System dengan program Moodle. Pada akhir 2017, kegiatan hybrid learning juga dilakukan dengan diperkaya berbagai macam sosialisasi dan pelatihan yang dilakukan oleh LP3.

Para mahasiswa Unika juga merasa terbantu dengan fasilitas kampus maupun fasilitas yang ada dari operator ponsel. Hal ini seperti dikatakan Dominic Aldrich Maximilliano yang saat ini menempuh semester dua Program Studi (Prodi) Game Technology Unika Soegijapranata.

”Saya senang operator ponsel yang saya gunakan sejak lama memberi kemudahan untuk pembelajaran online. Sehingga ketika saya coba untuk mengikuti kuliah daring melalui paket kuota edukasi, ternyata lancar dan sangat membantu. Sebab akses datanya gratis serta tidak mengurangi kuota reguler saya,” kata Aldrich.

Hal yang sama dikatakan mahasiswi Prodi Sistem Informasi, Debora Octavia. Meskipun tempat tinggalnya di Kota Pekalongan, dia mudah dalam mengakses kuliah daring di Unika Soegijapranata. ”Kami senang selama ini dari sistem yang disediakan Unika Soegijapranata juga tidak ada kendala. Sehingga dalam situasi pandemi seperti ini masih bisa mendapat pembelajaran dari kampus,” imbuh Debora.

►Suara Merdeka 30 Maret 2020 hal. 16

Kategori: