Kuliah Online, Mahasiswa Unika Soegijapranata Semarang Tetap Bisa Terpantau
Rabu, 18 Maret 2020 | 8:45 WIB

image

Minggu (15/3/2020) Rektor Unika Soegijapranata Semarang, Prof Ridwan Sanjaya mengeluarkan kebijakan khusus tentang sistem kuliah online atau online courses.

Kebijakan tersebut dikeluarkan untuk pencegahan dan meminimalisir penyebaran virus corona (Covid-19) di lingkungan Unika Soegijapranata Semarang.

Karena itu, proses pembelajaran di kampus tersebut selama 14 hari ke depan dimulai Senin (16/3/2020), dilakukan di rumah dengan menggunakan online courses.

Dimana nantinya akan dipantau Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Pendidikan (LP3) bersama Manajemen Sistem Informasi (MSI) dan Perpustakaan Unika Soegijapranata.

Pemantauan dilakukan melalui Hotline Helpdesk yang dipusatkan di Ruang Hijau, Gedung Mikael Lantai 3 Unika Soegijapranata Semarang.

Wakil Rektor I Bidang Akademik Unika Soegijapranata Semarang, Dra Cecilia Titiek Murniati menyatakan, pihak kampus sebenarnya sudah siap melaksanakan kuliah online jauh sebelum adanya bencana wabah Covid-19 ini.

"Sejak 2012, Learning Management System dengan Moodle sudah kami digunakan."

"Pada akhir 2017, Hybrid Learning juga telah diperkaya dengan berbagai macam sosialisasi dan pelatihan yang dilakukan LP3," terang Dra Cecilia kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (17/3/2020).

Karena itu, lanjutnya, penggunaan online course melalui cyber.unika.ac.id akan menjadi opsi yang sangat tepat bagi situasi dan kondisi seperti saat ini.

"Itu mengapa kami langsung merespon atas imbauan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo untuk seluruh kampus sementara waktu menggelar kuliah online selama 14 hari," ucapnya.

Menurutnya, online courses bukan hanya menyampaikan materi yang dilakukan melalui email atau sosial media (sosmed).

Tetapi juga harus ada pembelajaran seperti diskusi ataupun kuis.

Jadi, lanjut Dra Cecilia, materi diberikan juga harus memantau apakah kompetensi mahasiswa bersangkutan tercapai atau tidaknya.

“Disamping itu, kebijakan Unika Soegijapranata tentang PJJ (Pendidikan Jarak Jauh) itu harus dilakukan saat jam kuliah."

"Jadi mahasiswa tetap belajar sesuai jam yang diberikan. Sebab di situlah intinya penjaminan mutu."

"Dosen memang harus memberikan materi dan memastikan mahasiswanya belajar pada waktu yang telah ditentukan,” tegasnya.Dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunbanyumas.com, Selasa (17/3/2020), Kepala LP3 Unika Soegijapranata, Eny Trimeiningrum secara teknis menjelaskan mengenai penggunaan online courses selama 14 hari ke depan.

“Proses pembelajaran menggunakan laman yang sudah lama dilakukan di Unika Soegijapranata yaitu cyber.unika.ac.id ."

"Kami menggunakan laman itu untuk penjaminan mutu, meskipun proses pembelajaran dilakukan secara online tapi tetap bisa dipantau," paparnya.

Sehingga harapannya proses pembelajaran tetap berlangsung secara online tetapi proses penjaminan mutunya tetap terjaga.

"Karena sebagai sebuah lembaga pendidikan harus mempertanggungjawabkan penjaminan mutu untuk proses pembelajaran walau online ke stakeholder," lanjutnya.

Hal lain, tambah Eny, pihaknya juga sudah menyediakan lib.unika.ac.id untuk panduan manual proses pembelajaran cyber bagi mahasiswa.

"Juga panduan manual bagi para dosen untuk pembelajaran tentang cyber."

"Sedang untuk proses pembimbingan skripsi, mahasiswa menggunakan laman Delta (Dokumentasi Elektronik Tugas Akhir) yang bisa diakses di menu sintak.unika.ac.id," tuturnya.

Bahkan, di akhir percakapan, apabila ada mahasiswa yang mengalami kendala teknis berkait sistem tersebut, pihaknya telah menyediakan menu Hotline Helpdesk Unika Soegijapranata Semarang.

"Hotline Helpdesk kami di nomor 024 8441555, 024 8500223 pesawat 1420 atau melalui WAG LP3," tutupnya.

https://banyumas.tribunnews.com/2020/03/17/kuliah-online-mahasiswa-unika-soegijapranata-semarang-tetap-bisa-terpantau?page=all.

Kategori: