Unika Soegijapranata Mendapat Hibah Penelitian Terbanyak di Jawa Tengah
Senin, 3 Februari 2020 | 16:48 WIB

Unika Soegijapranata menjadi perguruan tinggi yang mendapat hibah dana penelitian Kementerian Riset dan Teknologi/ Badan Riset dan Inovasi Nasional Perguruan tinggi Non PTNBH diantara PTS dan PTN terbanyak di Jawa Tengah pada tahun 2020, demikian diberitakan melalui web Simlitabmas hari Senin (27/1).

Menanggapi hal tersebut, Wakil Rektor I Bidang Akademik Unika Soegijapranata Dra Cecilia Titiek Murniati MA PhD saat ditemui mengungkapkan rasa bangga dan syukurnya karena Unika telah dipercaya dan diberi tanggung jawab oleh pemerintah untuk lebih banyak berperan dalam penelitian dan pengabdian bagi bangsa dan negara.

“Tahun ini Unika Soegijapranata mendapatkan hibah dana penelitian untuk 33 judul penelitian. Untuk pengabdian masyarakat, ada satu judul yang lolos. Total dana penelitian yang kita dapatkan adalah sebesar 5,352,839,000 rupiah,” ungkap Cecilia.

Dari yang disampaikan oleh Kemenristek Dikti kemarin itu, Unika Soegijapranata mendapat urutan yang ke-6 dari 10 perguruan tinggi di kluster utama yang mendapat hibah penelitian terbesar, demikian dijelaskan oleh Wakil Rektor I Unika tersebut.

“Menanggapi capaian tersebut tentu ada kebanggaan tersendiri bagi Unika Soegijapranata karena masuk dalam urutan keenam dari sepuluh perguruan tinggi nasional yang mendapat dana hibah penelitian terbesar. Dan dengan demikian Unika Soegijapranata menjadi perguruan tinggi yang mendapat hibah dana penelitian terbanyak di Jawa Tengah,” paparnya.

Disamping itu dengan besaran hibah dana tersebut menunjukkan bahwa LPPM Unika sudah bekerja dengan baik sekali.

Menurut Cecilia, dengan tanggung jawab dan mandat yang diberikan kepada Unika Soegijapranata, universitas ke depan akan melakukan beberapa hal antara lain: pertama, mengadakan kegiatan yang menunjang pengembangan dan peningkatan penelitian dan pengabdian melalui beberapa kegiatan seperti pelatihan pembuatan roadmap bagi dosen-dosen baru, kemudian juga kegiatan klinik proposal. Dengan kegiatan tersebut diharapkan dosen-dosen baru bisa nyantrik pada dosen yang punya kepakaran dan eligible sambil latihan. Sedangkan dosen-dosen yang belum mengajukan hibah mestinya juga tergerak untuk mengajukan hibah.

Yang kedua, tentunya LPPM Unika juga akan selalu memantau pelaksanaan dan perkembangan hibah dana tersebut, seperti pembuatan laporan luarannya, target anggaran belanja dan sebagainya, yang semua itu sudah ada tenggang waktu dan schedulenya.

“Namun demikian, Unika Soegijapranata tidak hanya membatasi pada hibah dana dari DRPM saja, melainkan kita juga berupaya mendorong dosen untuk mencari hibah dari institusi lain seperti, LPDP RISPRO, INSINAS, United Board, serta Erasmus Huis. Universitas melalui LPPM akan selalu mendorong dosen untuk mencari hibah selain dari DRPM.” pungkasnya (fas)

Kategori: ,